Connect with us

NASIONAL

Prabowo Shalat Jumat di Masjid Al-Mubarok Berbek, Begini Histori Masjid Tertua Itu

Published

on

Prabowo bersilaturahmi dengan jemaah masjid Al Mubarok Nganjuk, setelah shalat Jumat

Jatimraya.com, Nganjuk – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto Djoyohadikusumo menunaikan ibadah shalat Jumat di mesjid tertua kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, yaitu masjid Al Mubarok.

BACA JUGA : Di Blitar, Prabowo Subianto Bicara soal Calon Wakil Presiden

Masjid ini Masjid ini juga biasa disebut dengan Masjid Yoni Al-Mubarok karena adanya Yoni Kuno di halaman masjid ini yang kemudian diubah menjadi sebuah jam matahari sebagai penunjuk waktu sholat.

Masjid Al-Mubarok didirikan tahun 1745 oleh Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Sosro Koesoemo atau Kanjeng Jimat

Ibadah shalat Jumat dilakukan Prabowo setelah melakukan ziarah ke makam Bung Karno di Blitar yang didampingi oleh putri Bung Karno, yaitu Rachmawati Soekarnoputri.

Prabowo Subianto dan warga Nganjuk sedang menunaikan shalat Jumat.

Kegiatan Prabowo di Nganjuk adalah dalam rangka konsolidasi dan temu kader Partai Gerindra. Seperti diketahui, di Jawa Timur Partai Gerindra turut berpartisipasi mendukung pasangan Gus Ipul-Puti, sebagai Cagub/Cawagub Jawa Timur dalam Pilkada 2018.

Pages: 1 2 3


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

NASIONAL

Media Hallo Apakabar Group Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2021

Published

on


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

NASIONAL

Merapi Meletus, Sejumlah Daerah Alami Hujan Abu, BPBD Sleman Evakuasi Warga

Published

on

JATIM RAYA – Gunung Merapi merupakan paling aktif di Indonesia, meletus pada Rabu 27 Januari 2021, mengeluarkan awan panas ternyata memiliki jarak luncur hingga 2.000 meter ke Kali Krasak dan Boyong, Sleman.

Akhirnya, dampak erupsi tersebut membuat sejumlah daerah mengalami hujan abu hingga pasir. 

Berdasarkan rilis dari Pusdalops BPBD Sleman, Gunung Merapi mengeluarkan guguran awan panas pada Rabu 27 Januari 2021 sekitar pukul 12.53 WIB dengan amplitudo 55 milimeter dan durasi 317.8 detik.

Kemudian pada pukul 13.32 WIB kembali terjadi guguran awan panas dengan amplitudo 70 milimeter dan durasi 240 detik.

Bahkan kejadian itu, membuat BPBD Sleman mengevakuasi warga Dusun Turgo, Desa Purwobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, ke titik kumpul di SD Sanjaya dan lapangan Tritis.

BPBD Sleman juga mengerahkan armada dan sumberdaya BPBD dan instansi terkait serta relawan untuk membantu proses evakuasi.

Dan juga menyiapkan barak pengungsian Purwobinangun di Watuadeg, Purwobinangun, Pakem.

Pages: 1 2


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

NASIONAL

Virus Nipah Lebih Mematikan dari Covid-19, Dikhawatirkan Menjadi Pandemi Baru

Published

on

Kelelawar buah yang terinfeksi menjadi salah satu penyebab penyebaran virus Nipah. /Pixabay.com/dustinthewind.

JATIM RAYA – Covid-19 belum berlalu, kini muncul virus yang lebih ganas dan mematikan dikhawatirkan menjadi pandemi baru.

Virus ini dinamai Nipah dan seperti Covid-19 dibawa oleh kelelawar. Belum ada obat untuk virus Nipah ini.

Baca Juga: Daftar & Dapatkan Kredit Bermain 20 Ribu [Ads]

Dunia harus mewaspadai munculnya pandemi baru yang disebabkan oleh virus ini.

Baca Juga: Gunung Merapi Erupsi Besar, Begini Penjelasan Kepala BPPTKG Hanik Humaira

Hasil studi independen seperti diberitakan The Guardian menyatakan belum ada satupun perusahaan farmasi besar di dunia siap jika pandemi Nipah ini terjadi.

Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di media Hallobogor.com dalam artikel  Virus Nipah Lebih Mematikan dari Covid-19, Dikhawatirkan Menjadi Pandemi Baru


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Advertisement

Trending