Connect with us

BLITAR

Putri Proklamator Bilang Begini, Setelah Ziarahi Makam Bung Karno

Published

on

Putri proklamator Bung Karno, Rachmawati Soekarnoputri.

Jatimraya.com, Blitar – Rachmawati Soekarnoputri, yang merupakan putri mantan Presiden Soekarno menyebut Indonesia membutuhkan pemimpin yang mampu melakukan perubahan sesuai dengan cita-cita Proklamator.

“Kondisi Indonesia lampu merah, perlu ada satu pemimpin yang bisa melakukan satu perubahan sesuai dengan cita-cita Proklamator,” katanya setelah ziarah ke makam Bung Karno, di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sanan Wetan, Kota Blitar, Jawa Timur, Jumat (4/5/2018).

BACA JUGA : 8 Peristiwa Prabowo Subianto Menyapa Warga Nganjuk Jawa Timur

Ia saat ini bergabung di Partai Gerindra. Jabatannya adalah Wakil Ketua Umum Partai Gerindra dari partai yang saat ini dipimpin oleh Prabowo Subianto. Rachmawati menilai Prabowo merupakan satu-satunya sosok antitesa untuk menghadapi perubahan.

Ada garis antara kebatilan dan kebenaran, sehingga kita harus berani mengambil pilihan sekalipun harus berbeda dengan saudara

Rachmawati mengakui, pilihan untuk bergabung dengan Partai Gerindra karena merasa yakin, bahwa masih satu visi. Ia tidak khawatir, pilihan politiknya yang tidak satu partai dengan saudara lainnya bisa memecah di antara keluarga.

“Ini bukan masalah orang per orang, tapi visi. Saya yakin berada di jalur yang diamanatkan dan itu risiko politik,” kata dia.

Lebih lanjut, ia menambahkan sudah ada garis antara kebatilan dan kebenaran, sehingga harus berani mengambil pilihan sekalipun harus berbeda dengan saudara lainnya. Pilihannya yang sekarang dinilainya juga sesuai dengan yang diajarkan ayahandanya, Soekarno yang menegaskan untuk selalu memilh kebenaran.

“Sama seperti apa yang diajarkan bapak, untuk memilih kebenaran, berpihak pada rakyat dan bagaimana menciptakan adil, makmur, sejahtera. Itu harus kita capai,” katanya menegaskan.

Rachmawati Soekarnoputri ziarah di makam ayahandanya di Kota Blitar. Ia datang dengan keluarga serta rombongan dari DPP Partai Gerindra, termasuk Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Prabowo mengaku sengaja ziarah ke makam mantan Presiden Soekarno di Kota Blitar. Menurut dia, hal tersebut adalah tradisi yang baik.

“Hari ini saya diajak Bu Rachmawati untuk ziarah ke makam pendiri hangsa ini, `Founding Father` kita, proklamator kita, Presiden pertama Bung Karno,” katanya.

Ia mengatakan, ziarah tersebut sebagai bagian untuk menghormati Bung Karno. Menurut dia, ziarah adalah tradisi yang baik dan memang harus selalu dilestarikan.

“Saya kira ini suatu budaya baik, tradisi baik untuk anak bangsa selalu menghormati pendiri bangsa,” kata dia. (tim)

Ikuti terus berita-berita safari politik Prabowo Subianto ke berbagai daerah, dalam rubrik PRABOWO MENYAPA di Indonesiaraya.co.id,
atau klik Prabowomenyapa.com.


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

BLITAR

Cegah Penyebaran Covid-19, Kepala Staf Kodim 0808/Blitar Bagikan Masker Secara Gratis

Published

on

Kodim 0808/Blitar bersama Kapolres Blitar membagikan masker secara gratis kepada para pedagang dan pengunjung di Pasar. /Dok. Dim0808.

JATIM RAYA – Kepala Staf Kodim 0808/Blitar Mayor Inf Leo Eustatius Paurakan bersama Kapolres Blitar AKBP Leonard M. Sinambela,SH, S.I.K, MH membagikan masker secara gratis kepada para pedagang dan pengunjung di Pasar, Selasa 2 Februari 2021.

Dua Pasar yang dikunjungi untuk pembagian masker secara gratis adalah di Pasar Lodoyo Kecamatan Sutojayan dan Pasar Wlingi Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar, dengan harapan sebagai upaya untuk memutus penyebaran Covid-19.

Kepala Staf Kodim 0808/Blitar Mayor Inf Leo Eustatius Paurakan saat ditemui menegaskan, bahwa kegiatan pembagian masker secara gratis di Pasar Lodoyo dan Pasar Wlingi ini merupakan wujud kepedulian dari Kodim 0808/Blitar, Polres Blitar bersama Pemerintah Daerah Blitar untuk mencegah penyebaran Covid-19.”Tegasnya.

Lebih lanjut Kepala Staf Kodim 0808/Blitar Mayor Inf Leo Eustatius Paurakan juga menjelaskan, bahwa sebagian besar masyarakat sudah memahami dan mematuhi tentang protokol kesehatan
Covid-19.

Namun demikian tidak dipungkiri masih ada sebagian kecil masyarakat yang kurang sadar untuk mentaati tentang protokol kesehatan, salah satunya adalah tidak disiplin dalam memakai masker, untuk itu hari ini kita berikan masker secara gratis serta memberikan himbauan terkait pentingnya dalam mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

“Kegiatan ini akan kita laksanakan secara terus menerus, terutama di wilayah Blitar Raya, dan semoga usaha yang kita lakukan secara bersama sama ini dapat bermanfaat, dengan harapan dapat memutus penyebaran Covid-19, “Pungkasnya. (dim)

BACA JUGA: Infofinansial.com, media online yang menyajikan beragam berita dan informasi aktual seputar dunia ekonomi, bisnis, keuangan


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

BLITAR

KAI Libatkan Polisi Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang

Published

on

Sejumlah petugas saat sosialisasi terpadu tentang keselamatan di perlintasan sebidang wilayah Kota Blitar, Jawa Timur, Selasa (17/9/2019).
Jatimraya.com, Blitar – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, Jawa Timur, melibatkan kepolisian dan dinas perhubungan melakukan sosialisasi terpadu keselamatan di perlintasan sebidang wilayah Kota Blitar, dengan harapan meningkatkan kesadaran masyarakat taat lalu lintas di perlintasan sebidang.

“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menaati aturan lalu lintas di perlintasan sebidang semakin meningkat. Sebab, pelanggaran lalu lintas di perlintasan sebidang tidak saja merugikan pengendara jalan tetapi juga perjalanan kereta api,” kata Manager Humas Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko di Blitar, Selasa (17/9/2019).

Dalam kegiatan tersebut, PT KAI Daop 7 Madiun juga melibatkan kepolisian, dinas perhubungan serta pemerintah daerah. Bukan hanya memberikan imbauan untuk mematuhi aturan di perlintasan sebidang, di lokasi tersebut petugas dari kepolisian juga melakukan penegakan hukum.

Ia mengatakan, perlintasan sebidang merupakan perpotongan antara jalur kereta api dan jalan yang dibuat sebidang. Perlintasan tersebut muncul karena meningkatnya mobilitas masyarakat yang melintas atau berpotongan langsung dengan jalan kereta api.

“Tingginya mobilitas masyarakat dan meningkatnya jumlah kendaraan yang melintas memicu timbulnya permasalahan yaitu terjadinya kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang,” kata dia.

Hal itu juga sesuai dengan Undang Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 94 yang menyatakan bahwa, (1) Untuk keselamatan perjalanan kereta api dan pemakai jalan, perlintasan sebidang yang tidak mempunyai izin harus ditutup (2) Penutupan perlintasan sebidang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh Pemerintah atau Pemerintah Daerah.

Daop 7 Madiun juga mencatat berdasarkan data terbaru pada 30 Agustus 2019 terdapat 268 perlintasan sebidang yang resmi dan delapan perlintasan sebidang yang tidak resmi. Sedangkan perlintasan tidak sebidang baik berupa jembatan layang maupun lintas bawah berjumlah 47 perlintasan.

Ixfan menambahkan, selama 2019, di wilayah Daop 7 Madiun berdasarkan data terbaru sampai 16 September 2019, telah terjadi 36 kali kecelakaan yang mengakibatkan 15 nyawa melayang.

“Salah satu tingginya angka kecelakaan pada perlintasan juga terjadi karena tidak sedikit para pengendara yang tetap melaju meskipun sudah ada peringatan melalui sejumlah rambu yang terdapat pada perlintasan resmi,” kata dia.

Selain itu, tambah dia, pada Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009, Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 114 menyatakan bahwa pada perlintasan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pengemudi kendaraan wajib berhenti ketika sinyal sudah berbunyi, palang pintu kereta api sudah mulai di tutup dan atau ada isyarat lain, mendahulukan kereta api dan memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu melintas rel.

Kendati kewajiban terkait penyelesaian keberadaan di perlintasan sebidang bukan menjadi bagian dari tanggung jawab KAI selaku operator, Ixfan mengatakan untuk mengurangi kecelakaan dan meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang beberapa upaya telah dilakukan KAI, di antaranya melakukan sosialisasi dan menutup perlintasan tidak resmi.

“Total sebanyak 84 perlintasan tidak resmi telah Daop 7 Madiun tutup dari tahun 2018 – Juni 2019. Pada prosesnya langkah yang dilakukan KAI untuk keselamatan tersebut juga kerap mendapatkan penolakan dari masyarakat, dalam kondisi tersebut diperlukan langkah untuk mencari jalur alternatif bagi masyarakat yang harus disolusikan bersama oleh pemerintah pusat atau daerah,” kata Ixfan.

Dalam kegiatan itu, sosialisasi dilakukan di perlintasan sebidang di antaranya JPL 176, Desa Bence, Kabupaten Blitar, JPL 199 Jalan Lekso Kota Blitar, dan JPL 200 Kelurahan Pekunden, Kota Blitar yang masuk wilayah Resort Blitar. (alc)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

BLITAR

Kai Lakukan Penyempitan Perlintasan di JPL Cegah Kecelakaan

Published

on

PT Kereta Api Daop 7 Madiun, Jawa Timur, memutuskan untuk melakukan penyempitan jalan perlintasan di JPL tepatnya Jalan Nias, Kota Blitar, demi mencegah terjadinya kecelakaan.
Jatimraya.com, Blitar – PT Kereta Api Daop 7 Madiun, Jawa Timur, memutuskan untuk melakukan penyempitan jalan perlintasan di JPL tepatnya Jalan Nias, Kota Blitar, demi mencegah terjadinya kecelakaan.

“Kegiatan itu dilakukan akibat insiden yang sebelumnya terjadi. Akibat pengendara menemper pengaman dan palang pintu hingga mengakibatkan loko rusak di badan,” kata Manajer Humas Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko saat dikonfirmasi, Minggu (8/9/2019) malam.

Ia mengungkapkan, kereta api yang rusak di bagian bodi atau gerbong itu adalah KA 141 Majapahit relasi Malang-Pasar Senen, tertemper pipa JPL 192 pada Sabtu (7/9/2019) malam di KM 121+6 antara Garum-Blitar.

Pihaknya menambahkan, awalnya ada informasi dari masinis KA 141 (Majapahit) bahwa Lok CC 201922 di KM 121+6 petak jalan Garum-Blitar telah tertemper pipa JPL 192.

“Informasi dari masinis, pipa tersebut merintangi jalur kereta api. Informasinya dari PJL 193 bahwa pipa JPL 192 tersebut sempat dilanggar oleh pikap sehingga pipa merintangi jalur kereta api,” kata dia.

Akibat dari kejadian itu, cat depan lokomotif sebelah kiri mengelupas. Kereta api tersebut juga sempat datang terlambat karena kejadian itu selama lima menit, dimana seharusnya datang ke Stasiun Blitar 20.12 WIB menjadi 20.20.

Untuk itu, guna mengantisipasi kejadian yang sama, PT KAI bagian pengamanan dan regu jalan jembatan melakukan kegiatan penyempitan perlintasan di JPL 192 KM 121+5/6 (Blitar-Garum). Jalur itu juga masih bisa dilewati kendaraan roda dua.

“Sebelumnya juga telah didahului sosialisasi ke warga sekitar. Setelah selesai ada lima warga yang memiliki mobil protes dengan penyempitan perlintasan tersebut. Namun, setelah diberikan wawasan dan arahan, warga menerima,” kata dia.

Ia juga menegaskan, PT KAI juga tidak melakukan penutupan total perlintasan tersebut. Namun, kebijakan itu diambil sebagai antisipasi dengan harapan pengendara mobil tidak bisa mengakses di perlintasan.

“Intinya, kami tidak menutup total perlintasan tersebut, agar tindakan pengendara mobil tidak bisa mengakses di perlintasan, maka perlintasan kami persempit dengan harapan tidak lagi terjadi peristiwa yang sama. Ini ke depan keselamatan perjalanan kereta api lebih terjamin dan penumpang yang di dalamnya sealmat,” tegas dia.

Terkait dengan kerugian material, Ixfan mengatakan akan dihitung mulai dari kerusakan loko dan palang pintu.

Di lokasi penyempitan jalan perlintasan yakni Jalan Nias, Kota Blitar, tersebut menghubungkan jalan sekitar Kecamatan Sanan Wetan, Kota Blitar. Penutupan itu dengan adanya tonggak beton di sisi barat dan timur di jalan tersebut. (alc)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Advertisement

Trending