Connect with us

PASURUAN

Menteri PPPA : Jangan Ada Lagi Kekerasan pada Anak

Published

on

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise.

Jatimraya.com, Pasuruan – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise mengatakan, jangan ada lagi kekerasan yang dilakukan terhadap anak-anak Indonesia, termasuk oleh orang tua dan guru.

“Kalau ada orang tua atau guru yang melakukan kekerasan terhadap anak, laporkan kepada Ibu Menteri. Mereka akan berhadapan dengan hukum,” kata Yohana dalam sambutannya pada puncak Peringatan Hari Anak Nasional 2018 di Kebun Raya Purwodadi, Pasuruan, Jawa Timur, Senin (23/7/2018).

Yohana mengatakan negara telah melindungi anak-anak melalui undang-undang. Undang-undang yang terakhir adalah Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Yohana mengatakan, menurut Undang-Undang tersebut, pelaku kekerasan terhadap anak bila menyebabkan meninggal dunia akan mendapat hukuman berat mulai dari penjara seumur hidup, kebiri, hingga pemasangan chip di tubuhnya.

Penampilan kolaborasi Anak GENIUS di puncak Peringatan Hari Anak Nasional 2018 di Kebun Raya Purwodadi, Pasuruan, Jawa Timur, Senin (23/7). (Antara/Dewanto Samodro)

“Undang-Undang itu untuk melindungi anak-anak dari segala bentuk kekerasan. Yang menonjol saat ini adalah kejahatan seksual terhadap anak,” tuturnya.

Tema peringatan Hari Anak Nasional 2018 adalah “Anak Indonesia, Anak GENIUS (Gesit, Empati, Berani, Unggul, Sehat)”, sikap-sikap yang harus dimiliki anak untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi bangsa Indonesia.

Anak Indonesia haruslah anak yang gesit dalam bertindak dan berpikir; memiliki empati atau keinginan untuk menolong sesama, merasakan apa yang orang lain rasakan dan menghargai perbedaan.

Selain itu, anak Indonesia juga harus berani dalam bertindak. Karena setiap anak adalah istimewa, maka anak Indonesia harus unggul di bidangnya masing-masing serta sehat.

Puncak peringatan Hari Anak Nasional 2018 dihadiri 500 orang dewasa dan 3.000 anak mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD), SD sederajat, SMP sederajat, SMA sederajat, anak-anak panti asuhan, perwakilan Forum Anak Nasional dan anak penyandang disabilitas. (dew)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PASURUAN

Jasa Raharja Jamin Santunan Kecelakaan Beruntun di Pasuruan

Published

on

Petugas Jasa Raharja saat menjenguk korban kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Raya Malang-Surabaya, tepatnya di Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Ahad (22/12/2019).
Jatimraya.com, Surabaya – PT Jasa Raharja menjamin santunan korban kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Raya Malang-Surabaya, tepatnya di Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Ahad sekitar pukul 10.00 WIB.

“Seluruh korban akan dapat santunan perlindungan Jasa Raharja,” ujar Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Jawa Timur Suhadi ketika dikonfirmasi di Surabaya, Ahad.

Dari data yang dimiliki PT Jasa Raharja, terdapat tujuh korban meninggal dunia dan tiga orang lainnya mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut.

Identitas korban meninggal dunia, yakni Jalil Ikrom asal Kecamatan Kemintenmojo Kabupaten Kediri, kemudian Abdul Mukti, Luluk, Lilik, Sohibul yang sama-sama asal Kecamatan Pohjentrek, Kota Pasuruan; Gufron asal Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, dan Nur Kholis asal Kecamatan Kraton, Kota Pasuruan.

Sedangkan korban luka-luka yaitu Maulana asal Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Siti marfuah dan Nurhayati yang sama-sama berasal dari Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo.

“Kami turut prihatin dan menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya terhadap peristiwa tersebut. Untuk korban luka kami doakan segera pulih,” ucapnya.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 34 Tahun 1964 tentang Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan dan PMK Nomor 16 tahun 2017, korban kecelakaan meninggal dunia akan menerima santunan dari Jasa Raharja.

Santunan diberikan melalui ahli waris masing-masing sebesar Rp50 juta.

“Kepada korban atas nama Gufron telah kami serahkan santunannya dan dikirim melalui rekening ahli waris,” katanya.

Kepada korban luka-luka, Jasa Raharja telah menerbitkan surat jaminan biaya perawatan ke rumah sakit tempat korban dirawat dengan biaya perawatan maksimal Rp20 juta.

Selain itu, Jasa Raharja juga menyediakan manfaat tambahan biaya PPPK maksimal sebesar Rp1 juta serta ambulans dari tempat kejadian perkara ke rumah sakit sebesar maksimal Rp500 ribu.

“Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan rumah sakit untuk pengobatan korban luka-luka,” tuturnya. (fiq)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

PASURUAN

Kecelakaan Beruntun di Pasuruan, Polisi Amankan Sopir Trailer

Published

on

Proses evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Raya Malang-Surabaya, tepatnya di Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Minggu (22/12/2019).
Jatimraya.com, Pasuruan – Polisi mengamankan sopir trailer yang mengakibatkan tujuh orang tewas dalam kecelakaan beruntun di Jalan Raya Malang-Surabaya, tepatnya di Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Minggu sekitar pukul 10.00 WIB.

“Kami sudah melakukan evakuasi dan mengamankan sopir bernama Slamet Zuhdi (48) asal Nganjuk,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera dikonfirmasi di Surabaya, Minggu (22/12/2019).

Barung menuturkan, tidak menutup kemungkinan Slamet Zuhdi dijadikan tersangka dalam kasus kecelakaan beruntun itu, karena kurang berhati-hati dalam berkendara hingga mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia.

“Faktornya karena pengendara trailer kurang berhati-hati sehingga mengakibatkan kecelakaan lalu lintas,” ujar Barung.

Sebanyak tujuh orang tewas dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan truk trailer, tiga mobil dan satu motor di Jalan Raya Malang-Surabaya, tepatnya di Desa Sentul, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Minggu sekitar pukul 10.00 WIB.

Kecelakaan bermula saat trailer nomor polisi S-9066-UU yang sedang memuat alat berat berjalan dari arah selatan ke utara (Malang-surabaya) mengalami rem blong.

“Karena rem blong itu sehingga sesampainya di jalan tersebut menabrak dari belakang kendaraan sepeda motor Mio GT,” kata Barung.

Selanjutnya, truk trailer yang dikemudikan Slamet Zuhdi (48) asal Nganjuk menabrak dari belakang kendaraan Suzuky Karimun  L-1119-FE yang sedang berhenti dipenggal jalan yang hendak berbelok ke arah timur.

“Kemudian kendaraan trailer berpindah lajur sehingga menabrak gapura desa dan alat berat terjatuh ke kiri dan menimpa mobil Ayla yang sedang berjalan di lajur lambat dari arah utara ke selatan (Surabaya-Malang),” ujranya.

Akibat kejatuhan alat berat, mobil Ayla terguling dan tertabrak terguling mobil Sygra berjalan di lajur lambat dari arah utara ke selatan (Surabaya-Malang).

“Faktornya karena pengendara kontainer kurang berhati-hati sehingga mengakibatkan kecelakaan lalu lintas,” ujar Barung.

Barung menyatakan bahwa tujuh orang yang meninggal dunia sudah dievakuasi ke RSUD Bangil, Pasuruan. (will)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

PASURUAN

Lesti D’Academy Kangen Ikut Pramuka

Published

on

Pedangdut Lesti Akademi.

Jatimraya.com, Pasuruan – Penyanyi dangdut Lesti D’Academy mengaku kangen untuk ikut dan saat-saat menjadi anggota Pramuka, khususnya ketika duduk di bangku sekolah menengah pertama.

“Kalau melihat teman-teman pramuka, Lesti jadi kangen Pramuka,” ujarnya di sela penampilannya di penutupan Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka Jawa Timur yang digelar di kawasan Wisata Halal Ngopibareng @PintuLangit, Kawasan Ledug, Kabupaten Pasuruan, Rabu malam 3/7/2019).

Berada di tengah-tengah anggota Pramuka, penyanyi berusia 20 tahun itu mengaku bangga, terlebih bisa menghibur dan tampil bersama ribuan penonton lainnya.

“Lesti bangga dengan teman-teman. Bagi anggota pPramuka yang terpilih ke Singapura dan Malaysia, Lesti ucapkan selamat dan buat bangga orang tua kalian,” ucapnya sembari berinteraksi dengan penonton.

Juara dangdut akademi edisi perdana tersebut juga mengucapkan terima kasih kepada Pramuka Kwarda Jatim yang dipimpin Saifullah Yusuf beserta pengurus serta penggemarnya yang berada di sekitar Pasuruan dan sekitarnya.

“Terima kasih Gus Ipul (sapaan akrab Saifullah Yusuf), terima kasih Lestilovers (sebutan penggemar Lesti) dan warga di kawasan Ledug Pasuruan. Salam pramuka,” kata penyanyi yang dikenal dengan nama Lesti Kejora itu.

Pada kesempatan tersebut, Lesti yang tampil mengenakan setelan busana putih dan hijab putih itu tampil membawakan beberapa lagu, seperti “Bukan Cerita Dusta”, “Tiada Guna”, “Cinta Rekayasa” hingga ditutup dengan lagu yang membuatnya semakin dikenal berjudul “Kejora”.

Sementara itu, ketua Kwarda Pramuka Jatim Saifullah Yusuf mengatakan penutupan Festival Wirakarya kali ini sengaja digelar di kawasan pegunungan yang berada di ketinggian 800 meter di atas permukaan air laut untuk mendekatkan anggota kepada alam.

Festival digelar rutin setiap tahun di 11 Zona se-Jatim dan tercatat sekitar 11.000 lebih pramuka penegak turut berpartisipasi dalam kegiatan yang dilaksanakan sejak Februari 2019 tersebut.

Selain itu, festival juga diisi dengan kegiatan mengecat 1.100 lebih rumah dan memugar 22 rumah.

“Semoga tetap rutin digelar dan semakin banyak anak muda berkarya,” kata wakil gubernur Jatim periode 2009-2019 tersebut. (fiq)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Advertisement

Trending