Connect with us

SIDOARJO

Polisi Sidoarjo Tangkap Pelaku Penganiayaan Tarik

Published

on

Kepala Kepolisian Resor Kota Sidoarjo Komisaris Besar Polisi, Himawan Bayu Aji.

Jatimraya.com, Sidoarjo – Petugas Kepolisian Resor Kota Sidoarjo, Jawa Timur, berhasil menangkap seorang pelaku penganiayaan hingga rewas dengan korban Nikko Anggrian, warga Desa Klantingsari, Kecamatan Tarik, hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Kepala Kepolisian Resor Kota Sidoarjo Komisaris Besar Polisi Himawan Bayu Aji, Kamis (18/10/2018), mengatakan, pelaku ini melakukan penganiayaan terhadap korban setelah sebelumnya sempat terlibat cekcok dengan terlebih dahulu.

“Pelaku ditangkap di tempat kosnya, dan sempat ditembak oleh petugas karena melakukan perlawanan saat akan dilakukan penangkapan,” ujarnya saat dikonfirmasi di Sidoarjo.

Menurutnya, pelaku sejak awal dari rumah sudah membawa pisau dengan dalih untuk berjaga-jaga saat berada di jalan.

“Hingga pada saat bertemu dengan korban kemudian melakukan cekcok mulut berujung pada kematian korban akibat ditusuk dengan senjata tajam,” katanya.

Ia mengemukakan, polisi masih melakukan pengembangan terhadap kasus ini, terutama mencari data dan fakta terkait tindak pidana yang dilakukan Andre.

“Tersangka sudah keluar masuk penjara, kasus curat dan curas. Nah, penyidik masih mendalaminya, termasuk barang bukti sepeda motor yang dipakai apakah hasil kejahatan juga atau tidak,” tuturnya.

Menurutnya, di wilayah Kecamatan Tarik, Sidoarjo nama Andre bak “Singa Si Raja Hutan”. Namanya santer terdengar di mana beberapa pemuda atau warga sekitar tahu sosok pria berstatus duda tersebut.

Untuk menangkapnya, petugas menghadiahi dua timah panas dikedua kaki kiri dan kanannya.

“Residivis ini coba melawan saat dilakukan penangkapan. Petugas akhirnya menghadiahi timah panas saat ditangkap di kamar kosnya daerah Krian, Sidoarjo,” tambah Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol M. Harris.

Dalam perkara ini, Andre dijerat Pasal 351 ayat 3 dan 338 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan orang meninggal dunia.

Pembunuhan itu sendiri terjadi pada Minggu (14/10) dini hari. Korban ditemukan tergeletak di Jalan Desa Margosari, Kecamatan Tarik, Sidoarjo.

“Sebelumnya sudah lima kali masuk penjara, ditambah kali ini berarti sudah enam kali,” jawab pria yang biasa dipanggil Bidan saat ditanya Kapolresta Sidoarjo Kombespol Himawan Bayu Aji, Kamis (18/10/2018). (dra)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SIDOARJO

Warga Sidoarjo, Juara Tiga Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 2020

Published

on

Peserta KDI 2020 asal Sidoarjo, Muhammad Abdul Wahid masuk juara ketiga dengan jumlah sms 27 ribu. (Foto: Instagram @kdiofficial)

Jatimraya.com, Sidoarjo – Peserta Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 2020 asal Sidoarjo, Muhammad Abdul Wahid masuk juara ketiga dengan jumlah sms 27 ribu. Perolehan suara sms yang masuk kalah tipis dengan Hafizh, peserta dari kota Dumai, Riau dengan jumlah sms 28 ribu. Senin (2/11/2020) malam di studio MNC TV Kebun Jeruk, Jakarta Barat.

Menduduki peringkat pertama, Gita peserta dari Lombok, NTB meraih sms sebanyak 57 ribu.

Wahid tampil cemerlang dan konsisten, penilaian dewan juri performa Wahid pada malam grand final sangat memuaskan. Namun yang menentukan bukan dewan juri melainkan pemirsa dirumah melalui sms dan voting RCTI +.

Meski tampil sebagai juara ketiga, kedua orang tua Wahid, Ahmad Khotib dan Sriamah merasa senang dan bangga melihat anaknya tampil diatas panggung megah, keduanya sampai menangis terharu di studio MNC TV Jakarta.

Ahmad Khotib dan Sriamah datang ke Jakarta bersama Pj Bupati Sidoarjo, Hudiyono ditemani kepala OPD dan Wakil Ketua Komisi D, Zahlul Yussar.

Ucapan terimakasih disampaikan ayah Wahid, Ahmad Khotib kepada Pj Bupati Hudiyono atas dukungan pemda kepada anaknya, Wahid.

“Kami sampaikan terimakasih ke Pak Bupati Hudiyono yang sudah memberikan dukungan dan bantuannya memfasilitasi kami berangkat ke Jakarta”, kata Ahmad Khotib.

Tampilnya Wahid juara dua KDI menorehkan lagi prestasi pemuda Sidoarjo diajang tingkat nasional.

“Ini kebanggaan bagi pemerintah kabupaten Sidoarjo, bahwa ada putra daerah yang berprestasi sampai tingkat nasional. Saudara Wahid ini membawa nama baik kabupaten Sidoarjo, meski masuk juara ketiga ini sudah prestasi karena berhasil menyisihkan ribuan peserta”, ujar Hudiyono.

Hudiyono sangat mendukung tampilnya pemuda-pemuda yang kreatif dan berprestasi. Pemda Sidoarjo senantiasa memberikan support/dukungan kepada pemuda talenta seperti Wahid. (sur)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JATIM RAYA

IKA Spenda Surabaya Tuntaskan Amanah Para Donatur Bagi bagi Sembako, Terdampak Covid-19

Published

on

Foto : IKA SPENDA Tuntaskan Amanah para donatur bagi bagi Sembako

JatimRaya.Com, Surabaya – Ikatan Alumni SMPN 2 Surabaya (IKA SPENDA Surabaya) lintas angkatan  menuntaskan pembagian ratusan paket sembako ke alumni, guru/purna guru dan masyarakat yang terdampak Covid-19, Sabtu (9/5/2020).

Adapun sejumlah daerah yang kali ini mendapat bantuan paket sembako dari IKA SPENDA Surabaya tersebut di antaranya, Surabaya dan Sidoarjo.

Ketua Baksos Ramadhan IKA SPENDA Surabaya Maria Lidyasari mengatakan,”bantuan yang diberikan kali ini merupakan bantuan dari para donatur alumni SMPN2 Surabaya”.

Bantuan tersebut, kata dia, diserahkan secara langsung ke rumah alumni, guru/purna guru dan masyarakat  dor to dor.

Tujuannya untuk memastikan alumni, guru/purna guru dan masyarakat yang menerima bantuan paket sembako tersebut adalah yang terdampak Covid-19.

“Bantuan ini kami berikan untuk membantu       alumni, guru/purna guru dan masyarakat  terdampak Covid-19 agar tetap bisa memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari,” kata Lidya sapaan akrab Ketua Baksos Ramadhan Ika Spenda Surabaya.

Selain itu, Ibu berkacamata minus ini menjelaskan, paket sembako yang pihaknya bagikan kali sebanyak 125 paket.
Kali ini merupakan bantuan tahap kedua yang disalurkan.
“Tahap 1 kemarin (Kamis, 08/05/2020) ada 125 paket sembako yang sudah kami salurkan,” ujarnya.

Secara terpisah Andy Setiawan Ketua Umum IKA SPENDA Surabaya meminta kepada alumni, guru/purna guru dan masyarakat untuk tetap di rumah selama Pandemi virus corona ini belum berakhir. Lebih lanjut Andy mengingatkan kepada masyarakat saat hendak melakukan aktivitas di luar rumah untuk tidak lupa memakai masker dan selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh alumni lintas angkatan bersatu yang ikut menyumbang dan menyukseskan acara ini. Karena sebaik-baiknya sedeqah adalah sedeqah di bulan Suci Ramadan,” pungkas Andy. (andy)

 


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JATIM RAYA

Bantuan APD Diterima RSUD Sidoarjo, dari Alumni Unair Sidoarjo

Published

on

Foto : Penyerahan dilakukan langsung oleh Ketua Ika UA Sidoarjo drg Winaryo Sp. Perio. Bantuan APD langsung diterima oleh Direktur RSUD Sidoarjo dr Atok Irawan Sp.P

JatimRaya.Com, Sidoarjo – Ikatan Alumni Universitas Airlangga (Ika UA) Cabang Sidoarjo kembali bergerak dalam membantu menghadapi pandemi Covid-19. Kali ini para alumni Unair ini menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) kepada RSUD Sidoarjo, Sabtu (2/5).

Penyerahan dilakukan langsung oleh Ketua Ika UA Sidoarjo drg Winaryo Sp. Perio. Bantuan APD langsung diterima oleh Direktur RSUD Sidoarjo dr Atok Irawan Sp.P. Hadir pula Pengurus Pusat (PP) Ika UA Ahmad Cholis Hamzah.

“Ini merupakan bantuan donasi dari para alumni Unair Sidoarjo tahap kedua,” ungkap Winaryo usai penyerahan yang didampingi para pengurus.

Sebelumnya, Ika UA Sidoarjo menyerahkan bantuan peralatan medis kepada RSUD Sidoarjo pada Rabu (15/4) lalu. Saat itu, barang-barang yang didonasikan adalah hazmat 27 pcs, masker 3 ply 20 boks, masker N 95 1 boks, handscoon 10 boks,  hand sanitizer 35 liter, masker bedah 2 boks,  kacamata google 5 pcs, jas plastik 5 pcs, face shield 4 pcs, dan sembako 50 paket.

Direktur RSUD Sidoarjo Atok Irawan berterima kasih atas sumbangan APD ini. Menurutnya, bantuan ini sangat bermanfaat bagi tenaga medis yang bertugas di rumah sakitnya. Apalagi, Sidoarjo merupakan daerah dengan peringkat kedua di Jawa Timur setelah Surabaya untuk kasus Covid-19.

“Ini sangat membantu sekali bagi kami. Peran serta masyarakat sangat penting untuk bersama-sama mengatasi pandemi ini,” ungkap Atok yang juga alumnus Fakultas Kedokteran Unair angkatan 1985 ini.

Untuk bantuan tahan kedua ini terdiri dari kacamata google 20 pcs, face shield 18 buah, masker bedah 21 boks, masker N95 1 boks,  masker Js Pin 9 boks, masker 20 boks, masker kain putih 20 pcs, masker kain biru 9 pcs. (*)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Advertisement

Trending