Connect with us

SUMENEP

Jumlah Bangunan Rusak Akibat Gempa di Sumenep Bertambah

Published

on

Salah satu bangunan rusak di Pulau Raas, Sumenep, akibat gempa.

Jatimraya.com, Sumenep – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pemkab Sumenep, Jawa Timur, Abd Rahmah Riadi menyatakan, jumlah bangunan rusak akibat gempa tektonik dengan magnitudo 4,9 terjadi di Sumenep pada Selasa(2/4/2019) sekitar pukul 08.22 WIB dipastikan bertambah.

“Saat hari kejadian terdata jumlah bangunan rusak akibat gempa itu baru delapan unit, namun berdasarkan laporan terbaru hari ini menjadi 26 bangunan rusak,” kata Rahman di Sumenep, Rabu petang (3/4/2019).

Rincian kerusakan bangunan meliputi 20 unit rumah rusak, lima sarana pendidikan dan satu mushalla.

Menurut Rahman, kerusakan terparah di Desa Kropoh, Kecamataan Raas, lalu di Desa Tonduk dan Brakas.

Menurut Rahman, pihaknya juga telah melaporkan tentang jumlah tambahan bangunan rusak itu ke Pemprov Jawa Timur.

“Kalau data kerugian secara keseluruhan akibat gempa ini, belum, dan masih dilakukan pendataan oleh petugas lapangan,” katanya, menjelaskan.

Sementara terkait dengan informasi gempa, Kepala BPBD Pemkab Sumenep Abd Rahman Riadi mengimbau, agar masyarakat selalu merujuk kepada situs resmi BMKG atau media massa terpercaya.

Gempa yang menyebabkan 26 unit bangunan warga di Pulau Raas rusak itu berpusat di laut pada kedalaman lima kilometer di koordinat 7,22 LS dan 114,56 BT, 83 kilometer arah tenggara Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep.

Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal yang diperkirakan akibat aktivitas sesar aktif.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan sesar naik,” kata Triyono dalam keterangan tertulis.

Guncangan gempa bumi ini dilaporkan dirasakan di Pulau Sapudi dengan intensitas III-IV MMI, Situbondo dengan intensitas II-III MMI, serta Banyuwangi, Denpasar dan Singaraja dengan intensitas II MMI.

Sebanyak lima kali gempa susulan terjadi di Sumenep dengan rentan waktu 3 jam dari kejadian pertama.

“Menurut rilis terbaru BMKG yang kami terima, gempa pertama pada pukul 06:05:27 WIB, sedangkan yang terjadi pada pukul 08:27:42 WIB merupakan gempa susulan,” kata Humas Forum Koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madura di Pamekasan Budi Cahyono.

Magnitudo gempa antara yang pertama dengan lima kali gempa susulan berbeda. Gempa awal terjadi dua kali, yakni 4.5 SR pada pukul 06:05:27 WIB, dan 5.0 SR pada pukul 08:22:44 WIB.

Pusat gempa pada dua gempa awal itu berbeda, yakni berlokasi di 7.20 LS, dan 114.59 BT, 83 kilometer arah tenggara Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep pada kedalaman 81 kilometer.

Sedangkan yang terjadi pada pukul 08:22:44 WIB, episentrum gempa terletak pada koordinat 7,22 LS dan 114,56 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 83 kilometer arah tenggara Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur pada kedalaman 5 kilometer.

“Pada gempa susulan magnitudo gempa cenderung berkurang, dan pada susulan kelima yang terjadi pada pukul 09:04:17 WIB tadi hanya 2.8 SR,” kata Budi, menjelaskan rilis yang diterima Forum Koordinasi BPBD Se-Madura dari pihak BMKG. (abd)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

JATIM RAYA

Kesehatan Ahmad Fauzi Wabup Sumenep sudah membaik

Published

on

Foto by (Andira Reoputra) : Kondisi kesehatan Achmad Fauzi membaik

JatimRaya.Com, Sumenep – Kondisi saat ini Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi SH berada di salah satu rumah sakit di Kota Surabaya untuk menjalani perawatan/pemulihan kondisi kesehatannya setelah pusing dan terhuyung di tempat duduknya di Graha Arya Wiraraja Kantor Bupati Sumenep

Sebelumnya, yang terhormat Bapak Wakil Bupati Sumenep menghadiri Musrebangkab 2020 untuk RKPD 2021 di Graha Arya Wiraraja. Namun, sebelum acara selesai, yang terhormat Bapak Wakil Bupati Sumenep terlihat seperti agak pusing dan terhuyung di tempat duduknya

Kami bersama Bupati Sumenep DR A Busyro Karim M.Si dan pejabat Forkopimda Sumenep lainnya langsung membawa Wakil Bupati Sumenep ke RSD Moh Anwar dan langsung dilakukan pengecekan dan perawatan medis

Hasilnya, Wakil Bupati Sumenep diperkirakan kecapekan akibat padatnya agenda selama dua hari sebelumnya dan tensi atau tekanan darah beliau agak naik (180/110 mmHg). Beliau disarankan istirahat untuk perawatan/pemulihan

Atas saran Bupati Sumenep, yang Wakil Bupati Sumenep diminta menjalani perawatan/pemulihan kondisi kesehatan di Surabaya dengan harapan bisa istirahat total.
Sementara kalau di Sumenep, ada kekhawatiran akan banyak tamu dan tentunya akan mengurangi waktu istirahat beliau.

Alhamdulillah kesehatan Ahmad Fauzi Wabup Sumenep sudah membaik, sekarang dirawat inap di rumah sakit Siloam kamar 323. Hanya faktor kecapekan, perlu istirahat. Hasil diagnosa tidak ada gangguan apa apa, semua baik.,” papar  Sekretaris Daerah (Sekda) Sumenep, Edy Rasiyadi. (Sitrul)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JATIM RAYA

Wabup Sumenep Dilarikan ke Rumah Sakit, Pingsan saat pimpin rapat

Published

on

Foto : Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi

JatimRaya.Com, Sumenep–Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi pingsan saat acara Musrembang di ruang Graha Arya wiraraja Lantai II Pemkab Sumenep, Madura, Jawa Timur, Selasa (7/4/2020).

Pada saat itu langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Moh Anwar Sumenep untuk mendapatkan perawatan pertama dengan penjagaan ketat  Pihak Kepolisian  TNI,  Satpol PP, Kejaksaan serta berapa kepala OPD.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan sekitar  satu Jam oleh tenaga medis, Wabup Fauzi langsung dilarikan ke salah satu sakit di Surabaya, dan sampai saat ini masih belum ada keterangan resmi dari pihak rumah sakit dr. Moh. Anwar Sumenep, terkait penyakit yang diderita Wabup Achmad Fauzi.

Sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep Edy Rasiadi mengatakan saat ini Wakil Bupati Sumenep sudah di rujuk ke salah satu rumah sakit di surabaya untuk dilakukan perawatan.

“Wabup kecapean karena aktivitas 2 hari ini cukup padat, tensi darah naik. Sekarang istirahat di surabaya agar tamu tidak terlalu banyak,” paparnya. (Sitrul)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

JATIM RAYA

Ulahmu korona

Published

on

Catatan Covid -19 oleh Bambang Irianto

JatimRaya.Com– Suasana kerja ASN biasanya diwarnai penuh canda dan ceria, konsentrasi dan fokus melaksanakan tugas saat ini mulai agak semu, menegangkan, mencekam di sudut – sudut kantor akibat ulah virus korona .

Lesu tanpa kata, warnai semangat kerja yang kian hari tampak sedih tanpa harapan !!!

Ungkapan atau slogan kerja kerja yg dicanangkan pak presiden beberapa waktu yang lalu, tak ada arti sebagai semangat kerja, kinerja cendrung menurun karena ancaman virus korona yg semakin membabi buta mencari mangsa.

Sesekali ASN disaat berkumpul jaga jarak, menghindar pertemuan lebih dari 10 orang ada yang suka bercerita, ada yg diam tegang sikapnya, ada yg lessu dg maskernya, segalanya lemah dan
Mencekam.

Cerita duka setiap detik karena ulah virus korona dimana – mana mewarnai kehidupan seantero jagat raya ini.

Kasus itu tercatat dan ditulis di media sosial dan media lainnya bahkan menjadi konsumsi mengikuti jejak kasus virus korona.

Duka dunia duka ummat manusia yg hingga kini menunggu dan menanti kabar kapan virus korona menjauh dari bumi pertiwi.

Berjemur di kalangan ASN menjadi budaya baru jam 10 pagi hingga jam 12 siang yang katanya sangat bermanfaat agar mati virus korona.
Sementara pejuang kemanusiaan dokter, perawat dan petugas lainnya baik ASN dan swasta bekerja tanpa batas tak kenal lelah demi menyelamatkan nyawa saudara – saudara kita yang terinfeksi virus korona.

Semoga langkah bijak pemerintah selama ini yg tak terhitung jumlahnya antisipasi dan memotong pergerakan virus korona di Indonesia diikuti kesadaran masyarakat dan sejatinya dibutuhkan juga rayuan doa dan dzikir kepada Allah SWT.

Sujud – sujud kepadaNya yg bisa menjawab kekalutan hati yg kian hari semakin membebani hidup dan kehidupan.

Semangat adalah peejuangan melawan virus korona sampai titik nadir dengan rasa ikhlas kemanusiaan.

Nyawa tak ada arti bagi virus korona jika tak mampu menghindari dan anjuran pemerintah antara lain jaga jarak, hindari keramaian, jaga kesehatan tubuh, selalu hidup bersih, cuci tangan dan didalam rumah.

Semangatlah dengan pintamu kepada Allah, semangatlah dengan doamu, semangatlah dengan dzikirmu, niscaya Allah SWT maha mendengar dan bijaksana. Bertobatlah dengan khusuk dengan rasa ikhlas, Amin YRA.
(Bambang irianto)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Advertisement

Trending