Connect with us

NEWS

PILIHAN STRATEGI MORTIFICATION DALAM RESTORASI CITRA SUKMAWATI SOEKARNOPUTRI

Published

on

Diah Mutiara Sukmawati, adalah putri dari presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno.

Oleh : Budi Purnomo Karjodihardjo

Akhirnya Sukmawati Soekarnoputri mengambil pilihan strategi Mortification dalam upayanya untuk memperbaiki reputasi, dan pemulihan citra.

Strategi Mortification menjadi alternatif paling akhir yang disebut oleh Prof. William Benoit dalam Image Restoration Theory (teori pemulihan citra).

Strategi ini dinilai sangat elegan, karena mengakui kesalahan, dan dengan jelas meminta pengampunan atas kesalahan tindakan yang sudah dilakukan.

Bahkan srategi “penyiksaan diri” dalam teori Benoit pernah menjadi tema utama yang menarik dari tulisan pakar komunikasi yang lainnya, yaitu Burke.

Seperti diketahui, Sukmawati awalnya berbicara tentang perjuangan Indonesia merebut kemerdekaan RI dari jajahan Belanda. Kegiatan itu sendiri dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November 2019. Sukmawati kemudian melontarkan pertanyaan kepada forum.

“Sekarang saya mau tanya semua, yang berjuang di abad 20 itu Yang Mulia Nabi Muhammad apa Ir Sukarno, untuk kemerdekaan? Saya minta jawaban, silakan siapa yang mau jawab berdiri, jawab pertanyaan Ibu ini,” tanya Sukmawati seperti dalam video yang viral.

Rupanya, ucapan Sukmawati itu dinilai sebagai sebuah penistaan terhadap agama. Pihak Koordinator Bela Islam (Korlabi) meminta polisi segera mengusut laporan tersebut karena dituding membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Sukarno.

Laporan kepada polisi sangat serius, karena sudah dilaporkan resmi dan tertuang dalam nomor LP/7363/XI/2019/PMJ/Dit. Reskrimum, tanggal 15 November 2019.

SUKMAWATI MINTA MAAF

Setelah memberikan berbagai klarifikasi via media Sukmawati Soekmawati memberikan tanggapannya dalam program Sapa Indonesia Malam Kompas TV, Senin (18/11/2019).

Dilansir tayangan YouTube Kompas TV, Sukmawati meminta maaf kepada Kadiv Humas Polri. Pasalnya, pidato yang diduga memuat penistaan agama adalah pidato Sukmawati saat menjadi pembicara dalam acara yang diadakan Humas Polri.

“Saya mohon maaf kepada Kadiv Humas Polri yang selalu menjadi penyelenggara grup diskusi kepada masyarakat,” ucap Sukmawati.

Ia meminta maaf lantaran atas ucapannya membuat gaduh masyarakat.

Tahun lalu Sukmawati juga pernah menggunaan strategi ini pada (4/4/2018), ketika puisi ‘Ibu Indonesia’ ciptaannya yang telah memantik kontroversi karena ada teks yang berbunyi, “Yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elok, Lebih merdu dari alunan azan mu”

Sukmawati Soekarnoputri, ditemani Halida Nuriah Hatta, putri bungsu Mohammad Hatta atau Bung Hatta akhirnya meminta maaf atas puisi ‘Ibu Indonesia’ ciptaannya yang telah memantik kontroversi dan menyatakan sama sekali tidak berniat untuk menghina umat Islam. Dan setelah itu semua kontroversinya selesai.

SUKMAWATI PASCA MINTA MAAF

Proses hukum terus berlanjut. Sumawati pun sudah menyerahkan urusan ini kepada penasehat hukum dan pihak yang berwajib.

Dalam pandangan saya, strategi restorasi citra Mortification ini pilihan yang terbaik. Baik salah/tidak merasa salah, meminta maaf merupakan perbuatan yang terpuji, karena seseorang yang berani meminta maaf sejatinya telah menunjukkan keberaniannya dalam berkomitmen untuk bersegera memperbaiki diri.

Mengakui bersalah, dan meminta maaf dari orang-orang yang telah dirugikan atau tersinggung tentu baik. “Jika kita percaya permintaan maaf itu tulus, kita akan memaafkan suatu kesalahan” tulis Benoit.

Meskipun proses hukum berjalan terus, namun kegaduhan di masyarakat sudah berkurang jauh. Demikian juga di ruang media dan ruang publik.

Menurut saya Strategi Mortification ini terbukti sangat efektif sebagai upaya stategis untuk meredam krisis, memulihkan citra, atau reputation recovery, atau image restoration.

[Oleh: Budi Purnomo Karjodihardjo. Penulis adalah seorang mediapreneur dan praktisi komunikasi. Budi dan timnya, RESTART – Media Restoration Agency, menyediakan waktu untuk membantu personal/korporasi yang menghadapi masalah komunikasi dengan pendekatan Image Restoration Theory]


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

NEWS

Ariel Noah Termasuk 10 Orang Pertama di Kota Bandung yang Divaksin Covid-19

Published

on

Vokalis band, Ariel Noah. /Instagram.com/@arielnoah.

JATIM RAYA – Vokalis band Noah Ariel termasuk dari 10 orang pertama di Kota Bandung yang menerima vaksin Covid-19 di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Kota Bandung, Kamis 14 Januari 2021. 

Sebagai publik figur, Ariel diharapkan memberikan pemahaman positif kepada masyarakat terkait pentingnya vaksin untuk melawan pandemic Korona.

Selain Ariel, vaksinasi juga disuntikan kepada Sekda Kota Bandung Ema Sumarma, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol. 

Ulung Sampurna Jaya, seorang perwakilan IDI Kota Bandung, Kepala BPJS Kota Bandung, serta penyanyi Risa Saraswati.

Ariel mengatakan tidak ada rasa ragu terhadap kualitas dan keamanan vaksin. 

Ia hanya merasa kebingungan dengan banyaknya informasi yang beredar di masyarakat namun bukan berasal dari para ahli vaksin dan yang dibicarakan bukan sebuah solusi.

“Pertama kali diberi kabar akan divaksinasi, saya tanya duluan kepada ahlinya. Apa sebernanya yang bakal dimasukan ketubuh saya.”

Pages: 1 2 3


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

NEWS

Positif Narkoba, Suami Penyanyi Nindy Ayunda Jalani Pemeriksaan di Polres Jakbar

Published

on

Penyanyi dan pemain film, Nindy Ayunda. /Instagram.com/@nindyparasadyharsono.

JATIM RAYA – Suami aktris Nindy Ayunda berinisial APH harus diamankan anggota Polres Jakarta Barat karena terlibat kasus narkoba. 

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo membenarkan penangkapan dari suami Nindy Ayunda. 

Ady menjelaskan, APH diringkus di kediamannya yang berlokasi di kawasan Jakarta Selatan.

“Iya benar (penangkapan) itu. Hari Kamis malam, sekitar pukul 20.00 WIB Satres Narkoba mengamankan tersangka APH.”

“Kami amankan di kediamannya di wilayah Jakarta Selatan,” ungkap Ady di Polres Metro Jakarta Barat, Senin 11 Januari 2021. 

Menurut Ady, saat dibekuk APH tengah seorang diri di dalam rumahnya itu. 

Dikatakan kalau APH tak melakukan perlawanan saat diamankan. Justru APH dinilai kooperatif kepada para penyidik.

Pages: 1 2 3


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

NEWS

Polisi Sita Beberapa Butir dari Askara Harsono Suami Nindy Ayunda

Published

on

Penyanyi dan pemain film, Nindy Ayunda. /Instagram.com/@nindyparasadyharsono.

JATIM RAYA – Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo mengatakan, saat ini masih memeriksa Askara Harsono , suami dari penyanyi dan pemain film Nindy Ayunda .

“Nanti kita akan sampaikan pastinya. Yang pasti ada beberapa butir yang diamankan,” ujarnya, Senin 11 Januari 2021..

Meski tak merinci butiran itu apa dan berjenis apa, namun dia memastikan pihaknya masih mendalami kasus ini. 

Penyidikan menyeluruh dilakukan dengan memeriksa Askara yang kini berada di ruang penyidik Unit 1 Satnarkoba Jakbar. 

“Yang bersangkutan sangat kooperatif,” ucap Ady.

Askara Harsono diamankan Satnarkoba Polres Metro Jakarta Barat dari rumahnya di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis 7 Januari 2021. 

Dia dibawa ke kantor polisi karena diduga terjerat narkoba. (pol)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Advertisement

Trending