Connect with us

NASIONAL

GAPKI Peduli Covid-19 Salurkan Bantuan Melalui Kemendag

Published

on

Foto : Penyerahan bantuan GAPKI Peduli, minyak goreng dan masker ke Kementerian Perdagangan. Bantuan diserahkan Direktur Eksekutif GAPKI, diterima Kepala Biro Umum Kementerian Perdagangan

JatimRaya.Com, Jakarta – Masyarakat Indonesia masih dilanda pandemi global COVID-19, yang tidak hanya berdampak terhadap kesehatan namun juga mempengaruhi aktivitas sehari-hari dan ekonomi masyarakat Indonesia. Hal ini menjadi perhatian bersama, tidak terkecuali para pelaku usaha di industri sawit yang tergabung dalam Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI).

Melalui program GAPKI Peduli, GAPKI terus mendukung pemerintah dalam upaya menekan penyebaran virus Corona atau COVID-19 di Indonesia. Setelah bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Kementerian Pertanian, kali ini GAPKI menggulirkan bantuan melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Bantuan diserahkan secara langsung oleh Direktur Eksekutif, Mukti Sardjono kepada Kepala Biro Umum Kemendag, Sugih Rahmansyah pada Rabu (6 Mei 2020) di Kantor Kementerian Perdagangan.

“Sebanyak 11.200 masker dan 1.008 liter minyak goreng diserahkan kepada Kemendag untuk disalurkan kepada masyarakat yang terdampak.” ungkap Mukti Sardjono dalam sambutannya di acara GAPKI Peduli (Rabu, 6/5) di kantor Kementerian Perdagangan.

Menurut Mukti Sardjono, minyak goreng diperlukan sebagai kebutuhan pokok masyarakat Indonesia. “Diharapkan bantuan ini dapat bermanfaat dan meringankan beban masyarakat yang terdampak oleh situasi ini” tambahnya.

Program GAPKI Peduli berupa bantuan masker dan minyak goreng yang menjadi kebutuhan masyarakat saat ini, mendapat sambutan positif dari pihak Kementdag yang disampaikan langsung oleh Sugih Rahmansyah. Pihaknya mengapresiasi GAPKI atas kepeduliannya dengan memberikan bantuan.(*)


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

NASIONAL

Media Hallo Apakabar Group Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2021

Published

on


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

NASIONAL

Merapi Meletus, Sejumlah Daerah Alami Hujan Abu, BPBD Sleman Evakuasi Warga

Published

on

JATIM RAYA – Gunung Merapi merupakan paling aktif di Indonesia, meletus pada Rabu 27 Januari 2021, mengeluarkan awan panas ternyata memiliki jarak luncur hingga 2.000 meter ke Kali Krasak dan Boyong, Sleman.

Akhirnya, dampak erupsi tersebut membuat sejumlah daerah mengalami hujan abu hingga pasir. 

Berdasarkan rilis dari Pusdalops BPBD Sleman, Gunung Merapi mengeluarkan guguran awan panas pada Rabu 27 Januari 2021 sekitar pukul 12.53 WIB dengan amplitudo 55 milimeter dan durasi 317.8 detik.

Kemudian pada pukul 13.32 WIB kembali terjadi guguran awan panas dengan amplitudo 70 milimeter dan durasi 240 detik.

Bahkan kejadian itu, membuat BPBD Sleman mengevakuasi warga Dusun Turgo, Desa Purwobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, ke titik kumpul di SD Sanjaya dan lapangan Tritis.

BPBD Sleman juga mengerahkan armada dan sumberdaya BPBD dan instansi terkait serta relawan untuk membantu proses evakuasi.

Dan juga menyiapkan barak pengungsian Purwobinangun di Watuadeg, Purwobinangun, Pakem.

Pages: 1 2


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading

NASIONAL

Virus Nipah Lebih Mematikan dari Covid-19, Dikhawatirkan Menjadi Pandemi Baru

Published

on

Kelelawar buah yang terinfeksi menjadi salah satu penyebab penyebaran virus Nipah. /Pixabay.com/dustinthewind.

JATIM RAYA – Covid-19 belum berlalu, kini muncul virus yang lebih ganas dan mematikan dikhawatirkan menjadi pandemi baru.

Virus ini dinamai Nipah dan seperti Covid-19 dibawa oleh kelelawar. Belum ada obat untuk virus Nipah ini.

Baca Juga: Daftar & Dapatkan Kredit Bermain 20 Ribu [Ads]

Dunia harus mewaspadai munculnya pandemi baru yang disebabkan oleh virus ini.

Baca Juga: Gunung Merapi Erupsi Besar, Begini Penjelasan Kepala BPPTKG Hanik Humaira

Hasil studi independen seperti diberitakan The Guardian menyatakan belum ada satupun perusahaan farmasi besar di dunia siap jika pandemi Nipah ini terjadi.

Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di media Hallobogor.com dalam artikel  Virus Nipah Lebih Mematikan dari Covid-19, Dikhawatirkan Menjadi Pandemi Baru


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Advertisement

Trending