Connect with us

HOBBY

Panduan Lengkap Cara Mengobati Kucing Demam

Published

on

Pada dasarnya ada dua sebab suhu tubuh kucing bisa meningkat atau demam, yaitu pyrexia dan hipertermia.

JATIM RAYA – Merawat kucing tidak bisa dilakukan asal-asalan, butuh usaha ekstra untuk memeliharanya terutama jika kucing sedang sakit demam. Kucing dikatakan demam apabila suhu tubuhnya 100,4 sampai 102,5 derajat Fahrenheit.

Seperti yang dilansir dari sebuah studi berjudul “Taking Your Cat’s Temperature” dan dipublikasikan di Cornell University College of Veterinary Medicine, kucing kucing dengan suhu tubuh lebih dari 106 derajat Fahrenheit dapat melukai organ dalam di tubuhnya. Nah, supaya ini tidak terjadi maka perlu melakukan pertolongan pertama untuk menyelamatkannya.

Setelah mengetahui penyebab demam pada kucing, selanjutnya Anda harus mengetahui bagaimana cara mengobatinya.

Penyebab Kucing Demam

Sebelum mengetahui cara mengobati kucing demam, Anda harus tahu penyebabnya terlebih dahulu. Pada dasarnya ada dua sebab suhu tubuh kucing bisa meningkat atau demam, yaitu pyrexia dan hipertermia. Pyrexia yang dialami oleh kucing biasanya disebabkan karena respons alami tubuh dalam melawan penyakit. Semakin keras respons tubuh diberikan, maka suhu akan semakin panas.

Pada suhu tertentu akan menyebabkan beberapa organ rusak termasuk otak kucing. Sedangkan Hipertermia diakibatkan oleh paparan suhu panas pada tubuh kucing yang terlalu berlebihan. Apabila hal ini dibiarkan maka akan merusak otak kucing kesayangan Anda.

Gejala Kucing Demam

Adapun beberapa gejala yang menunjukkan jika kucing sedang demam:

  1. Naiknya suhu tubuh kucing sampai 39,1 sampai 39,4 derajat celcius
  2. Nafsu makan menurun
  3. Lesu atau malas bergerak
  4. Bulu-bulu rontok
  5. Tidak mau berinteraksi dengan kucing lain
  6. Nafas cenderung cepat dan pendek
  7. Tubuh gemetar

Cara Mengobati Kucing Demam

Setelah mengetahui penyebab demam pada kucing, selanjutnya Anda harus mengetahui bagaimana cara mengobatinya. Berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menurunkan panas suhu tubuh kucing.

1. Berikan Air Putih

Cara pertama yang bisa dilakukan ketika mengetahui kucing Anda demam adalah memberi air putih. Berikan cukup minum. Hal ini penting dilakukan agar kucing tidak dehidrasi. Dehidrasi biasanya terjadi apabila suhu tubuh kucing meningkat.

Caranya cukup mudah, Anda hanya cukup menyediakan air putih dengan porsi yang cukup banyak di kandang kucing. Jangan lupa untuk mengontrol, apabila habis sesegera mungkin berikan kembali.

2. Dinginkan Tubuh Kucing

Mendinginkan tubuh kucing bisa menjadi cara lain sebelum menggunakan obat apabila terjadi demam. Caranya sangat mudah. Letakkan kucing Anda di tempat berudara sejuk. Bila perlu kipasi tubuhnya.  Apabila dirasa kurang, berikan bantalan es pada tubuh dan cakar kucing.

Hal ini dilakukan apabila kucing Anda tidak rewel atau berontak. Memandikan juga bisa jadi cara untuk mendinginkan tubuh kucing. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir penguapan dan sangat efektif untuk mendinginkan suhu tubuh yang berlebihan.

3. Beri Vitamin B dan Suplemen

Selain dua cara di atas, Anda juga bisa mengkombinasikannya dengan memberikan vitamin B dan suplemen pada kucing. Langkah ini dilakukan agar nafsu makan kucing meningkat. Pemberian vitamin B dan suplemen juga dapat menambah nutrisi pada tubuh kucing. Nutrisi ini bisa jadi pelengkap karena tidak diperoleh dari makanan biasanya.

4. Bawa ke Dokter Hewan

Apabila setelah 24 jam dilakukan tindakan diatas demam kucing belum turun, maka langkah yang paling jitu adalah membawanya ke dokter hewan. Demam lebih dari 24 jam menandakan masalah kesehatan yang cukup serius. Dokter hewan akan mendiagnosa penyebab pasti dari naiknya suhu tubuh.

Apabila terjadi infeksi bakteri, maka dokter hewan akan merekomendasikan cara yang tepat agar demam reda, diantaranya pemberian antibiotik. Jangan coba-coba memberikan antibiotik tanpa sepengetahuan dokter hewan karena dapat berakibat fatal. Dokter hewan akan memberikan resep berupa jenis dan dosis yang harus diberikan.

Selain antibiotik, dokter hewan bisa saja memberikan obat anti demam. Ingat jangan sekali-kali Anda memberikan obat tanpa resep dari dokter hewan. Jenis, dosis dan waktu pemberian obat biasanya sangat spesifik tergantung dari hasil diagnosis dokter hewan.

Apabila Anda tidak bisa berkonsultasi secara langsung dengan dokter hewan, tidak perlu bersedih. Hal ini dikarenakan sekarang bisa memanfaatkan keberadaan aplikasi Halodoc untuk berkonsultasi dengan dokter hewan. Dengan berkonsultasi melalui Halodoc, konsultasi bisa dilakukan dengan cepat dan mudah.

Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan resep obat yang harus Anda berikan kepada kucing Anda yang sedang demam. Tentunya hal ini bisa sangat membantu untuk mengobati kucing yang demam secepat mungkin. Dengan begitu, kondisi yang lebih serius, bisa dihindari.***


Media Indonesia Raya menerima undangan Press Conference, permintaan wawancara eksklusif (atau liputan khusus), dan pengiriman Press Release, melalui email : redindonesiaraya@gmail.com, dan redaksi@indonesiaraya.co.id, atau via wa/SMS : 0878-15557788.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement

Trending