Hujan Deras di Pacitan, Empat Rumah Rusak di Terjang Tanah Longsor

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 1 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah warga tertimpa longsor di wilayah Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Rumah warga tertimpa longsor di wilayah Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

JATIMRAYA.COM – Sedikitnya tercatat empat rumah warga di wilayah Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, berantakan terdera tanah longsor. Bencana alam itu terjadi, diawali hujan deras yang berlangsung di wilayah tersebut, sejak malam sebelumnya hingga Senin pagi (1/4/2024).

Ke empat desa di wilayah dataran tinggi pegunungan, yang tersebar di Kecamatan Kebonagung yang dihampiri bencana hidrometeorologi itu masing-masing Desa Plumbungan, Karangnongko, Kalipelus dan Klesem.

Sedangkan kerusakan yang ditimbulkan akibat terjangan material longsor bervariasi, mulai hancurnya teras rumah, tembok kamar tidur jebol, ruang tamu jebol serta berantakannya bangunan dapur.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ada beberapa rumah warga hancur tertimpa tanah longsor. Jalur antar desa tertutup material, hingga sempat terisolir sebelum dilakukan kerja bakti,” ujar Sugito, relawan wilayah Kecamatan Kebonagung, kepada jurnalis yang minta konfirmasi, Senin (1/4/2024).

Diterangkanya, sebelum terjadinya bencana alam itu di wilayah setempat tengah berlangsung hujan intensitas sedang hingga deras. Hujan di wilayah itu cukup lama, sehingga menyebabkan tanah longsor yang menimpa beberapa rumah penduduk.

Sedangkan warga yang rumahnya menjadi korban timpaan material longsor diantaranya milik Iksanudin, warga Desa Klesem, Tukadi dan Tukiman masing-masing warga Desa Kalipelus. Diantara kondisi kerusakan rumah, tempat tinggal Tukiman tergolong yang mengalami kerusakan berat.

Sejumlah tim penanggulangan bencana yang mendapat laporan langsung melakukan kegiatan kerja bakti. Secara gotong royong mereka membersihkan material longsor berupa bebatuan gunung, pepohonan, tanah lumpur dan kotoran lainnya.

Kegiatan kerja bakti menggunakan peralatan sederhana itu sempat menunggu hujan reda. Para petugas dari unsur BPBD, Tagana, Babinsa, Bhabinkamtibmas, relawan dan masyarakat setempat tidak berani melanjutkan kerja bakti lantaran terjadi hal buruk menimpanya.

Tidak terdapat laporan adanya korban jiwa maupun terluka akibat peristiwa itu. Juga tidak terdapat fasilitas umum berupa jaringan listrik, telepon, gedung sekolah, masjid dan Puskesmas yang terdampak.

Petugas kebencanaan setempat menghimbau agar warga masyarakat, khususnya wilayah Pacitan, diminta meningkatkan kewaspadaannya. Musim hujan di daerah pegunungan seperti Pacitan, memungkinkan terjadinya dampak negatif akibat cuaca. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

The Creative Expedition Behind the Series: SMP Al Muslim Jawa Timur Eksplorasi Animasi dan Dubbing di Mocca Studio
Sidoarjo Jadi Pusat Transformasi AI, Garuda AI Summit 2026 Libatkan ASN dan UMKM
BIP Foundation Siapkan Aksi Sosial 2.000 Anak Disabilitas di Pamekasan
PWI Pamekasan Dorong Wartawan Sajikan Berita Berkualitas dan Berpihak pada Publik
Guyub dan Penuh Tawa, Alumni SMPN 1 Buduran 1989 Gelar Halal Bihalal Sambil Mancing
Jelang Haji 2026, Kemenhaj Sidoarjo Tekankan Kesehatan Jamaah Risti dan Lansia
Polisi Turun ke Sawah, Polsek Prambon Cek Lahan Jagung Petani
Fun Lab Tour, Siswa SMPN 6 Rasakan Serunya Belajar Sains di SMK

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 17:05 WIB

The Creative Expedition Behind the Series: SMP Al Muslim Jawa Timur Eksplorasi Animasi dan Dubbing di Mocca Studio

Selasa, 21 April 2026 - 19:32 WIB

Sidoarjo Jadi Pusat Transformasi AI, Garuda AI Summit 2026 Libatkan ASN dan UMKM

Senin, 20 April 2026 - 16:20 WIB

BIP Foundation Siapkan Aksi Sosial 2.000 Anak Disabilitas di Pamekasan

Senin, 20 April 2026 - 08:49 WIB

PWI Pamekasan Dorong Wartawan Sajikan Berita Berkualitas dan Berpihak pada Publik

Senin, 20 April 2026 - 08:40 WIB

Guyub dan Penuh Tawa, Alumni SMPN 1 Buduran 1989 Gelar Halal Bihalal Sambil Mancing

Berita Terbaru

Lifestyle

“Indonesia Kita Hari Ini”

Rabu, 22 Apr 2026 - 13:46 WIB