Hujan Deras di Pacitan, Empat Rumah Rusak di Terjang Tanah Longsor

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 1 April 2024 - 23:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah warga tertimpa longsor di wilayah Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Rumah warga tertimpa longsor di wilayah Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

JATIMRAYA.COM – Sedikitnya tercatat empat rumah warga di wilayah Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, berantakan terdera tanah longsor. Bencana alam itu terjadi, diawali hujan deras yang berlangsung di wilayah tersebut, sejak malam sebelumnya hingga Senin pagi (1/4/2024).

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Ke empat desa di wilayah dataran tinggi pegunungan, yang tersebar di Kecamatan Kebonagung yang dihampiri bencana hidrometeorologi itu masing-masing Desa Plumbungan, Karangnongko, Kalipelus dan Klesem.

Sedangkan kerusakan yang ditimbulkan akibat terjangan material longsor bervariasi, mulai hancurnya teras rumah, tembok kamar tidur jebol, ruang tamu jebol serta berantakannya bangunan dapur.

“Ada beberapa rumah warga hancur tertimpa tanah longsor. Jalur antar desa tertutup material, hingga sempat terisolir sebelum dilakukan kerja bakti,” ujar Sugito, relawan wilayah Kecamatan Kebonagung, kepada jurnalis yang minta konfirmasi, Senin (1/4/2024).

Diterangkanya, sebelum terjadinya bencana alam itu di wilayah setempat tengah berlangsung hujan intensitas sedang hingga deras. Hujan di wilayah itu cukup lama, sehingga menyebabkan tanah longsor yang menimpa beberapa rumah penduduk.

Sedangkan warga yang rumahnya menjadi korban timpaan material longsor diantaranya milik Iksanudin, warga Desa Klesem, Tukadi dan Tukiman masing-masing warga Desa Kalipelus. Diantara kondisi kerusakan rumah, tempat tinggal Tukiman tergolong yang mengalami kerusakan berat.

Sejumlah tim penanggulangan bencana yang mendapat laporan langsung melakukan kegiatan kerja bakti. Secara gotong royong mereka membersihkan material longsor berupa bebatuan gunung, pepohonan, tanah lumpur dan kotoran lainnya.

Kegiatan kerja bakti menggunakan peralatan sederhana itu sempat menunggu hujan reda. Para petugas dari unsur BPBD, Tagana, Babinsa, Bhabinkamtibmas, relawan dan masyarakat setempat tidak berani melanjutkan kerja bakti lantaran terjadi hal buruk menimpanya.

Tidak terdapat laporan adanya korban jiwa maupun terluka akibat peristiwa itu. Juga tidak terdapat fasilitas umum berupa jaringan listrik, telepon, gedung sekolah, masjid dan Puskesmas yang terdampak.

Petugas kebencanaan setempat menghimbau agar warga masyarakat, khususnya wilayah Pacitan, diminta meningkatkan kewaspadaannya. Musim hujan di daerah pegunungan seperti Pacitan, memungkinkan terjadinya dampak negatif akibat cuaca. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

Pemkab dan BPS Sidoarjo Dampingi Tiga Desa untuk Pembentukan Desa Cantik
Pemkab Sidoarjo Serahkan Santunan JKM dan Beasiswa pada Keluarga Almarhum Kepala Dusun Simpang
Plt Bupati Subandi Berharap Guru Penggerak Membawa Perubahan Positif Bagi dunia Pendidikan di Sidoarjo
Liga Kemerdekaan Pesawad Old Star Resmi di Buka, Plt Bupati Subandi: Ajang Pererat Tali Silaturahmi Serta Menginspirasi Generasi Muda
KKN Unusida, Plt Bupati Sidoarjo Berpesan Agar Mahasiswa Laksanakan KKN dengan Baik dan Penuh Rasa Tanggung Jawab
Puluhan Wartawan Jatim Desak PWI Pusat Segera Gelar KLB
Sport Tourism Pelaku Usaha Industri Olahraga Jadi Motor Penggerak Ekonomi
Jelang Fajar, Kandang dan Puluhan Ribu Ekor Ayam di Madiun Jadi Sasaran Si Jago Merah
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 24 Juli 2024 - 10:57 WIB

Tindak Pidana Perdagangan Orang, 50 WNI Dikirim ke Australia untuk Dijadikan Pekerja Seks Komersial

Rabu, 24 Juli 2024 - 09:06 WIB

18 Kabupaten dan Kota di Jawa Timur, NTT dan NTB Alami Kekeringan, Kurang Hujan dengan Kategori Ekstrem

Jumat, 19 Juli 2024 - 10:41 WIB

Menko PMK Muhadjir Effendy: Keutuhan Bangsa Negara Sangat Ditentukan Ibu dan Anak

Rabu, 17 Juli 2024 - 10:17 WIB

Kejaksaan Agung Periksa 3 Orang Saksi Termasuk Ditjen Bea Cukai dalam Kasus Importasi Gula PT SMIP

Senin, 15 Juli 2024 - 20:31 WIB

Di Forum Muhammadiyah, LaNyalla Sampaikan Pentingnya Tekad Bersama Hadapi Tantangan ke Depan yang Lebih Berat

Senin, 15 Juli 2024 - 13:07 WIB

Menko Muhadjir Berikan Apresiasi Terhadap Keberhasilan Pasar Yosomulyo Pelangi

Senin, 15 Juli 2024 - 09:00 WIB

Ada Insiden Penembakan Donald Trump, Begini Respons Istana Jakarta Terkait Pengamanan Presiden Jokowi

Kamis, 11 Juli 2024 - 12:05 WIB

Kemenko PMK Prof Warsito Tekankan Pemerintah Daerah dan Stakeholders Perkuat Peran Fungsi Museum

Berita Terbaru