Menko PMK Muhadjir: Yogyakarta Bisa Jadi Pusat Kenalkan Sejarah Muhammadiyah

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 18 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Muhadjir hadiri Munas 1 Jaringan Wisata Muhammadiyah (JWM) di Yogyakarta.

Menko Muhadjir hadiri Munas 1 Jaringan Wisata Muhammadiyah (JWM) di Yogyakarta.

JATIMRAYA.COM, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) sekaligus Ketua PP Muhammadiyah Muhadjir Effendy mengatakan, pengelolaan wisata Muhammadiyah harus menerapkan asas inklusivitas.

Inklusivitas yang dimaksudnya adalah menerima perubahan dan perkembangan zaman serta melihat berbagai peluang yang ada tanpa melihat unsur keorganisasian.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan pidato kunci pada kegiatan Musyawarah Nasional 1 Jaringan Wisata Muhammadiyah (JWM) di SM Tower, DI Yogyakarta, pada Jumat (17/11/2023).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perlu ada renungan mendalam terutama berkaitan dengan mengembangkan industri pariwisata Muhammadiyah. Muhammadiyah harus inklusif, jangan hanya menyediakan industri wisata untuk anggota Muhammadiyah,” ujarnya.

Muhadjir menuturkan, salah satu hal yang bisa dikembangkan dalam wisata Muhammadiyah adalah membangun situs rekam jejak founding father Muhammadiyah K.H Ahmad Dahlan di Kampung Kauman Yogyakarta.

Menurutnya, situs rekam jejak perjuangan pendirian organisasi Muhammadiyah yang dilakukan oleh K.H Ahmad Dahlan bisa menjadi objek wisata religi yang sangat besar manfaatnya untuk edukasi masyarakat luas.

Dia mengatakan, Yogyakarta bisa menjadi pusat dalam mengenalkan sejarah Muhammadiyah pada masyarakat luas.

“Kauman situs Muhammadiyah kalau bisa harus ada rekonstruksi besar-besaran di Kauman. Di mana Kyai Dahlan melaksanakan salat, musholla, kemudian di mana beliau suka wudu, di mana dia tidurnya, kemudian ziarah makam, situs tempat momen Kiyai Dahlan dan Assabiqunal Awwalun,” ucap Muhadjir.

Menurut Muhadjir, Muhammadiyah harus lebih inklusif dan terbuka dengan perubahan. Di mana juga termasuk melakukan pembiasaan terhadap salawat, ziarah makam, yang juga bisa menjadi potensi wisata Muhammadiyah. Dan dia juga mengatakan Muhammadiyah tidak boleh mengkotak-kotakan dalam hal pariwisata.

“Harus ada keberanian untuk lebih inklusif. Saya bayangkan kalau itu dibuka lebih inklusif sensitif terhadap perubahan inovasi,” ucapnya.

Dalam hal ini, Menko PMK juga mendorong agar anak-anak muda Muhammadiyah bergerak dan bisa menekuni dunia pariwisata untuk kesjahteraan masyarakat Muhammadiyah.

“Talent scouting anak muda dari Muhammadiyah untuk menekuni dunia bisnis pariwisata. Karena ke depan green economy backbonenya industri wisata,” ungkapnya.

Muhadjir mengatakan, kedepannya industri pariwisata akan sangat strategis. Karenanya dia meminta ke depannya Muhammadiyah bisa terus memperkuat pariwisata dana melihat peluang yang ada.

“Saya rasa ini sangat strategis. Ada sesuatu yang sangat esensial untuk memperkuat posisi Muhammadiyah ke depan. Harus inklusif. Kalau ga perlu dikit-dikit Muhammadiyah. Harus lebih banyak inklusif dan profit. Social enterprise,” imbuh Muhadjir.

Dalam kesempatan tersebut hadir Ketua Badan Pengurus Pusat Jaringan Wisata Muhammadiyah (JWM) Muhsin B Thoyib Arbas, Ketua Perkumpulan Pariwisata Halal Indonesia (PPHI) Riyanto Sofyan, Jajaran Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dan jajaran PWM DIY. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

RIV Diakui Dunia, Raih Best Multi-Asset Trading Platform hingga Most Trusted Brand
Andy Setiawan Pimpin Hallo.id, Hadirkan Media Ekonomi yang Tajam, Akurat, dan Kredibel
PWI Pusat Soroti Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Kebebasan Pers Harus Dijaga
Penguatan AD/ART, PWI Pusat Sosialisasi Lima Peraturan Organisasi
PCM Grand Wisata Ucapkan Terima Kasih kepada Donatur, TK ABA 12 Siap Tingkatkan Mutu Pendidikan
PWI Pusat Berlakukan Reaktivasi Keanggotaan hingga Akhir 2026 untuk Tertibkan Administrasi
LaNyalla Mahmud Mattalitti: Pidato Prabowo Subianto Bukti Keberanian Politik Kembalikan SDA untuk Rakyat
Muhadjir Effendy Blusukan ke Pemukiman Jamaah Haji Indonesia, Ingatkan Fokus Wukuf di Arafah

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:13 WIB

RIV Diakui Dunia, Raih Best Multi-Asset Trading Platform hingga Most Trusted Brand

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Andy Setiawan Pimpin Hallo.id, Hadirkan Media Ekonomi yang Tajam, Akurat, dan Kredibel

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:18 WIB

PWI Pusat Soroti Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Kebebasan Pers Harus Dijaga

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:40 WIB

Penguatan AD/ART, PWI Pusat Sosialisasi Lima Peraturan Organisasi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:07 WIB

PCM Grand Wisata Ucapkan Terima Kasih kepada Donatur, TK ABA 12 Siap Tingkatkan Mutu Pendidikan

Berita Terbaru