Respons Kritik Prabowo, Polres Pamekasan Pastikan FGD Tak Sekadar Seremonial

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 14 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana hangat saat Polres Pamekasan menggelar FGD bersama elemen masyarakat. (Ist)

Suasana hangat saat Polres Pamekasan menggelar FGD bersama elemen masyarakat. (Ist)

JATIMRAYA.COM – Kritik tajam Presiden Prabowo Subianto terhadap maraknya kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang dinilai sering kali terjebak dalam acara seremonial dan pemborosan anggaran, direspons secara bijak oleh jajaran Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan.

Menanggapi hal tersebut, Kasihumas Polres Pamekasan menegaskan bahwa pihaknya sangat mendukung penuh dan sejalan dengan arahan Presiden. Namun, ia menekankan bahwa FGD yang diselenggarakan oleh Polres Pamekasan memiliki pendekatan yang jauh berbeda.

“Pada prinsipnya, Polres Pamekasan sangat mendukung dan sepakat dengan arahan Presiden Prabowo bahwa kegiatan pemerintah tidak boleh sekadar seremonial atau pemborosan. FGD yang dilaksanakan Polres Pamekasan sifatnya action-oriented (berbasis aksi nyata),” ujar Kasihumas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa dalam ruang FGD tersebut, Polres Pamekasan mengumpulkan para tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan (stakeholder) bukan untuk sekadar berdiskusi mengenai teori, melainkan merumuskan solusi konkret atas berbagai dinamika serta permasalahan yang terjadi di wilayah hukum Pamekasan.

Langkah ini juga sejalan dengan komitmen Kapolres Pamekasan dalam memperkuat sinergi dan kebhinekaan di tengah elemen masyarakat. Setiap poin kesepakatan yang lahir dari forum diskusi tersebut dipastikan akan langsung dieksekusi di lapangan.

“Dengan demikian, output utama dari agenda FGD ini bukan sekadar lembaran dokumen rekomendasi, melainkan langkah kerja bersama secara nyata demi menjaga kondusivitas serta kenyamanan seluruh warga Pamekasan,” tegas Ipda Yoni.

Sebelumnya, Guna mempererat persatuan dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Kapolres Pamekasan AKBP Wahyu Hidayat, menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertajuk “Merawat Bhinneka Tunggal Ika Memperkuat Kesatuan Bangsa di Tengah Polarisasi dan Ruang Digital” di Ruang Rapat Tatag Trawang Tungga Polres Pamekasan, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan diskusi ini dihadiri langsung oleh Pejabat Utama Polres Pamekasan, Ketua Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kab. Pamekasan Farid Afandi beserta pengurus, tokoh masyarakat, perwakilan Sabuk Kamtibmas, hingga organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Pamekasan. (as)

Berita Terkait

Jelang Penutupan Bakti TNI AD, Pemkab Sumenep Perkuat Kebersihan Kawasan GOR A. Yani
Dugaan Pelanggaran APBD Disorot, LBH Pusara Minta Nama Anggota DPRD Pamekasan Dibuka
DKS Genap 55 Tahun, Seniman Surabaya Teguhkan Komitmen Menjaga Denyut Kebudayaan
LDII Jatim dan PWI Bahas Sinergi Pelatihan Jurnalistik hingga Kegiatan Sosial
PWI Jatim Bekali 75 Siswa MAN Sidoarjo Teknik Menulis dan Verifikasi Berita
Jelang Konferensi PWI Jatim, DPS Keluar, Masa Sanggah hingga 2 Oktober 2026
Regenerasi Kepemimpinan, Dr. Nur’annafi Pimpin Fikom Unitomo Periode 2026–2030
Goes to School, Polresta Sidoarjo Tanamkan Disiplin dan Karakter kepada Pelajar

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:04 WIB

Jelang Penutupan Bakti TNI AD, Pemkab Sumenep Perkuat Kebersihan Kawasan GOR A. Yani

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Dugaan Pelanggaran APBD Disorot, LBH Pusara Minta Nama Anggota DPRD Pamekasan Dibuka

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:50 WIB

DKS Genap 55 Tahun, Seniman Surabaya Teguhkan Komitmen Menjaga Denyut Kebudayaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:10 WIB

LDII Jatim dan PWI Bahas Sinergi Pelatihan Jurnalistik hingga Kegiatan Sosial

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:27 WIB

PWI Jatim Bekali 75 Siswa MAN Sidoarjo Teknik Menulis dan Verifikasi Berita

Berita Terbaru