3 Penumpang Dilaporkan Tewas dalam Tragedi Tabrakan ‘Adu Banteng’ 2 Bus Cepat Antar Provinsi di Ngawi

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 31 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kedua bus bertabrakan di lokasi kejadian, Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng, saat berusaha menghindari penyeberang jalan. (Dok. FIN)

Kedua bus bertabrakan di lokasi kejadian, Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng, saat berusaha menghindari penyeberang jalan. (Dok. FIN)

JATIMRAYA.COM – Dua buah bus cepat antar provinsi mengalami kecelakaan di wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis, 31 Agustus 2023.

Dalam insiden itu dilaporkan sebanyak 3 penumpang, termasuk kedua sopir bus, meninggal dunia di tempat kejadian.

Suasana di lokasi kejadian masih darurat. Jumlah pasti korban tewas dalam insiden itu masih belum fix.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedua bus bertabrakan di lokasi kejadian, Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng, saat berusaha menghindari penyeberang jalan. (Dok. FIN)
Kedua bus bertabrakan di lokasi kejadian, Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng, saat berusaha menghindari penyeberang jalan. (Dok. FIN)

Selain ada yang menyebut 3 orang tewas, disebut pihak lain terdapat 4 atau 7 orang yang tewas dalam kecelakaan itu.

Sejumlah warga yang berada di lokasi kejadian menuturkan, kedua bus cepat yang terlibat kecelakaan itu (Bus Eka dan Bus Sugeng Rahayu) sama-sama melayani trayek reguler, Surabaya – Jogyakarta.

Menurut sumber di lapangan, Bus Eka meluncur cepat dari Ngawi (Utara) hendak menuju terminal transit di Maospati, Magetan, sebelum melanjutkan ke kota tujuan akhir, Surabaya, melalui sejumlah kota lainnya.

Sementara Bus Sugeng Rahayu juga bergerak cepat dari arah berlawanan (Selatan), hendak menuju terminal transit di Ngawi, sebelum mengantarkan penumpangnya ke terminal akhir, Jogyakarta.

Saat kedua bus itu berpapasan di lokasi kejadian, Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng, kedua bus berusaha menghindari penyeberang jalan.

Laju kedua kendaraan tidak terarah, saling tumbuk beradu muka, tabrakan “adu banteng”.

“Kecelakaan dua bus. Menghindari penyeberang jalan. Kejadian di wilayah Kecamatan Geneng, Ngawi,” kata warga diantara kerumunan.

Sementara sumber Tim Public Safety Center (PCS) Ngawi menyebutkan, sedikitnya tercatat sebanyak 3 orang tewas dalam insiden itu.

Korban tewas sebagai penumpang kedua bus yang celaka, termasuk kedua pengemudinya.

Kondisi jasad kedua sopir bus itu mengenaskan. Jasad sopir Bus Sugeng Rahayu melesat keluar dari kabin kemudinya.

Jasadnya ditemukan tergeletak di aspal jalan, beberapa meter dari bangkai bus yang dikemudikannya.

Sedangkan jasad sopir Bus Eka terjepit diantara kabin kemudi, yang berubah bentuk akibat hantaman keras keduanya saat bertabrakan.

“Semua korban tewas sudah dievakuasi ke Kamar Jenazah RSUD dr. Soeroto Ngawi. Semuanya tujuh orang,” kata relawan PSC itu.

Kondisi kedua bus yang bertabrakan tak tergambarkan bentuknya. Bus Eka kehilangan mukanya.

Sedangkan Bus Sugeng Rahayu nampak kehilangan kedua kaki depannya. Hingga bus memendek, lantaran body bus sebatas roda langsung menyentuh aspal.

Selain korban tewas, juga tercatat adanya sejumlah korban luka dari kedua penumpang bus. Para korban langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat, dan rumah sakit lainnya.

Lantaran bangkai kedua bus yang celaka itu memenuhi badan jalan, praktis jalur lalu lintas kedua sisi jalan mengalami kemacetan beberapa saat. Arus keluar masuk lalu lintas dialihkan sementara jalur alternatif.

Aparat Kepolisian Lalu Lintas Polres Magetan yang menangani kasus ini, masih sibuk melakukan olah tempat kejadian. Polisi juga tengah memintai keterangan sejumlah saksi mata yang mengetahui kejadiannya.

Guna memastikan penyebab terjadinya kecelakaan, polisi juga mengevakuasi dua bangkai bus untuk diperiksa lanjutan. (FIN)

Berita Terkait

Piala PWI Tuban Esport Season III Diikuti Lebih Banyak Peserta, DPRD Beri Dukungan
DPPP Sidoarjo Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan
Turunkan 20 Atlet, Senam Sidoarjo Koleksi 9 Medali di Kejurprov Jatim
Bupati Subandi Apresiasi Jargas, Pengeluaran Gas Warga Bisa Turun hingga Setengah
Polsek Krian Tangani Kebakaran Gudang Rongsokan di Barengkrajan
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Taman dan Petani Panen 13 Ton Jagung
Cegah Banjir, Polsek Tulangan Bersama Pelajar dan Sungai Watch Bersihkan Sungai
Peduli Korban KM Virgo Transport 8, Polsek Krian Gelar Doa Bersama

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:15 WIB

Piala PWI Tuban Esport Season III Diikuti Lebih Banyak Peserta, DPRD Beri Dukungan

Sabtu, 19 September 2026 - 17:01 WIB

DPPP Sidoarjo Gelar Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan Peliharaan

Sabtu, 19 September 2026 - 16:54 WIB

Turunkan 20 Atlet, Senam Sidoarjo Koleksi 9 Medali di Kejurprov Jatim

Sabtu, 19 September 2026 - 16:29 WIB

Bupati Subandi Apresiasi Jargas, Pengeluaran Gas Warga Bisa Turun hingga Setengah

Sabtu, 19 September 2026 - 16:22 WIB

Polsek Krian Tangani Kebakaran Gudang Rongsokan di Barengkrajan

Berita Terbaru

Pers Rilis

Konvensi Manufaktur Dunia 2026 Resmi Dibuka di Hefei, Anhui

Senin, 21 Sep 2026 - 09:11 WIB