Hadapi Perubahan Iklim, Gubernur Jawa Timur Desak Penghijauan

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 28 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jatim dalam sesi wawancara bersama media di Bendungan Selorejo.

Gubernur Jatim dalam sesi wawancara bersama media di Bendungan Selorejo.

JATIMRAYA.COM, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengambil langkah proaktif untuk menghadapi perubahan iklim dengan mengintensifkan upaya penanaman pohon di seluruh wilayah. Menyadari kebutuhan mendesak untuk mengatasi tantangan lingkungan akibat perubahan iklim, Gubernur Parawansa menyoroti pentingnya tanggung jawab kolektif dalam melestarikan lingkungan.

“Pohon mempunyai peran yang sangat penting dalam mereduksi gas rumah kaca sebagai penyebab utama pemanasan global dan perubahan iklim. Oleh karena itu, diharapkan penanaman pohon ini dapat mengurangi jejak karbon untuk melawan perubahan iklim,” ungkap Khofifah disela-sela agenda penanaman 1.500 bibit Pohon Durian Musang King dan Alpukat Aligator di Kawasan Bendungan Selorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, Rabu (27/9).

Dalam agenda lanjutan Kesiapsiagaan Dampak El Nino dan Banjir, Khofifah mengambil langkah signifikan dalam mendukung ekosistem lokal dengan membagikan 50 ribu bibit ikan dan udang di bendungan yang terletak di kaki Gunung Kelud. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan keanekaragaman hayati di wilayah tersebut dan memberikan peluang mata pencaharian tambahan bagi masyarakat setempat. Benih yang dibagikan meliputi berbagai jenis seperti tawes, baderbang, wader, nila, gurame, dan udang raja.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara tersebut dihadiri oleh beberapa tokoh antara lain Danrem 083/Baladhika Jaya, Pj. Walikota Batu, serta perwakilan Forkopimda Malang Raya dan beberapa Kepala OPD Pemprov Jatim.

Perubahan iklim merupakan isu mendesak yang tidak hanya berdampak pada masyarakat Indonesia tetapi juga seluruh dunia, seperti disampaikan Khofifah.

Konsekuensi perubahan iklim tersebar luas dan tidak hanya berdampak pada manusia, hewan dan tumbuhan juga terkena dampak yang signifikan. Untuk melawan laju perubahan iklim, Khofifah menekankan pentingnya melakukan tindakan nyata.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menanam pohon. Meskipun penanaman pohon tampak sederhana dan tidak berarti, namun dampak dan kontribusinya sangat besar. Pepohonan berperan penting dalam menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen, sehingga mengurangi dampak perubahan iklim. Dengan mendorong penanaman pohon, kita dapat membuat perbedaan yang signifikan dalam mengatasi tantangan global ini.

“Kalau kita menanam pohon, maka pohon itu akan menghasilkan oksigen dan menyerap karbondioksida dan gas beracun lainnya sehingga udara yang dihasilkan pun akan bersih dan sehat,” terangnya.

Gubernur Khofifah menekankan pentingnya merawat pohon yang ditanam dengan baik, karena berpotensi memberikan manfaat yang maksimal. Dengan memastikan bahwa pohon-pohon yang telah ditanam ataupun telah tumbuh untuk dijaga dan dipelihara, mereka dapat berkontribusi secara efektif dalam mengatasi perubahan iklim dan dampaknya.

Khofifah berharap inisiatif penanaman pohon ini dapat menginspirasi dan mendorong pihak swasta dan masyarakat untuk juga berpartisipasi dalam aksi serupa. Dengan bekerja secara kolektif untuk mencapai tujuan ini, dampak dari upaya-upaya ini dapat ditingkatkan secara signifikan, sehingga menghasilkan respons yang lebih efektif terhadap perubahan iklim dan tantangan-tantangan yang terkait dengannya.

“Memang menanamnya ini hal gampang dan sederhana. Tapi siapa yang merawat dan memelihara bibit pohon juga harus benar-benar diperhatikan. Ini supaya nanti di kemudian hari bisa kita rasakan manfaatnya, dari keteduhannya, oksigennya, hingga buahnya. Maka tadi saya tanya, siapa yang memelihara tanaman? Yang ini yang kita tandur,” katanya. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

Khofifah Apresiasi 505 Sekolah Jatim yang Berpartisipasi dalam ImagiNation 2026
GMNI FISIP dan Teknik UNTAG Surabaya Gelar Kaderisasi Dasar 2026, Perkuat Ideologi Marhaenisme
Kapolresta Tuban Ajak Mahasiswa Jadi Pelopor Informasi Sehat dan Tangkal Hoaks
PWI Tuban Goes to Campus, Ajak 120 Mahasiswa STAI Senori Jadi Pelopor Informasi Sehat
Dihadiri 40 Ribu Penonton, Konser Slank di Banyuwangi Tutup Tur Nasional 10 Kota
Bupati Sumenep Luncurkan Program Sumenep Bersih Pagi Hari, Patriot Kebersihan Dapat Insentif
Lutfil Hakim Calon Tunggal Ketua PWI Jatim, Konferda Digelar 13 November
Bertemu Khofifah, LDII Jatim Bahas Rakerwil dan Peresmian Gedung Tiga Lantai

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 16:21 WIB

Khofifah Apresiasi 505 Sekolah Jatim yang Berpartisipasi dalam ImagiNation 2026

Jumat, 6 November 2026 - 07:27 WIB

GMNI FISIP dan Teknik UNTAG Surabaya Gelar Kaderisasi Dasar 2026, Perkuat Ideologi Marhaenisme

Rabu, 4 November 2026 - 20:47 WIB

Kapolresta Tuban Ajak Mahasiswa Jadi Pelopor Informasi Sehat dan Tangkal Hoaks

Rabu, 4 November 2026 - 20:40 WIB

PWI Tuban Goes to Campus, Ajak 120 Mahasiswa STAI Senori Jadi Pelopor Informasi Sehat

Senin, 2 November 2026 - 17:56 WIB

Dihadiri 40 Ribu Penonton, Konser Slank di Banyuwangi Tutup Tur Nasional 10 Kota

Berita Terbaru

Lifestyle

Trisakti dan Keberanian Mengoreksi Kawan

Sabtu, 7 Nov 2026 - 10:05 WIB