JATIMRAYA.COM – Juru Bicara BUMN Arya Sinulingga menanggapi pernyataan Anies Baswedan, yang mengkritik rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan.
Dalam narasinya, Anies menyebut anggaran untuk IKN jika dipakai untuk membangun puskesmas, maka seluruh kelurahan yang belum ada puskesmas akan ada.
Jika dipakai untuk kesejahteraan polisi atau tentara maka akan meningkat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Arya Sinulingga, sudah waktunya bandul pembangunan dipindah ke Kalimantan.
Sebab sumber daya alam yang dikeruk dari Kalimantan sudah memberikan kontribusi besar untuk Indonesia.
Lihat juga konten video, di sini: VIDEO: Dapat Dukungan dari Pandawa Lima, Prabowo Subianto: Ksatria, Tak Seperti Kurawa Selalu Marah-marah
Kata Arya Sinulingga, saat ini, semua pembangunan terpusat di Jawa.
Baca Juga:
Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat HUT RI di Pabean Sidoarjo, Hadiah Utama Umrah
Dukung Gus Kikin Pimpin PBNU, Lora Hasyim Tekankan Harapan untuk Warga Nahdliyin
Hisense Perkenalkan Peran AI yang Mempermudah Aktivitas Sehari-hari di IFA 2026
Sehingga banyak fenomena anak-anak muda terbaik di luar Jawa justru merantau ke Jawa.
“Akibatnya kalaupun dikasih pembangunan, orang-orang terbaiknya pergi ke Jawa,” katanya.
Lihat juga konten video, di sini: VIDEO: Ajak Tampil dengan Kebaikan di 2024, Calon Presiden Prabowo Subianto: Rakyat Suka yang Hatinya Gembira
“Ekspor batubara di Kalimantan Timur mencapai Rp100 triliun. Itu baru dari Kalimantan Timur belum Kalimantan secara keseluruhan,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.
Baca Juga:
Kecelakaan di Jalan Raya Kesatria, Polsek Buduran Evakuasi Dua Korban
Konferda GMNI Jatim Ricuh, Ketua DPC GMNI Jember Mengaku Dihantam Batu hingga Bibir Robek
Menurut dia, sudah waktunya membalas apa yang sudah diberikan Kalimantan untuk Indonesia. Kontribusi Kalimantan untuk Indonesia sudah sangat besar.
“Kalau cuma Rp600 triliun, untuk pembangunan ibu kota baru, itu kecil dibanding kontribusi Kalimantan,” ujar Arya Sinulingga.***














