Berteduh Saat Hujan, Dua Orang Warga Magetan Meninggal Akibat Tertimpa Barongan Bambu

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 22 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat sekitar evakuasi Barongan bambu ambruk yang menimpa warga.

Masyarakat sekitar evakuasi Barongan bambu ambruk yang menimpa warga.

JATIMRAYA.COM – Dua orang pria warga Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengalami nasib apes saat berteduh dari guyuran hujan di bawah barongan bambu. Salah seorang diantaranya tewas, saat barongan bambu itu tiba-tiba ambruk oleh hempasan hujan angin, Minggu (21/4/2024).

Kedua korban diketahui bernama Lagiono, warga Kelurahan Kraton, Kecamatan Maospati. Dia tewas seketika akibat tertindih barongan bambu, dalam ikatan rumpun yang besar.

Seorang korban lagi bernama Gatot, warga Kelurahan Maospati, Kecamatan Maospati. Dia mengalami luka berat yang akhirnya dirujuk ke RSUD dr. Sayidiman, Magetan, setelah menjalani perawatan di Puskesmas Maospati.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kecuali korban jiwa dan terluka, dampak bencana hidrometeorologi itu merusak satu unit sepeda motor. Kendaraan bermotor itu diduga sebagai tumpangan kedua korban, sebelum akhirnya berteduh.

“Untuk korban yang terluka (Gatot) sampai kini masih dalam perawatan di RSUD dr. Sayidiman,” sebut Gigin Pusdalops BPBD Kabupaten Magetan kepada jurnalis.

Disebutkan sumber BPBD setempat, sore itu di wilayah Kecamatan Maospati berlangsung hujan intensitas sedang sampai tinggi, yang disertai angin kencang.

Cuaca buruk itu memicu tumbangnya barongan bambu yang tumbuh di area tepi persawahan Keluarahan Kraton.

Sedangkan kedua korban saat itu tengah berada di bawah barongan bambu, bermaksud untuk berteduh dari deraan hujan angin. Tak hayal, kedua korban pun tertindih sekumpulan batang bambu itu hingga tewas dan terluka.

“Saat dievakuasi, korban yang satu dalam keadaan tewas. Satunya lagu mengalami luka-luka,” kata Priyadi, warga yang berada di lokasi.

Warga masyarakat di sekitar lokasi kejadian berusaha membersihkan barongan bambu, guna mengevakuasi kedua korban. Gotong royong dilakukan warga, menggunakan perlengkapan pertukangan sederhana.

Polisi setempat masih melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.

Aparat keamanan menghimbau, masyarakat diminta selalu berhati-hati dan pandai menjaga diri sepanjang musim penghujan ini. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

Dari Loper Koran ke Tanah Suci, Perjalanan Haji Syaiful Anam Mengharukan
RSUD Dolopo Luncurkan Mobil Jawara, Layanan Antar Pasien Pulang Gratis
Di Hadapan Ulama dan Relawan, Anies Baswedan Tegaskan Perjuangan Belum Selesai
UMKM Sidoarjo Kurang Diminati, Bupati Subandi Minta Sekolah Berpihak pada Produk Lokal
Pelajar SMKN di Magetan Tewas di Sungai Ngujur, Diduga Terjerat Hutang Judi Online
The Creative Expedition Behind the Series: SMP Al Muslim Jawa Timur Eksplorasi Animasi dan Dubbing di Mocca Studio
Sidoarjo Jadi Pusat Transformasi AI, Garuda AI Summit 2026 Libatkan ASN dan UMKM
BIP Foundation Siapkan Aksi Sosial 2.000 Anak Disabilitas di Pamekasan

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 16:24 WIB

Dari Loper Koran ke Tanah Suci, Perjalanan Haji Syaiful Anam Mengharukan

Sabtu, 25 April 2026 - 16:36 WIB

RSUD Dolopo Luncurkan Mobil Jawara, Layanan Antar Pasien Pulang Gratis

Sabtu, 25 April 2026 - 10:20 WIB

Di Hadapan Ulama dan Relawan, Anies Baswedan Tegaskan Perjuangan Belum Selesai

Jumat, 24 April 2026 - 21:49 WIB

UMKM Sidoarjo Kurang Diminati, Bupati Subandi Minta Sekolah Berpihak pada Produk Lokal

Jumat, 24 April 2026 - 05:53 WIB

Pelajar SMKN di Magetan Tewas di Sungai Ngujur, Diduga Terjerat Hutang Judi Online

Berita Terbaru

Pers Rilis

Praktik Integrasi “Eco+” Ningbo Ditampilkan dalam Forum SCO

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:30 WIB

Nasional

KLH Diminta Tindak Ilegal Smelter PT TPA di Karawang

Selasa, 28 Apr 2026 - 16:37 WIB