Bupati Subandi Bawa Pulang Bantuan 7.223 Sambungan Gas Bumi dari Kementerian ESDM

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 19 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sidoarjo Subandi teken nota kesepahaman (MoU) antara Ditjen Migas dan 15 pemerintah kabupaten/kota di Indonesia yang ditandatangani di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (18/9/2025).

Bupati Sidoarjo Subandi teken nota kesepahaman (MoU) antara Ditjen Migas dan 15 pemerintah kabupaten/kota di Indonesia yang ditandatangani di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (18/9/2025).

JATIMRAYA.COM – Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Sidoarjo. Bupati Subandi berhasil membawa pulang bantuan 7.223 sambungan rumah (SR) jaringan distribusi gas bumi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas).

Bantuan ini resmi dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) antara Ditjen Migas dan 15 pemerintah kabupaten/kota di Indonesia yang ditandatangani di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (18/9/2025).

Bupati Sidoarjo, Subandi, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan pemerintah pusat.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, Kabupaten Sidoarjo mendapat 7.223 SR untuk dua kecamatan, yaitu Waru dan Candi. Ini langkah besar agar masyarakat bisa menikmati energi yang lebih murah,” ujarnya.

Menurut Subandi, penggunaan jaringan gas jauh lebih hemat dibanding LPG 3 Kg. Biaya bulanan jaringan gas hanya sekitar Rp34.000, jika memakai LPG 3 Kg, satu keluarga bisa menghabiskan hingga 6 tabung per bulan.

“Semoga bantuan ini dikelola dengan baik dan mampu menopang perekonomian Sidoarjo,” tambahnya.

Dari Provinsi Jawa Timur, hanya Kabupaten Sidoarjo dan Gresik yang mendapatkan bantuan. Secara nasional, Ditjen Migas mengalokasikan 115.264 SR jaringan gas rumah tangga.

Dirjen Migas, Laode Sulaeman, menjelaskan pembangunan jaringan gas bumi ini dilakukan melalui skema kontrak dan akan dimulai pada November 2025.

“Kami berharap pemerintah daerah segera menyiapkan aspek teknis dan administratif agar pembangunan berjalan lancar,” jelasnya.

Selain menekan biaya energi rumah tangga, jaringan gas bumi juga menjadi bagian dari transformasi energi nasional menuju sumber energi yang lebih bersih, murah, dan berkelanjutan. (Fid)

Berita Terkait

Achmad Muhlis Beberkan Fakta Perundungan Santri dalam Orasi Guru Besar
Tragis! Balita Terjatuh dari Lantai 3 Rumah Sakit di Madiun, Meninggal Dunia
Pengamanan May Day 2026, Polresta Sidoarjo Turunkan 1.200 Personel
Bupati Nganjuk Apresiasi Diklat Jurnalistik PWI, Dorong Guru Aktif Produksi Konten
PWI Jatim Gelar Pelepasan Jemaah Haji, 11 Wartawan Siap ke Tanah Suci
AMYGI 2026: Siswa Kelas XI SMA Al Muslim Asah Diplomasi dan Kepemimpinan Global
Mobil Kijang Tua Terbakar di Magetan Saat Dipanasi, Kerugian Capai Rp60 Juta
Doktor Baru IBS PKMKK, Tanda Transformasi Pesantren Modern Berbasis Riset

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:57 WIB

Achmad Muhlis Beberkan Fakta Perundungan Santri dalam Orasi Guru Besar

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:43 WIB

Tragis! Balita Terjatuh dari Lantai 3 Rumah Sakit di Madiun, Meninggal Dunia

Kamis, 30 April 2026 - 20:40 WIB

Pengamanan May Day 2026, Polresta Sidoarjo Turunkan 1.200 Personel

Kamis, 30 April 2026 - 18:17 WIB

Bupati Nganjuk Apresiasi Diklat Jurnalistik PWI, Dorong Guru Aktif Produksi Konten

Kamis, 30 April 2026 - 16:52 WIB

PWI Jatim Gelar Pelepasan Jemaah Haji, 11 Wartawan Siap ke Tanah Suci

Berita Terbaru