Banyak yang Meragukan, Kandidat Dirut Tugu Tirta Malang Buktikan Kinerjanya

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 14 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Priyo Sudibyo dalam acara Sinau Bareng Narasumber yang digelar PWI Malang Raya.

Priyo Sudibyo dalam acara Sinau Bareng Narasumber yang digelar PWI Malang Raya.

JATIMRAYA.COM – Merasa dilihat sebelah mata dan diragukan, tidak membuat calon kuat Direktur Utama Tugu Tirta Priyo Sudibyo, ciut.

Sebaliknya, Bogank demikian Priyo Sudibyo kerap disapa, semakin terpacu untuk membuktikan kinerjanya.

Sebagai salah satu dari tiga kandidat yang lolos seleksi calon Dirut Tugu Tirta Malang, Mantan Dewan Pengawas (Dewas) PDAM Kabupaten Malang ini menyadari banyak pihak yang meragukan kemampuannya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya menyadari banyak yang ragu. Saya dianggap tidak faham soal air,” ujar mantan Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Malang ini.

Bogank selain pernah menjabat sebagai Dewas Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang, lelaki murah senyum ini juga lulusan terbaik Diklat Manajemen Air minum Tingkat Madya.

Lebih dari itu, Ia memiliki pengalaman kongkret dalam menangani masalah sumber air di Sumber Pitu dan Wendit yang merupakan sumber utama PDAM Kota Malang.

Saat bertandang ke Sekertariat PWI Malang Raya, Bogank tidak hanya mengandalkan pengalamannya, tetapi sudah menggenggam rancangan strategis.

Dalam acara Sinau Bareng Narasumber yang digelar PWI Malang Raya, Bogank memaparkan konsep meningkatkan pendapatan Tugu Tirta Malang.

Bogank juga menyayangkan, perusahaan daerah sekelas Tugu Tirta tidak menerima dana hibah.

Tidak heran kalau kemudian, salah satu program utamanya adalah mengupayakan dana hibah dari pusat guna menstabilkan dan menyehatkan kembali keuangan Tugu Tirta Malang.

Kedekatan dengan beberapa orang pusat pemerintahan serta jaringan luas yang dimilikinya menjadi modal penting dalam upaya ini.

“Dana hibah itu dapat meningkatkan infra struktur, memperbaiki jaringan distribusi maupun meningkatkan kapasitas produksi air bersih,” harapnya.

Bogank optimis dengan suntikan modal melalui dana hibah, Tugu Tirta dapat operasional dengan baik.

Peningkatan infrastruktural dan peningkatan kapasitas produksi, diharapkan mampu meningkatkan pelayanan dan kebutuhan air untuk masyarakat Kota Malang terpenuhi.

“Pada saatnya nanti kepercayaan masyarakat kembali tumbuh dan berimbas pada peningkatan pendapatannya,” tegasnya.

Bagi Bogank yang tidak kalah pentingnya adalah audit adminitrasi dan audit keuangan, sebelum pelantikan jajaran Direktur yang baru.

Menurutnya langkah ini sangat penting sebagai bentuk pertanggungjawaban pimpinan sebelumnya serta untuk memastikan tata kelola dan prosesur yang selama ini berjalan.

Sementara audit keuangan untuk memastikan laporan keuangan sesuai kondisi yang sebenarnya dan memenuhi standart akuntansi yang berlaku.

“Langkah ini untuk mencegah penyalahgunaan dana dan memastikan keuangan perusahaan dikelola dengan baik sesuai peruntukannya,” tegasnya. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat HUT RI di Pabean Sidoarjo, Hadiah Utama Umrah
Kecelakaan di Jalan Raya Kesatria, Polsek Buduran Evakuasi Dua Korban
Konferda GMNI Jatim Ricuh, Ketua DPC GMNI Jember Mengaku Dihantam Batu hingga Bibir Robek
Konferda GMNI Jatim di Nganjuk Berakhir Ricuh, Pimpinan DPP dan DPD Disorot
Polemik SK dan Surat Rekomendasi Memicu Kericuhan di Konferda GMNI Jatim
Forkopimcam Gedangan dan Pemprov DKI Jakarta Kenalkan Pengolahan Sampah di Ketajen
Peringati Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Pemkab Sidoarjo Bagikan Beras ke Ojol
BGN Suspensi SPPG Kalitengah Usai 748 Santri Ponpes Manbaul Hikam Keracunan

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 11:36 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat HUT RI di Pabean Sidoarjo, Hadiah Utama Umrah

Minggu, 6 September 2026 - 19:35 WIB

Kecelakaan di Jalan Raya Kesatria, Polsek Buduran Evakuasi Dua Korban

Minggu, 6 September 2026 - 17:42 WIB

Konferda GMNI Jatim di Nganjuk Berakhir Ricuh, Pimpinan DPP dan DPD Disorot

Minggu, 6 September 2026 - 17:30 WIB

Polemik SK dan Surat Rekomendasi Memicu Kericuhan di Konferda GMNI Jatim

Sabtu, 5 September 2026 - 17:17 WIB

Forkopimcam Gedangan dan Pemprov DKI Jakarta Kenalkan Pengolahan Sampah di Ketajen

Berita Terbaru