Bea Masuk Barang Asal China Bisa Mencapai 200 Persen

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 30 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan. (foto: mpr.go.id)

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan. (foto: mpr.go.id)

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan sedang menggodok peraturan menteri (Permen) untuk memberlakukan bea masuk pada barang-barang asal China dengan nilai hingga 200 persen.

Kebijakan itu diambil Kemendag menyikapi perang dagang antara China dengan Amerika Serikat (AS). Karena dengan perang dagang tersebut, lanjut Zulhas, menyebabkan terjadinya over capacity dan over supply di China, yang membanjiri Indonesia.

Produk-produk yang membanjiri pasar Indonesia ini meliputi pakaian jadi, tekstil, baja dan banyak barang lainnya, karena pasar negara-negara Barat menolak produk Negeri Tirai Bambu.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Satu hari atau dua hari ini, mudah-mudahan sudah selesai permendagnya. Jika sudah selesai maka dikenakan bea masuk, kita pakai tarif sebagai jalan keluar untuk perlindungan atas barang-barang yang deras masuk ke sini,” ujarnya di Bandung, Jawa Barat, seperti dikutip dari Antara, Minggu (30/6/2024).

Zulhas meyebutkan, besaran bea masuk yang akan dikenakan pada barang-barang China telah diputuskan antara 100 persen dari harga barang sampai 200 persen.

“Saya katakan kepada teman-teman jangan takut, jangan ragu Amerika bisa mengenakan tarif terhadap keramik terhadap pakaian sampai dengan 200 persen kita juga bisa. Ini agar UMKM industri kita bisa tumbuh dan berkembang,” katanya.

Mendag menjelaskan, permendag itu adalah respons atas regulasi-regulasi sebelumnya tentang perdagangan dan perlindungan industri lokal yang belum memuaskan bagi semua pihak.

Berita Terkait

Peringati Hari Pangan Sedunia, Sidoarjo Jaga Stabilitas Harga Pangan
Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
SARI ROTI Gelar Go To School di Ponorogo, Hadirkan Lomba Mewarnai hingga Kreasi Roti
BRI Surabaya Perkuat Digitalisasi UMKM melalui Fasilitas WiFi di Pasar Keputran
SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć
Bisnis Tetap Jalan, Keluarga Tetap Aman: 5 Langkah Finansial untuk Pemilik Usaha

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Peringati Hari Pangan Sedunia, Sidoarjo Jaga Stabilitas Harga Pangan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:39 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:12 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:11 WIB

SARI ROTI Gelar Go To School di Ponorogo, Hadirkan Lomba Mewarnai hingga Kreasi Roti

Berita Terbaru

Lifestyle

Kok Haji Isam?

Sabtu, 24 Okt 2026 - 17:18 WIB

Lifestyle

Nyali Prabowo di Antara Dikte Pasar dan Cengkeraman Oligarki

Sabtu, 24 Okt 2026 - 08:03 WIB