Hadirkan Puspenma Kemenag, UIN Madura Bidik Hibah Riset MoRA The Air Funds 2026

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 2 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATIMRAYA.COM – Upaya UIN Madura dalam meningkatkan daya saing riset kembali diperkuat melalui Workshop Penyusunan Metodologi Proposal MoRA The Air Funds 2026 yang digelar di Ballroom Lantai 4 UIN Madura, Kamis April 2026.

Kegiatan ini menghadirkan tokoh penting dari Kementerian Agama RI, yakni Dr. Ruchman Basori, S.Ag., M.Ag. dan Hendro Dwi Antoro, S.H., C.Med. yang secara khusus memberikan penguatan strategis dan teknis kepada sivitas akademika UIN Madura.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Madura menyampaikan bahwa workshop ini merupakan bagian dari langkah strategis kampus untuk memperluas akses pembiayaan riset sekaligus memperkuat dampak pengabdian keilmuan bagi masyarakat. Menurut Dr. Saiful Hadi, M.Pd., peluang hibah riset dari Kementerian Agama harus direspons dengan kesiapan metodologi, kolaborasi, dan tema riset yang sesuai dengan roadmap kelembagaan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dr. Ruchman Basori, S.Ag., M.Ag. dalam paparannya menegaskan bahwa Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit (MoRA The Air Funds) merupakan tulang punggung kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sistematis dan berdampak besar.

Ia menekankan bahwa riset tidak lagi dipandang sebagai kerja individual, tetapi sebagai upaya kolektif strategis berbasis kolaborasi multi-helix, yang melibatkan perguruan tinggi, lembaga riset, pemerintah, serta DUDI.

“Tema yang dipilih harus menjawab isu nasional, seperti penurunan kemiskinan, peningkatan kualitas SDM, pembangunan lingkungan, hingga pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mendorong para dosen UIN Madura untuk menyusun proposal dengan luaran yang jelas, terutama artikel jurnal internasional bereputasi, HKI, model kebijakan, maupun produk inovasi yang dapat dimanfaatkan mitra.

Sementara itu, Hendro Dwi Antoro mengingatkan bahwa proposal harus meyakinkan reviewer dari sisi substansi, luaran, dan mitra pengguna hasil riset.

“Pastikan proposal berbicara dalam skala makro, dengan anggaran yang proporsional dan mitra yang jelas, seperti pemerintah provinsi atau dinas terkait,” ungkapnya.

Workshop ini diharapkan menjadi energi baru bagi UIN Madura untuk meningkatkan jumlah proposal yang lolos pendanaan nasional tahun 2026. (as)

Berita Terkait

Peringati HUT Ke-80 Bhayangkara, PWI Nganjuk Bersama Polres Bedah Rumah Warga Desa Sugihwaras
Usai Aksi Warga Gulomantung, PT HRM Klarifikasi Pabrik Kaleng Bekas Belum Beroperasi
Achmad Mulyadi Raih Gelar Guru Besar, Perkuat Kajian Ilmu Falak di UIN Madura
Abadikan Pengabdian TNI di Madura, Korem 084/Bhaskara Jaya Buka Lomba Jurnalistik
PWI Jombang Perkuat Kompetensi Wartawan Melalui OKK Angkatan XXVI
Bupati Subandi Pimpin Rakor Politik, Pemkab Sidoarjo Perkuat Dukungan Program MBG
Sidoarjo Jadi Tuan Rumah PKN XI GP Ansor, Wabup Mimik Dorong Lahirnya Pemimpin Visioner
Temu Alumni FISIP Universitas Jember 2026 Hasilkan Komitmen Perkuat Tridharma Perguruan Tinggi
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:25 WIB

Peringati HUT Ke-80 Bhayangkara, PWI Nganjuk Bersama Polres Bedah Rumah Warga Desa Sugihwaras

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:42 WIB

Usai Aksi Warga Gulomantung, PT HRM Klarifikasi Pabrik Kaleng Bekas Belum Beroperasi

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:08 WIB

Achmad Mulyadi Raih Gelar Guru Besar, Perkuat Kajian Ilmu Falak di UIN Madura

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:03 WIB

Abadikan Pengabdian TNI di Madura, Korem 084/Bhaskara Jaya Buka Lomba Jurnalistik

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:26 WIB

PWI Jombang Perkuat Kompetensi Wartawan Melalui OKK Angkatan XXVI

Berita Terbaru