Usai Aksi Warga Gulomantung, PT HRM Klarifikasi Pabrik Kaleng Bekas Belum Beroperasi

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 14 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATIMRAYA.COM – PT HRM menegaskan bahwa rencana pembangunan pabrik pengelolaan kaleng bekas di Kelurahan Gulomantung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, masih belum beroperasi sehingga dinilai belum menimbulkan dampak terhadap lingkungan sekitar.

Pernyataan tersebut disampaikan Humas PT HRM, FI Mirza, menanggapi aksi unjuk rasa yang dilakukan puluhan warga RW 02 Kelurahan Gulomantung di Kantor Kecamatan Kebomas pada Senin siang. Dalam aksi tersebut, warga menyampaikan penolakan terhadap rencana operasional pabrik karena khawatir menimbulkan pencemaran lingkungan.

Menurut Mirza, aksi penolakan tersebut dinilai kurang tepat karena aktivitas produksi di pabrik sama sekali belum berjalan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pabrik belum beroperasi sehingga belum memberikan dampak apa pun terhadap lingkungan setempat,” ujar Mirza kepada awak media, Selasa (14/7/2026).

Mirza menjelaskan bahwa lokasi pembangunan pabrik PT HRM berada di kawasan industri yang memang telah diperuntukkan bagi kegiatan usaha dan manufaktur. Karena itu, seluruh tahapan pembangunan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia memastikan perusahaan telah mengikuti seluruh prosedur perizinan yang dipersyaratkan, termasuk pemenuhan dokumen lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup serta instansi terkait di tingkat kabupaten maupun provinsi.

“Semua prosedur untuk mendirikan pabrik kami ikuti, mulai dari ketentuan Kementerian Lingkungan Hidup hingga instansi terkait di tingkat kabupaten dan provinsi,” jelasnya.

Selain memenuhi aspek legalitas, PT HRM juga mengklaim keberadaan pabrik nantinya akan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar apabila mulai beroperasi.

Menurut Mirza, perusahaan berkomitmen menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) serta membuka kesempatan kerja bagi warga sekitar yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan perusahaan.

“Kami juga akan memberikan kontribusi positif melalui program CSR dan membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat yang memenuhi kualifikasi,” katanya.

Sebelumnya, puluhan warga RW 02 Kelurahan Gulomantung menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Kecamatan Kebomas pada Senin (13/7). Massa menyampaikan penolakan terhadap rencana operasional PT HRM karena mengkhawatirkan dampak lingkungan yang dapat ditimbulkan apabila pabrik mulai beroperasi.

Warga meminta pemerintah daerah memperhatikan aspirasi masyarakat sebelum perusahaan menjalankan aktivitas produksinya. Hingga kini, belum ada aktivitas operasional pabrik sehingga proses pembangunan dan perizinan masih menjadi perhatian berbagai pihak. (fim/as)

Berita Terkait

DLH dan Kemenag Sumenep Bersinergi Jaga Kebersihan Lingkungan
Ketua dan Sekretaris PWI se-Madura Dorong Keterwakilan Pengurus di Jatim Agar Tak Dipandang Sebelah Mata
Sidoarjo Kembangkan Perpustakaan Digital untuk Perkuat Budaya Literasi
Subandi Salurkan Kursi Roda kepada Penyandang Disabilitas dan Penderita Stroke
Inovasi Pemkab Sidoarjo Meningkat, Subandi Soroti Stunting dan Pengangguran
Bupati Subandi Apresiasi Senada Fest Fatayat NU, Dorong Perempuan Berkarya untuk Sidoarjo
BRI Surabaya Kusuma Bangsa Perkuat Kedekatan dengan Nasabah di Harpelnas 2026
Syarikat Islam Gelar Kongres ke 42 di Surabaya

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:37 WIB

DLH dan Kemenag Sumenep Bersinergi Jaga Kebersihan Lingkungan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:36 WIB

Ketua dan Sekretaris PWI se-Madura Dorong Keterwakilan Pengurus di Jatim Agar Tak Dipandang Sebelah Mata

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Sidoarjo Kembangkan Perpustakaan Digital untuk Perkuat Budaya Literasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Subandi Salurkan Kursi Roda kepada Penyandang Disabilitas dan Penderita Stroke

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Inovasi Pemkab Sidoarjo Meningkat, Subandi Soroti Stunting dan Pengangguran

Berita Terbaru

Lifestyle

Nyali Prabowo di Antara Dikte Pasar dan Cengkeraman Oligarki

Sabtu, 24 Okt 2026 - 08:03 WIB

Info Jatim

DLH dan Kemenag Sumenep Bersinergi Jaga Kebersihan Lingkungan

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:37 WIB