Jelang Muscab PKB, MWC NU Sidoarjo Klarifikasi Isu Dukungan ke Subandi

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 20 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATIMRAYA.COM – Jajaran Pengurus/Ketua Musyawarah Wilayah Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Sidoarjo merespon serius munculnya kabar/ isu di sejumlah media online yang menyebut telah menyatakan dukungan penuh kepada Bupati Subandi untuk kembali menjadi Ketua DPC (Dewan Pimpinan Cabang) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sidoarjo dalam agenda Musyawarah Cabang (Muscab) yang bakal digelar tanggal 4 Bulan April .

Sejumlah Ketua MWC secara resmi selain membantah keras hal tersebut juga sangat menyesalkan tindakan sejumlah media yang diduga dengan sengaja menyebarkan khabar tidak jelas (hoax) dan menyesatkan yang dilakukan sejumlah wartawan media On Line sehingga berpotensi menimbulkan kegaduhan di warga Nahdliyyin,terlebih di internal Jajaran NU Sidoarjo.

“Saya tegaskan sama sekali tidak ada pernyataan sebagaimana ditulis di media itu.Itu hanya acara buka bersama biasa di rumah pribadi Bupati Subandi.Itupun kami datang karena diundang.Tidak ada statemen dukung siapa-siapa.Karena itu bukan ranahnya NU. NU Tidak boleh diseret-seret ke rumah politik praktis,” tegas Ketua MWC NU Sidoarjo Kota Ust Mulya Agung.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ust Mulya justru sebaliknya, dimana dalam kesempatan menyampaikan sambutan selaku tuan rumah sesaat sebelum acara buka bersama (bukber), Subandi dihadapan jajaran pengurus MWC NU yang hadir menyampaikan keinginannya untuk bisa masuk nominasi sebagai calon ketua di Muscab PKB Sidoarjo awal April nanti.

“Dados mboten enten (jadi tidak ada) dukung mendukung di acara Bukber itu, Di awal sambutan, Bupati menyampaikan jika ada dana hibah ke NU dengan komposisi MWC NU akan mendapatkan juga dana hibah melalui kecamatan.

Selanjutnya bupati menyampaikan jika awal April nanti ada Muscab PKB Sidoarjo, sedangkan di DPP PKB sudah ada nama-nama calon ketua PKB yang disiapkan.

Kaji Subandi menyampaikan, jika dirinya sudah tidak punya partai dan ingin bisa kembali menjabat sebagai ketua PKB Sidoarjo,” tandas Ustadz Mulya A yang juga diundang dalam Buka Bersama di kediaman Subandi di Pabean.

Senada dengan ketua MWC NU Sidoarjo, Ketua MWC NU Sedati juga menyatakan hal sama, bahwa tidak ada acara dukung mendukung kaji Subandi untuk ranah PKB.

Pengakuan serupa juga disampaikan KH Anas Dimyati atau Abah Anas ketua MWC NU Wonoayu, yang menyatakan bahwa berita di media terhadap dukungan MWC NU kepada Kaji Subandi itu hanya dimanfaatkan saja.

Sedangkan foto bersama dengan Bupati saat acara Bukber itu hal yang wajar, karena memang ada undangan, tapi bukan berarti ada dukung mendukung.

“Tidak ada kapasitas MWC NU untuk dukung mendukung soal ketua PKB Sidoarjo,” jelas KH Anas.

KH Drs Sugiono ketua Forum Silaturahmi MWC NU se_Sidoarjo juga menyatakan tidak ada deklarasi dukungan untuk Subandi agar terpilih lagi sebagai ketua PKB Sidoarjo.

Karena memang forumnya adalah undangan buka bersama.

Klarifikasi juga disampaikan ketua PCNU Sidoarjo KH Zainal Abidin, yang menyatakan tidak ada deklarasi dukungan kepada Subandi untuk kembali memimpin PKB Sidoarjo.

“Sambutan saya di acara Bukber itu normatif saja, dan saya memang tidak ingin masuk dalam ranah politik praktis,” ujar KH Zainal Abidin.

KH Zainal Abidin, NU tidak akan masuk dalam soal politik seperti mendukung calon calon ketua PKB di Sidoarjo.

Karenanya, KH Zainal Abidin kembali lagi menyatakan tidak ada dukung mendukung untuk posisi ketua PKB Sidoarjo.

“Saya tidak ingin NU masuk dalam politik praktis,” tegas KH Zainal.

Seperti diketahui, beberapa waktu ini beredar narasi berita online, adanya dukungan dari Kyai NU baik dari jajaran PCNU maupun MWC NU se Sidoarjo kepada Subandi, untuk bisa kembali memimpin PKB Sidoarjo.

Acara dukungan itu diberikan saat acara Bukber di rumah pribadi Subandi di Pabean.

Namun setelah diklarifikasi kepada ketua PCNU maupun MWC NU yang hadir tidak ada dukungan politik semua itu Hoax. (Rin)

Berita Terkait

Guru Besar UIN Madura: 1 Zulhijah 1447 Hijriah Jatuh pada 18 Mei 2026
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, BRI Jemursari Serahkan Bantuan TJSL ke SMAN 10 Surabaya
Siswa SMP Al Muslim Waru Turun ke Desa, Program Young Changemakers 2025/2026 Cetak Solusi Nyata
IBS PKMKK Pamekasan Lahirkan Generasi Penulis, 206 Buku Santri Ber-ISBN Terbit
GraduAction 2026 SMA Al Muslim: Kelulusan Tak Sekadar Seremoni, Siswa Turun ke Masyarakat
Penyuluhan di SPPG Bluru Kidul 04, Danramil Tekankan Kebersihan dan Tanggung Jawab Relawan
Fenomena Roasting hingga Kacoan, Guru Besar UIN Madura Tawarkan Kurikulum Cinta
Polresta Sidoarjo Laksanakan Kerja Bakti di Jajaran Polsek, Ciptakan Lingkungan Bersih

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:34 WIB

Guru Besar UIN Madura: 1 Zulhijah 1447 Hijriah Jatuh pada 18 Mei 2026

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:21 WIB

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, BRI Jemursari Serahkan Bantuan TJSL ke SMAN 10 Surabaya

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:43 WIB

Siswa SMP Al Muslim Waru Turun ke Desa, Program Young Changemakers 2025/2026 Cetak Solusi Nyata

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:35 WIB

IBS PKMKK Pamekasan Lahirkan Generasi Penulis, 206 Buku Santri Ber-ISBN Terbit

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:35 WIB

GraduAction 2026 SMA Al Muslim: Kelulusan Tak Sekadar Seremoni, Siswa Turun ke Masyarakat

Berita Terbaru

Lifestyle

Antara Algoritma dan Gentong Babi: Wajah Ganda Demokrasi 5.0

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:04 WIB