Jelang Ramadan, Forkopimda dan Tim Satgas Pangan Sidoarjo Cek harga Bahan Pokok

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 8 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Forkopimda dan Tim satgas pangan Sidoarjo saat cek harga kebutuhan pokok.

Forkopimda dan Tim satgas pangan Sidoarjo saat cek harga kebutuhan pokok.

JATIMRAYA.COM – Menjelang Bulan Ramadhan Forkopimda Sidoarjo dan tim Satgas Pangan turun langsung ke sejumlah pasar dan gudang bulog, Jumat (8/3/2024). Tujuannya untuk mengecek harga serta ketersediaan bahan pokok.

Disampaikan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor, bahwa dengan masifnya intervensi Pemkab Sidoarjo dibantu TNI-Polri harga bahan pokok, termasuk beras relatif turun bila dibandingkan seminggu lalu.

“Selain beras, yang menjadi atensi dari kami adalah distribusi telor dan cabai rawit yang bekerjasama dengan kabupaten lain. Untuk menstabilkan harga kami pun siap memfasilitasi dari segi distribusi yang nantinya kami minta pihak Polresta Sidoarjo bersama Kodim 0816 Sidoarjo memastikan faktor keamanannya,” jelas Ahmad Muhdlor saat di Pasar Larangan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, terkait situasi kamtibmas di tengah gejolak bahan pokok, Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing mengatakan hingga saat ini telah terkendali. Mulai dari harga bahan pokok yang cenderung turun serta ketersediaan bahan pokok relatif memadai.

Selanjutnya, menurut Kapolresta Sidoarjo pihaknya bersama Dandim 0816 Sidoarjo dan Satgas Pangan Kabupaten Sidoarjo akan mengawasi pendistribusian bahan pokok hingga sampai ke masyarakat. Ia juga memperingatkan jangan sampai ada oknum atau pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, untuk bermain-main mencari kesempatan terkait harga dan ketersediaan bahan pokok.

“TNI-Polri bersama Satgas Pangan di Kabupaten Sidoarjo intinya terus mengawasi jangan sampai ada oknum dan pihak yang bermain harga serta distribusi bahan pokok. Kita tidak segan akan menindak tegas bila ada pelanggaran terkait bahan pokok,” kata Kombes. Pol. Christian Tobing.

Pada kesempatan ini, Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik untuk menimbun bahan pokok. Terutama semakin mendekati Bulan Ramadhan. Pemkab Sidoarjo, TNI dan Polri menurutnya terus memantau bahkan turun ke lapangan, untuk memastikan situasi kondusif terkait harga dan ketersediaan bahan pokok.

Hal ini dapat terlihat hasilnya, usai Forkopimda Sidoarjo dan tim Satgas Pangan mengecek harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Larangan, Pasar Gedangan dan Gudang Bulog Kabupaten Sidoarjo.

“Masyarakat pun dapat melaporkan ke Polresta Sidoarjo bila ada yang bermain harga maupun penimbunan stok bahan pokok,” lanjutnya. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

Forkopimcam Gedangan dan Pemprov DKI Jakarta Kenalkan Pengolahan Sampah di Ketajen
Peringati Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Pemkab Sidoarjo Bagikan Beras ke Ojol
BGN Suspensi SPPG Kalitengah Usai 748 Santri Ponpes Manbaul Hikam Keracunan
KAHMI Sidoarjo Minta Seluruh SPPG Dievaluasi Usai Santri Ponpes Manbaul Hikam Keracunan
Forum Kepemimpinan Nasional di Surabaya Soroti Relasi Elite dan Demokrasi Kritis
Universitas Republik Indonesia Tuai Pertanyaan, Akademisi Minta Pemerintah Lakukan Need Assessment
Ratusan Santri Keracunan MBG, DPRD Sidoarjo Minta Semua SPPG Diaudit
Tindaklanjuti Laporan Warga, Polsek Porong Cek Dugaan Judi Adu Ayam

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 17:17 WIB

Forkopimcam Gedangan dan Pemprov DKI Jakarta Kenalkan Pengolahan Sampah di Ketajen

Sabtu, 5 September 2026 - 09:15 WIB

BGN Suspensi SPPG Kalitengah Usai 748 Santri Ponpes Manbaul Hikam Keracunan

Sabtu, 5 September 2026 - 08:53 WIB

KAHMI Sidoarjo Minta Seluruh SPPG Dievaluasi Usai Santri Ponpes Manbaul Hikam Keracunan

Sabtu, 5 September 2026 - 08:27 WIB

Forum Kepemimpinan Nasional di Surabaya Soroti Relasi Elite dan Demokrasi Kritis

Sabtu, 5 September 2026 - 07:55 WIB

Universitas Republik Indonesia Tuai Pertanyaan, Akademisi Minta Pemerintah Lakukan Need Assessment

Berita Terbaru