JATIMRAYA.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut penyelidikan kasus ledakan di Smelter PT ITSS, Morowali, Sulawesi Tengah, terus berjalan.
Saat ini proses penyelidikan dilakukan tim gabungan Bareskrim Polri dan Polda Sulawesi Tengah.
“Sampai hari ini masih proses pemeriksaan, baik oleh Labfor demikian juga pemeriksaan”.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Oleh rekan-rekan reserse gabungan dari Polda dan Bareskrim,” ungkap Kapolri Sigit kepada wartawan, Sabtu 30 Desember 2023.
Menurut Sigit, saat ini pihak kepolisian masih terus mendalami insiden ledakan di Smelter tersebut.
Baca artikel lainnya di sini : Presiden Jokowi Angkat Bicara Soal Ledakan yang Terjadi di Smelter PT ITSS, Morowali, Sulawesi Tengah
Dia meminta kepada masyarakat untuk menunggu hasil dari proses penyelidikan yang sedang berjalan.
Baca Juga:
Viral Dugaan Arena Judi Sabung Ayam, Polsek Waru Langsung Bongkar Lokasi
Paradoks Sarjana Menganggur: Ketika Kelimpahan Tenaga Kerja Terdidik Menjadi Beban, Bukan Berkah
“(Penyelidikan) masih berlanjut, jadi ditunggu saja hasilnya,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara soal ledakan yang terjadi di smelter PT ITSS, Morowali, Sulawesi Tengah.
Lihat juga konten video, di sini: Kasus Ledakan Smelter PT ITSS, Morowali, Sulawesi Tengah, Kapolri: Penyelidikan Terus Berjalan
Dia meminta kepada para perusahaan yang mengoperasikan smelter agar memperketat pengawasan.
Baca Juga:
Blokees Gelar Debut Lebih dari 90 Produk Baru di Ajang Wonder Festival Shanghai 2026
Akses dari Tol HK ke Jabon Sempit, Bupati Subandi Dorong Pelebaran Jalan
“Urusan yang di tempat ada pemanasannya itu, ada peleburannya”.
“Itu yang menurut saya paling rawan,” ujar Jokowi kepada wartawan di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (30/12/2023)..
“Paling rawan di situ, jadi harus auditnya, checking-nya harus didobelin.”
“Kalau perlu di-triple-in, biar kejadian yang sudah sekali-dua kali tidak terjadi lagi,” sambungnya.
Sebelumnya, Kapolda Sulteng Irjen Pol. Agus Nugroho mengungkapkan, kecelakaan kerja PT ITSS terjadi pukul 05.30 WITA pagi, tepatnya di gedung lantai 2 dan lantai 3.
Ia menyebut peristiwa terjadi bermula ketika tim teknis dari PT ITSS akan melakukan perbaikan terhadap salah satu tungku feronito yang ada di lantai 2.
Baca Juga:
Flyover Gedangan Bakal 6 Lajur, Antisipasi Macet 30 Tahun ke Depan
Perkuat Digitalisasi Organisasi, PWI Pusat Resmi Launching Website pwi.or.id
Sukses Pukau Penonton, Gita Loka Giga Gemilang SDN Bugih 3 Jadi Semarakkan Festival Drumband
“Namun, pada saat tim teknis melakukan pembongkaran terhadap tungku yang di maksud, terjadi ledakan”.
“Disertai dengan semburan api yang mengakibatkan terjadinya kebakaran gedung PT ITSS,” ujarnya.
Akibat kecelakaan itu, kata Agus, sebanyak 59 karyawan PT ITSS menjadi korban.
Yakni 13 korban meninggal dunia terdiri dari empat korban dari Tenaga Kerja Asing (TKA) dan sembilan korban dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI).
Sebanyak 29 korban mengalami luka berat, 12 korban mengalami luka sedang, serta lima korban mengalami luka ringan.
Agus menyampaikan untuk korban yang meninggal dunia, saat ini masih berada di klinik kawasan PT IMIP.
Sedangkan untuk 29 korban luka berat telah dirujuk dan ditangani oleh RSUD Morowali.
Sementara itu, 12 korban luka sedang masih dalam tahap observasi di klinik kawasan PT IMIP dan lima korban luka ringan telah dipulangkan.***

















