Mengemban Risalah Ilahiah Melalui Gerakan Tanam 10 Juta Pohon

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 17 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko PMK Muhadjir Effendy saat tanam 10 Juta pohon di GOR Pangeran Timoer Kabupaten Madiun.

Menko PMK Muhadjir Effendy saat tanam 10 Juta pohon di GOR Pangeran Timoer Kabupaten Madiun.

Oleh Anwar Hudijono

JATIMRAYA.COM, Pelan tapi pasti layaknya gerakan aliran air. Dari sebuah parit kecil makin lama membentuk sebuah sungai dengan volume air yang terus bertambah dan aliran yang semakin jauh, Begitulah Gerakan Tanam 10 Juta Pohon Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan atau Kemenko PMK.

Sejak dicanangkan tanggal 24 Mei 2022 di Bali gerakan ini semakin fenomenal. Bukan hanya sudah ditanam 4,7 juta pohon di seluruh Indonesia, yang lebih dari itu semakin banyak yang terlibat, baik perseorangan maupun kelembagaan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manusianya yang terlibat semakin beragam. Mulai anak sekolah, santri pondok pesantren, sampai lembaga swadaya masyarakat, perguruan tinggi, ormas. Terbaru adalah Kepolisian Republik indonesia yang dimulai di Caruban, Madiun, Rabu 15 November Glahiah.2023.

Di sinilah justru letak nilai instrinsik gerakan ini. Adapun jumlah pohon yangtertanam itu salah satu dampak formalnya, gerakan imi membina manusia agar memiliki kesadaran eksistensial sebagai wakil Tuhan di bumi alias mengemban risalah Ilahiah.

Salah satu tugas wakil tuhan di bumi atau Khalifah adalah merawat bumi.

“Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang yang berbuat kebaikan.” (QS. Al-A’raf 7: Ayat 56)

Adapun salah satu cara merawat bumi yang dicontohkan Allah adalah menanam pohon.

“Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa kabar gembira, mendahului kedatangan rahmat-Nya (hujan), sehingga apabila angin itu membawa awan mendung, Kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami turunkan hujan di daerah itu. Kemudian Kami tumbuhkan dengan hujan itu berbagai macam buah-buahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang yang telah mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran.” (QS. Al-A’raf 7: Ayat 57)

Dengan mengamalkan kesadaran eksistensial itu pelakunya memetik pahala sedekah jariyah. Pohon yang ditanam bermanfaat bagi mahluk mulai buah, daun, kayu, udara sampai keteduhannya.

Kemanfaatan ini menjadi pahala sampai ketika penanamnya meninggal dunia. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat HUT RI di Pabean Sidoarjo, Hadiah Utama Umrah
Kecelakaan di Jalan Raya Kesatria, Polsek Buduran Evakuasi Dua Korban
Konferda GMNI Jatim Ricuh, Ketua DPC GMNI Jember Mengaku Dihantam Batu hingga Bibir Robek
Konferda GMNI Jatim di Nganjuk Berakhir Ricuh, Pimpinan DPP dan DPD Disorot
Polemik SK dan Surat Rekomendasi Memicu Kericuhan di Konferda GMNI Jatim
Forkopimcam Gedangan dan Pemprov DKI Jakarta Kenalkan Pengolahan Sampah di Ketajen
Peringati Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Pemkab Sidoarjo Bagikan Beras ke Ojol
BGN Suspensi SPPG Kalitengah Usai 748 Santri Ponpes Manbaul Hikam Keracunan

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 11:36 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat HUT RI di Pabean Sidoarjo, Hadiah Utama Umrah

Minggu, 6 September 2026 - 19:35 WIB

Kecelakaan di Jalan Raya Kesatria, Polsek Buduran Evakuasi Dua Korban

Minggu, 6 September 2026 - 17:42 WIB

Konferda GMNI Jatim di Nganjuk Berakhir Ricuh, Pimpinan DPP dan DPD Disorot

Minggu, 6 September 2026 - 17:30 WIB

Polemik SK dan Surat Rekomendasi Memicu Kericuhan di Konferda GMNI Jatim

Sabtu, 5 September 2026 - 17:17 WIB

Forkopimcam Gedangan dan Pemprov DKI Jakarta Kenalkan Pengolahan Sampah di Ketajen

Berita Terbaru