Minuman Bontani, Perpaduan Jeruk Nipis dan Kemangi Serta Serei Bikin Badan Sehat dan Segar

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 27 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disperindag Provinsi Jatim saat kunjungi stand UMKM minuman Botani.

Kepala Disperindag Provinsi Jatim saat kunjungi stand UMKM minuman Botani.

JATIMRAYA.COM – Minuman yang satu ini memang tidak membosankan. Sensasinya selain membuat badan sehat juga lebih segar.

Minuman kekinian yang terbuat dari perpaduan antara jeruk nips, kemangi dan serei ini tidak hanya menyegarkan tetapi manfaatnya juga cukup banyak.

Dengan gula premium tanpa pengawet dan tanpa pewarna ini memang tidak tahan lama. “Kalau diletakkan di suhu ruang hanya bertaham sehari sampai 2 hari,” ujar Khadijah.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu peserta pelatihan dengan materi Digital Branding dan Marketing ini mengatakan, minuman yang diproduksinya dapat bertahan sebulan kalau dalam kulkas dan 3 bulan jika disimpan frezer,” tambahnya.

Meski begitu tidak menghalanginya untuk memenuhi permintaan konsumen di luar kota bahkan luar Jawa.

“Untuk pengiriman ke luar kota biasanya dalam keadaan beku ” terang ibu tiga anak ini yang biasa mengirim ke Banjarmasin, Bali, Lampung, dan beberapa kota lainnya.

Menurut khadijah, sehari mampu memproduksi 200 botol. “Jika ada event bisa lebih, tergantung order juga,” tambahnya.

Produk rumahan yang berawal saat pandemi Covid ini, permintaanya makin meningkat. Selain menyegarkan minuman ini juga mampu memperkuat ketahanan tubuh.

Selain gula, jeruk nipis yang kaya vitamin C dan anti oksidan ini membuat kulit halus dan dapat memutihkan gigi. Sedangkan manfaat Kemangi dapat menghilangkan bau badan dan bau mulut karena mengandung kalium. Begitu juga dengan Sereh mampu memgurangi depresi anti bakteri dan mampu menurunkan berat badan.

Selain produksi minuman segar, Khadijah kini memproduksi sirup. “Untuk sirup bisa bertahan sampai 8 bulan kalau disimpan di frezeer,” terangnya.

Menyinggung pelatihan yang diselenggarakan Dinas Kominfo Kota Malang bekerjasama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya, menurut Khadijah materinya sesuai dengan kebutuhannya saat ini.

“Era digitalisasi memasarkan pun lewat online. Lebih efektif hanya saja kadang kurang faham dan kurang kreatif,” akunya.

Setelah mendapat pelatihan dengan materi Digital Branding dan Marketing , Khadijah baru mengerti triknya. “Ternyata dari satu produk ada beberapa cara memasarkannya agar menarik sehingga mendongrak penjualan,” tambahnya sambil tersenyum. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

Kekuatan Fiskal Kota Surabaya Relatif Mandiri
Gebyar UMKM 2026 Dibuka, Wabup Mimik Dorong Produk Lokal Sidoarjo Naik Kelas
Dari Sidoarjo ke Paris, Acacpop Siap Pamerkan Tas dan Dompet Kulit di Fashion Week
SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup
Akhmad Munir: Modal Ventura Strategis untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
Lenovo IdeaPad Slim 3i Meluncur, Laptop AI dengan RAM Upgrade hingga 32GB
Workshop PWI Pusat-AFPI Dorong Jurnalisme Berkualitas untuk Edukasi Inklusi Keuangan
SKK Migas Jabanusa Perkuat Sinergi dengan Media Jawa Timur, Dorong Edukasi Hulu Migas

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Kekuatan Fiskal Kota Surabaya Relatif Mandiri

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:36 WIB

Gebyar UMKM 2026 Dibuka, Wabup Mimik Dorong Produk Lokal Sidoarjo Naik Kelas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:50 WIB

Dari Sidoarjo ke Paris, Acacpop Siap Pamerkan Tas dan Dompet Kulit di Fashion Week

Senin, 24 Agustus 2026 - 06:53 WIB

SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:07 WIB

Akhmad Munir: Modal Ventura Strategis untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Berita Terbaru