Setelah Lima Tahun Vakum, Sidoarjo Kembali Rayakan Tahun Baru Bersama Warga

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 28 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATIMRAYA.COM – Sidoarjo berbenah,Setelah lima tahun tanpa perayaan malam tahun baru terbuka, masyarakat Sidoarjo kembali menghadirkan ruang publik bersama melalui acara “Malam Sidoarjo Bersama: Cerita yang Menyatukan”, yang akan digelar pada 31 Desember 2025 di Parkir Timur GOR Kabupaten Sidoarjo.

Acara ini bukan sekadar hiburan pergantian tahun, tetapi momentum untuk menghidupkan kembali tradisi berkumpul, merayakan, dan berefleksi bersama antara pemimpin daerah, seniman, dan masyarakat Sidoarjo.

“Ini adalah malam kebersamaan. Malam ketika warga Sidoarjo bisa menyambut tahun baru tidak sendiri-sendiri, tapi bersama, dalam satu ruang, satu cerita,” ujar Ketua panitia penyelenggara, Nanang Haromain

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain sebagai perayaan malam tahun baru, kegiatan ini juga menjadi Malam Apresiasi Seniman Sidoarjo, hasil kolaborasi Dewan Kesenian Sidoarjo (Dekesda) dan PAMDI Kabupaten Sidoarjo. Lebih dari sekadar panggung hiburan, acara ini dirancang sebagai simbol kerukunan sesama seniman dan kedekatan seni dengan masyarakatnya.

Rangkaian hiburan akan menampilkan kekayaan seni Sidoarjo secara utuh dan berlapis. Mulai dari Jaranan HIPREJS, Tari Massal Remo Munali Patah yang melibatkan puluhan penari, Ludruk Opera Sekar Kawedhar, hingga hiburan populer melalui Orkes Dangdut Avita, grup orkes legendaris asal Sidoarjo, serta sejumlah penyanyi potensial lokal.

Menjelang tengah malam, acara akan ditutup dengan pesan dan doa bersama, sebagai refleksi kolektif atas perjalanan Sidoarjo selama 2025 dan harapan untuk menjadi daerah yang lebih baik, rukun, dan maju di tahun 2026.

Dengan mengusung semangat kebersamaan, kegiatan ini diharapkan menjadi awal baru bagi tradisi perayaan publik di Sidoarjo, bukan sekadar pesta, tetapi ruang temu antara budaya, rakyat, dan masa depan daerah. (Fid)

Berita Terkait

Guru Besar UIN Madura: 1 Zulhijah 1447 Hijriah Jatuh pada 18 Mei 2026
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, BRI Jemursari Serahkan Bantuan TJSL ke SMAN 10 Surabaya
Siswa SMP Al Muslim Waru Turun ke Desa, Program Young Changemakers 2025/2026 Cetak Solusi Nyata
IBS PKMKK Pamekasan Lahirkan Generasi Penulis, 206 Buku Santri Ber-ISBN Terbit
GraduAction 2026 SMA Al Muslim: Kelulusan Tak Sekadar Seremoni, Siswa Turun ke Masyarakat
Penyuluhan di SPPG Bluru Kidul 04, Danramil Tekankan Kebersihan dan Tanggung Jawab Relawan
Fenomena Roasting hingga Kacoan, Guru Besar UIN Madura Tawarkan Kurikulum Cinta
Polresta Sidoarjo Laksanakan Kerja Bakti di Jajaran Polsek, Ciptakan Lingkungan Bersih

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:34 WIB

Guru Besar UIN Madura: 1 Zulhijah 1447 Hijriah Jatuh pada 18 Mei 2026

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:21 WIB

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, BRI Jemursari Serahkan Bantuan TJSL ke SMAN 10 Surabaya

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:43 WIB

Siswa SMP Al Muslim Waru Turun ke Desa, Program Young Changemakers 2025/2026 Cetak Solusi Nyata

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:35 WIB

IBS PKMKK Pamekasan Lahirkan Generasi Penulis, 206 Buku Santri Ber-ISBN Terbit

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:35 WIB

GraduAction 2026 SMA Al Muslim: Kelulusan Tak Sekadar Seremoni, Siswa Turun ke Masyarakat

Berita Terbaru

Lifestyle

Antara Algoritma dan Gentong Babi: Wajah Ganda Demokrasi 5.0

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:04 WIB