Sport Tourism Pelaku Usaha Industri Olahraga Jadi Motor Penggerak Ekonomi

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 22 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatihan SDM Industri dan Promosi Olahraga bagi sejumlah pelaku usaha industri olahraga di Ijen Suites.

Pelatihan SDM Industri dan Promosi Olahraga bagi sejumlah pelaku usaha industri olahraga di Ijen Suites.

JATIMRAYA.COM – Saat ini, pelaku usaha indutri olahraga tidak hanya bicara prestasi tetapi harus mampu meningkatkan ekonominya.

Dr. Yayan Rubaini, Analis Ahli Kebijakan Madya Kementerian Pemuda dan Olahraga RI mengatakan, maraknya sport tourism, pelaku usaha industri olahraga menjadi motor penggeraknya.

Menurut Dr Yayan, menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX Tahun 2025 yang digelar di Malang Raya, dampak ekonominya harus dimunculkan, karena tidak datang secara tiba-tiba.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan, perencanaannya harus baik dan matang. Indikatornya disiapkan lebih dahulu, mulai dampak ekonomi langsung, tidak langsung, jangka pendek maupun jangka panjang.

“Rumusannya harus disiapkan sejak awal,” tambahnya saat membuka Pelatihan SDM Industri dan Promosi Olahraga bagi sejumlah pelaku usaha industri olahraga di Ijen Suites, Minggu sampai Selasa (21 – 23 Juli).

Pelatihan yang diselenggarakan Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, di Ijen Suite, diikuti sebanyak 75 pelaku usaha industri olahraga.

Ketua Panitia Pelatihan dari Kemenpora, Luluk Hadiyanto, menjelaskan, peserta pelatihan dari kalangan industri olahraga dari Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu.

Adapun kriteria pesertanya antara lain, pengelola klub olahraga, pengelola UMKM olahraga, pemilik usaha sarana dan prasarana olahraga, pengelola wisata olahraga, pengelola sanggar dan pusat kebugaran, pengelola atau pemilik usaha jasa keolahrgaan, mantan atlet yang sukses dalam berwirausaha bidang olahraga, serta mahasiswa Universitas Negeri Malang yang sukses menekuni bidang olahraga.

Mantan atlet bulutangkis Indonesia ini menambahkan, tujuan pelatihan ini, peserta dapat mengembangkan industri olahraga ke tingkat yang lebih tinggi, memberikan dampak yang lebih luas kepada masyarakat, terutama di sektor ekonomi.

Dalam kegiatan ini, para peserta mendapat banyak materi dari beberapa narasumber, antara lain Satrio Guardian, yang mengusung materi Isu dan Tantangan penyelenggaraan event olahraga.

Sedangkan Inovasi dan Keberkelanjutan produk olahraga disampaikan Arhan Ilham dari Head Of Marketing Milles.

Berikutnya, “peluang dan tantangan pengelolaan sport and tourism” dengan narasumber Seno Pramudita. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat HUT RI di Pabean Sidoarjo, Hadiah Utama Umrah
Kecelakaan di Jalan Raya Kesatria, Polsek Buduran Evakuasi Dua Korban
Konferda GMNI Jatim Ricuh, Ketua DPC GMNI Jember Mengaku Dihantam Batu hingga Bibir Robek
Konferda GMNI Jatim di Nganjuk Berakhir Ricuh, Pimpinan DPP dan DPD Disorot
Polemik SK dan Surat Rekomendasi Memicu Kericuhan di Konferda GMNI Jatim
Forkopimcam Gedangan dan Pemprov DKI Jakarta Kenalkan Pengolahan Sampah di Ketajen
Peringati Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Pemkab Sidoarjo Bagikan Beras ke Ojol
BGN Suspensi SPPG Kalitengah Usai 748 Santri Ponpes Manbaul Hikam Keracunan

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 11:36 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat HUT RI di Pabean Sidoarjo, Hadiah Utama Umrah

Minggu, 6 September 2026 - 19:35 WIB

Kecelakaan di Jalan Raya Kesatria, Polsek Buduran Evakuasi Dua Korban

Minggu, 6 September 2026 - 17:42 WIB

Konferda GMNI Jatim di Nganjuk Berakhir Ricuh, Pimpinan DPP dan DPD Disorot

Minggu, 6 September 2026 - 17:30 WIB

Polemik SK dan Surat Rekomendasi Memicu Kericuhan di Konferda GMNI Jatim

Sabtu, 5 September 2026 - 17:17 WIB

Forkopimcam Gedangan dan Pemprov DKI Jakarta Kenalkan Pengolahan Sampah di Ketajen

Berita Terbaru