Warga Ponorogo Temukan Sesosok Mayat dalam Kondisi Membusuk di Desa Karangjoho

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 19 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim medis dari puskesmas setempat dan aparat kepolisian saat di TKP.

Tim medis dari puskesmas setempat dan aparat kepolisian saat di TKP.

JATIMRAYA.COM – Warga Kecamatan Badegan, Ponorogo, Jawa Timur, dikejutkan adanya penemuan sesosok mayat yang sudah dalam kondisi membusuk di dalam rumahnya, Kamis ( 18/7/2024).

Saat ditemukan, hanya korban tergeletak sendiri di salah satu kamar rumahnya. Istri korban belum lama meninggal dunia, sedangkan anak laki-laki satu-satunya berada di Jepang menjalani magang kerja.

Seorang pencari rumput, Koirul, adalah yang pertama kali mencurigai adanya bau menyengat yang bersumber dari rumah tempat korban ditemukan, Desa Karangjoho. Koirul pun bergegas memberitahukan kecurigaannya itu kepada sejumlah warga, dan perangkat desa setempat.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk memastikan kecurigaan, warga bersama perangkat desa setempat langsung mendobrak pintu rumah yang terkunci dari dalam itu. Ternyata sumber bau itu adalah jasad pemilik rumah tersebut, Budi Utomo, 45 tahun.

Sontak masyarakat berbondong mendatangi lokasi kejadian. Mereka tidak menduga bau menyengat tersebut ternyata korban, yang tinggal sendirian di rumahnya.

Sejumlah warga setempat menyebutkan, korban diperkirakan tidak terlihat keluar rumah sudah tiga hari, sampai akhirnya ditemukan meninggal dunia.

“Baunya menyengat. Jadi saya curiga. Menurut informasi korban sudah tiga hari tidak keluar rumah,” kata Koirul.

Sementara Kasi Trantibun Satpol PP Ponorogo, Sigit Prayudi, dikonfirmasi jurnalis membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Korban dalam kondisi sudah membusuk, dan diperkirakan sudah tiga hari tidak kelihatan keluar rumah.

Menurutnya, korban sendirian di rumahnya lantaran kedua anggota keluarga korban, yakni istrinya telah meninggal dunia seratus hari lalu. Sedangkan anak satu-satunya berada di Jepang dalan keperluan magang kerja.

“Istrinya baru 100 hari meninggal dunia. Sedangkan anak satu-satunya berada di Jepang untuk keperluan magang kerja,” sebut Sigit Prayudi.

Menurutnya, kegiatan korban sehari-hari diperkirakan sebagai peternak lele dan kambing. Hal itu merujuk pada terdapatnya kolam lele dan ternak kambing di sekitar rumah korban.

“Korban punya ternak lele dan kambing sebagai kegiatan sehari-hari. Penyebab pasti belum diketahui, lantaran jasad korban saat ini masih dilakukan visum di rumah sakit,” terang Sigit.

Aparat kepolisian bersama petugas medis Puskesmas setempat yang langsung merapat ke lokasi kejadian, langsung melakukan pemeriksaan jasad korban. Untuk memastikannya, para petugas mengirim jasad korban ke RSUD dr. Haryono, Ponorogo, untuk keperluan visum. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat HUT RI di Pabean Sidoarjo, Hadiah Utama Umrah
Kecelakaan di Jalan Raya Kesatria, Polsek Buduran Evakuasi Dua Korban
Konferda GMNI Jatim Ricuh, Ketua DPC GMNI Jember Mengaku Dihantam Batu hingga Bibir Robek
Konferda GMNI Jatim di Nganjuk Berakhir Ricuh, Pimpinan DPP dan DPD Disorot
Polemik SK dan Surat Rekomendasi Memicu Kericuhan di Konferda GMNI Jatim
Forkopimcam Gedangan dan Pemprov DKI Jakarta Kenalkan Pengolahan Sampah di Ketajen
Peringati Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Pemkab Sidoarjo Bagikan Beras ke Ojol
BGN Suspensi SPPG Kalitengah Usai 748 Santri Ponpes Manbaul Hikam Keracunan

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 11:36 WIB

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat HUT RI di Pabean Sidoarjo, Hadiah Utama Umrah

Minggu, 6 September 2026 - 19:35 WIB

Kecelakaan di Jalan Raya Kesatria, Polsek Buduran Evakuasi Dua Korban

Minggu, 6 September 2026 - 17:42 WIB

Konferda GMNI Jatim di Nganjuk Berakhir Ricuh, Pimpinan DPP dan DPD Disorot

Minggu, 6 September 2026 - 17:30 WIB

Polemik SK dan Surat Rekomendasi Memicu Kericuhan di Konferda GMNI Jatim

Sabtu, 5 September 2026 - 17:17 WIB

Forkopimcam Gedangan dan Pemprov DKI Jakarta Kenalkan Pengolahan Sampah di Ketajen

Berita Terbaru