Niatkan Olahraga Itu Adalah Suatu Ibadah

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 29 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh Gatot Sundoro 

JATIMRAYA.COM – Olahraga apapun yang wajar merupakan aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin dan dapat melancarkan metabolisme dan sirkulasi darah, sehingga tubuh menjadi lebih kuat dan upaya preventif terbaik untuk menekan berbagai macam penyakit seperti obesitas, diabetes ataupun masalah kardiovaskular dimasa depan.

Olahraga bukan hanya sekedar menjaga tubuh, melainkan untuk menjaga kebugaran secara menyeluruh.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Olahraga mendapatkan perhatian yang tinggi dalam Islam.

Dalam Al-Qur’an maupun hadits dianjurkan seorang mukmin untuk berolahraga.

Kebugaran tubuh akan sangat mendukung ibadah seorang muslim lebih optimal dalam menjalankan aktivitas dan ketaatan kepada ALLOH SWT.

Dalam Al-Qur’an surat Al-Anfal ayat 60 tersirat perintah ALLOH SWT kepada umat Islam untuk selalu mempersiapkan segala bentuk kekuatan (fisik, mental, strategi) untuk mencegah ancaman maupun mempertahankan diri.

Rasulullah Saw pernah bersabda:” Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh ALLOH daripada Mukmin yang lemah…….” (HR. Mukmin)

Nabi Muhammad Saw menganjurkan agar umatnya selalu menjaga kebugaran fisik agar lebih kuat beribadah. Olah raga yang dianjurkan meliputi memanah, berkuda dan berenang. Selain itu Nabi Saw juga mencontohkan aktivitas seperti berjalan kaki dan bergulat untuk melatih ketangkasan serta kekuatan.

Di jaman now (modern) olah raga telah berevolusi dari aktivitas bertahan hidup dan ritual ritual kuno menjadi industri global yang didorong oleh sport science (ilmu pengetahuan dan teknologi).

Saat ini, perkembangan olah raga modern mencakup digitalisasi, komersialisasi masif dan kesetaraan; bahkan cabang cabang ilmu kedokteran, nutrisi, analisa biokimia dan bahkan analisis biomekanika serta teknologi perangkat pun ikut dilibatkan dalam olah raga. Dan globalisasi telah menjadikan olah raga sebagai industri hiburan yang bernilai miliaran.

Yang terbaik adalah niatkan olah raga sebagai ikhtiar menjaga amanah tubuh dan sarana ibadah agar fisik lebih kuat untuk aktifitas ibadah.

Ubahlah pola pikir dari ” beratnya proses” menjadi ” fokus pada rasa segar” setelah bergerak, dan jadikanlah aktivitas olah raga sebagai rutinitas harian yang membahagiakan.

Sekarang kembali ke kita, niat kita, apakah olah raga untuk kesenangan, bisnis ataukah mendukung agar ibadah lebih sehat dan berkualitas.

Berita Terkait

Angka 52 Persen sebagai Sinyal Politik: Taktik dan Strategi di Balik Pernyataan Danantara
Jempol untuk Blak-Blakan Doni
Kok Haji Isam?
Nyali Prabowo di Antara Dikte Pasar dan Cengkeraman Oligarki
Membeli Gelembung, Menjual Halusinasi: Dari Tanah Spekulatif hingga Kasino Bursa
Labirin Kekuasaan, Kompromat, dan Retorika “Risiko Bisnis”
Ketika Uang Berbiak Tanpa Keringat: Wajah Perekonomian Kita Hari Ini
Tinta Takdir yang Kering, Hati yang Merdeka

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:49 WIB

Angka 52 Persen sebagai Sinyal Politik: Taktik dan Strategi di Balik Pernyataan Danantara

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Jempol untuk Blak-Blakan Doni

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:18 WIB

Kok Haji Isam?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Nyali Prabowo di Antara Dikte Pasar dan Cengkeraman Oligarki

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Membeli Gelembung, Menjual Halusinasi: Dari Tanah Spekulatif hingga Kasino Bursa

Berita Terbaru