Sumenep Forum Geruduk Pemkab Sumenep Terkait Pelantikan Kepala Desa Matanair

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 6 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Sumenep Forum geruduk Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Sumenep Forum geruduk Pemerintah Kabupaten Sumenep.

JATIMRAYA.COM – Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Sumenep Forum geruduk Pemerintah Kabupaten Sumenep, kehadiran mereka meminta alasan hukum dari Bupati Sumenep perihal Pelantikan Kepala Desa Matanair Kecamatan Rubaru dengan transparan dan sejelas mungkin, Kamis (5/4/2024).

Korlap aksi, Sudarsono dalam orasinya menyampaikan, fenomena pelantikan kepala desa Matanair Kecamatan Rubaru Kabupaten Sumenep yang dilakukan oleh Bupati Sumenep pada tanggal 26 Maret 2024 kemarin sangat mengejutkan publik.

Pasalnya, sebelumnya Bupati Sumenep melalui Tim pemilihan Kabupaten telah mengeluarkan keputusan bahwa perintah pengadilan yang memerintahkan Bupati Sumenep untuk mengesahkan atau melantik Ahmad Rasidi sebagai Kades Matanair tidak dapat dilaksanakan (Non Executable).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Hal itu disampaikan oleh Moh. Ramli selaku Tim panitia pemilihan kabupaten Sumenep diberbagai platform media social, tanggal 11 Maret 2022 yang lalu,” ujar pria yang akrab disapa Endar.

Namun anehnya, setelah 2 tahun keputusan Bupati Sumenep yang menyatakan perintah pengadilan terkait pengesahan Ahmad Rasidi diumumkan, tiba-tiba pada tanggal 26 Maret 2024 kemarin, Bupati Sumenep melantik Ahmad Rasidi sebagai Kades Matanair.

” Hal ini membuat bingung publik. Dan menumbuhkan rasa kecurigaan yang sangat besar bagi kami bahwa pelantikan Kades Matanair Kecamatan Rubaru ini syarat kepentingan alias tidak berlandaskan hukum,” teriak Endar.

Sementara Kepala Bagian Hukum (Kabag Hukum) Hizbul Wathan, SH., MH., pada saat menemui peserta aksi menyampaikan bahwa, pelaksanaan pelantikan Ahmad Rasidi sebagai Kepala Desa Matanair berdasarkan perintah pengadilan dimana pada tahun 2022 ada penetapan eksekusi dari pengadilan tinggi tata usaha negara (PTUN).

” Perintah atau putusan pengadilan ada dua. Yang pertama pencabutan SK Bupati pengangkatan Kades Matanair (A. Gazhali-red). Yang kedua mengesahkan atau melantik Ahmad Rasidi sebagai Kades Matanair. Kita sepakat pada saat itu bahwa Pemkab patuh hukum. Kemudian setelah itu kita melaksanakan pencabutan SK Bupati pengangkatan tersebut. Terkait putusan yang ke dua kita belum melaksanakan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bahwa pengangkatan Ahmad Rasidi sebagai Kepala Desa Matanair, pada tanggal 26 Maret 2024 kemarin yakni berdasarkan putusan pengadilan tersebut.

Pernyataan dari Kabag Hukum Pemkab Sumenep yang akrab disapa Wathan tersebut langsung disanggah Korlap Aksi. Sebab, statement tersebut dinilai bertolak belakang dengan apa yang disampaikan oleh Tim Pemilihan Kabupaten pada tanggal 11 Maret 2022 yang lalu.

Endar menyebut, pada tahun 2022 yang lalu Tim Pemilihan Kabupaten dengan tegas telah menyatakan bahwa pengesahan Ahmad Rasidi sebagai Kades Matanair tidak dapat dilaksanakan, dengan dalih BPD setempat tidak mengajukan kepada Bupati Sumenep.

Namun ternyata, kata Endar, meskipun tanpa ada pengajuan dari BPD Matanair Bupati bisa melaksanakan putusan pengadilan sengketa Pilkades Matanair yang sudah berkekuatan hukum (Incraht) tahun 2021 yang lalu.

” Maka hal ini sudah sangat jelas selama 2 tahun Bupati dan Tim Pemilihan Kabupaten telah mendholimi Ahmad Rasidi,” tegas Endar.

Alansannya, kata Endar, Bupati Sumenep dan Tim Pemilihan Kabupaten telah merampas hak Ahmad Rasidi yang seharusnya menjadi Kades Matanair sejak tahun 2022 tapi baru disahkan tahun 2024 oleh Bupati Sumenep. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

DLH dan Kemenag Sumenep Bersinergi Jaga Kebersihan Lingkungan
Ketua dan Sekretaris PWI se-Madura Dorong Keterwakilan Pengurus di Jatim Agar Tak Dipandang Sebelah Mata
Sidoarjo Kembangkan Perpustakaan Digital untuk Perkuat Budaya Literasi
Subandi Salurkan Kursi Roda kepada Penyandang Disabilitas dan Penderita Stroke
Inovasi Pemkab Sidoarjo Meningkat, Subandi Soroti Stunting dan Pengangguran
Bupati Subandi Apresiasi Senada Fest Fatayat NU, Dorong Perempuan Berkarya untuk Sidoarjo
BRI Surabaya Kusuma Bangsa Perkuat Kedekatan dengan Nasabah di Harpelnas 2026
Syarikat Islam Gelar Kongres ke 42 di Surabaya

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:37 WIB

DLH dan Kemenag Sumenep Bersinergi Jaga Kebersihan Lingkungan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Sidoarjo Kembangkan Perpustakaan Digital untuk Perkuat Budaya Literasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Subandi Salurkan Kursi Roda kepada Penyandang Disabilitas dan Penderita Stroke

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Inovasi Pemkab Sidoarjo Meningkat, Subandi Soroti Stunting dan Pengangguran

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Bupati Subandi Apresiasi Senada Fest Fatayat NU, Dorong Perempuan Berkarya untuk Sidoarjo

Berita Terbaru

Info Jatim

DLH dan Kemenag Sumenep Bersinergi Jaga Kebersihan Lingkungan

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:37 WIB

Lifestyle

Tinta Takdir yang Kering, Hati yang Merdeka

Jumat, 23 Okt 2026 - 06:46 WIB