Menaker: Berkurban, Simbol Solidaritas Nilai-Nilai Sosial

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 18 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menaker Ida Fauziyah. (foto: Humas Kemnaker RI)

Menaker Ida Fauziyah. (foto: Humas Kemnaker RI)

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah berharap momentum IdulAdha 2024 mampu mempererat hubungan persaudaraan dan meningkatkan kepedulian antara sesama anak bangsa sekaligus memperkuat iman dan takwa.

Menurut Ida Fauziyah, perayaan IdulAdha hendaknya tak dipandang hanya sekedar perayaan, melainkan bahwa semangat kurban harus menjadi pendorong bagi semua untuk merawat nilai-nilai persaudaraan dan saling berbagi.

“Mari kita tingkatkan kepedulian nilai-nilai sosial dan semangat berbagi dengan sesama. Kurban bukan hanya sekadar ritual, tetapi juga bentuk nyata dari rasa empati dan simbol solidaritas kita terhadap mereka yang membutuhkan, ” Ida Fauziyah usai menyaksikan penyembelihan 8 ekor sapi dan 2 ekor kambing di kantor Kemnaker Jakarta, Selasa (18/6/2024).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ida Fauziyah menambahkan ibadah kurban mengandung pesan agar umat manusia terus mendekatkan diri kepada Allah SWT.  “Apakah Tuhan itu jauh, kok kita ingin mendekat? Justru Tuhan dekat dengan kamu. Yang jauh itu justru rahmat. Mudah-mudahaan dengan berkurban ini, semakin dekat kita akan rahmat dari Allah SWT, ” ujarnya.

Melalui IdulAdha ini, Ida Fauziyah berpendapat ada teladan yang dapat dipetik dari ketulusan Nabi Ibrahim AS, kesabaran Nabi Ismail AS dan pengorbanan luar biasa dari Sarah dan Siti Hajar. Kepatuhan Nabi Ibrahim AS yang bersedia mengorbankan putranya Nabi Ismail AS sebagai wujud kepatuhan terhadap Allah SWT.

“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan pada pagi ini, kita mampu meneladaninya  Seperak dua perak, tak ada artinya dibandingkan seperti yang dilakukan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Tapi hikmah dibalik itu adalah keinginan kita untuk mendekatkan kita kepada Allah SWT, ”  katanya.

Ida Fauziyah memberikan apresiasi kepada pegawai dari 29 Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) Kemnaker yang telah mengorbankan sebagian dari dana pribadinya untuk peringatan IdulAdha 2024 ini. “Saya ingin memberikan apresiasi atas adanya peningkatan jumlah hewan kurban pada tahun ini, ” katanya.

Sementara Sekjen Kemnaker Anwar Sanusi mengatakan pada peringatan IdulAdha 2024 ini, Kemnaker berhasil menghimpun 44 hewan kurban di UPTP Kemnaker dan 15 ekor sapi di kantor pusat sehingga total 59 ekor sapi ditambah 8 ekor kambing.  Untuk UPTP sebagian besar sudah dilakukan pemotongan pada Senin (17/6/2024) kemarin,  dan telah dibagikan kepada masyarakat dan pegawai di lingkungan UPTP.

“Sementara di kantor Kemnaker disembelih 8 ekor sapi dan 2 kambing. Tujuh ekor lainnya sudah didistribusikan serta seluruh pemotongan kepada seluruh masyarakat di Jakarta dan sekitarnya, ” ujarnya.

Berita Terkait

USANITA Perkuat Akses Global Usahawan Malaysia Indonesia
Di Hadapan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Masih Wartawan
Menpora Dukung Penuh Program PBMI, Muaythai Indonesia Tancap Gas Menuju SEA Games Malaysia
Menhan-PWI Pusat Agendakan Khusus Retret 200 Wartawan
Dari “Kaleidiskop Media Massa 2025”, Perlu Intervensi Negara untuk Menjaga Eksistensi Media
H. Iwan Efendi Nakhodai DPC PDI Perjuangan Sampang Periode 2025-2030
Peduli Korban Bencana, Grup Merdeka Serahkan Donasi Rp977 Juta ke BAZNAS RI
PWI Pusat Terbitkan Tiga Surat Edaran untuk Anggota se-Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:47 WIB

USANITA Perkuat Akses Global Usahawan Malaysia Indonesia

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Di Hadapan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Masih Wartawan

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:09 WIB

Menpora Dukung Penuh Program PBMI, Muaythai Indonesia Tancap Gas Menuju SEA Games Malaysia

Rabu, 24 Desember 2025 - 17:49 WIB

Menhan-PWI Pusat Agendakan Khusus Retret 200 Wartawan

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:26 WIB

Dari “Kaleidiskop Media Massa 2025”, Perlu Intervensi Negara untuk Menjaga Eksistensi Media

Berita Terbaru