Bocah 4 Tahun di Madiun Tewas Tenggelam di Kubangan Bekas Galian

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 15 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATIMRAYA.COM – Di Madiun, Jawa Timur, seorang bocah berusia 4 tahun ditemukan tewas di perairan kubangan bekas galian C sedalam 3 meter, Selasa petang (14/04/2026).

Sebelum akhirnya diketahui tak bernyawa, korban bernama Rizuka Putra Ramadhan itu tengah asyik bermain gawai ditemani sang ibu di kamar rumahnya, Desa Tulung, Kecamatan Saradan.

Namun, hanya berselang 15 menit setelah ibunya, Suwarni, meninggalkan korban sedirian di kamar untuk mencuci pakaian ke belakang, yang sebelumnya turut menemani bermain, korban tiba-tiba menghilang.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suwarni yang kaget bukan kepalang segera memanggil suaminya, Slamet, guna mencari keberadaan anak keduanya tersebut. Informasi segera dikembangkan kepada warga dan perangkat desa, untuk turut melakukan pencarian.

“Anak itu (korban) masih kecil, mainan handphone di kamar rumahnya. Lalu ditinggal ibunya untuk nyuci pakaian ke belakang sekitar 15 menit. Pada saat ibunya kembali ke kamar, anak itu sudah tidak ada. Entah kemana tidak tahu,” ujar Suwarno, Kamituwo desa setempat kepada koresponden.

Menurut Suwarno, awalnya tidak ada pihak yang menduga korban pergi ke kubangan bekas galian C yang hanya berjarak 60 meter dari rumahnya itu. Sebab itulah pencarian oleh warga tidak difokuskan ke lokasi tersebut.

Tim SAR gabungan dari BPBD Kabupaten Madiun, Tagana dan unsur kebencanaan lainnya turun ke lokasi kejadian, setelah upaya pencarian mandiri tak membuahkan hasil. Tim pencarian korban turun menggunakan perahu karet dan sejumlah perlengkapan lainnya.

Tim SAR akhinya menemukan jasad korban terselip diantara tumbuhan liar. Tubuh korban segera dievakuasi untuk diserahkan kepada pihak keluarganya, setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan oleh tim medis Puskesmas setempat.

“Terdapat bekas galian yang masih ada airnya, di dekat rumah korban. Saat ditinggal ibunya ke dapur sekitar 15 menit, di anak sudah tidak ada di kamarnya,” kata AKP Sukoco, Kapolsek Saradan.

Dugaan sementara tewasnya korban akibat tercebur ke dalam kubangan bekas galian C sedalam 3 meter.

Namun begitu, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan tim Inafis Polres setempat dan tenaga medis, guna memastikan penyebab kematian korban. (as)

Berita Terkait

Polsek Krian Edukasi Siswa SD Cinta Hati tentang Bahaya Bullying dan Perundungan
Curhat Kamtibmas di Banjarsari, Polresta Sidoarjo Ajak Warga Cegah Bullying, Intoleransi dan Hoaks
Pastikan Tepat Sasaran, Bupati Subandi Cek Langsung Penyaluran Bantuan Beras di Jabon
Jatim Social Care Bantu Mobilitas Peserta Muktamar ke-35 NU dengan Kursi Roda Gratis
Kampung Literasi Hadir di Muktamar ke-35 NU, Dorong Tradisi Membaca dan Menulis
Apel Siaga Kamtibmas, Kapolresta Sidoarjo Minta Personel Perkuat Deteksi dan Pemetaan
Ratusan Pelajar Meriahkan Hari Anak Nasional 2026 di Kampung Lali Gadget Sidoarjo
Kandang Kambing Warga Sirapan Madiun Terbakar Dini Hari, Kerugian Rp25 Juta

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:12 WIB

Polsek Krian Edukasi Siswa SD Cinta Hati tentang Bahaya Bullying dan Perundungan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Curhat Kamtibmas di Banjarsari, Polresta Sidoarjo Ajak Warga Cegah Bullying, Intoleransi dan Hoaks

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:36 WIB

Pastikan Tepat Sasaran, Bupati Subandi Cek Langsung Penyaluran Bantuan Beras di Jabon

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Jatim Social Care Bantu Mobilitas Peserta Muktamar ke-35 NU dengan Kursi Roda Gratis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:20 WIB

Apel Siaga Kamtibmas, Kapolresta Sidoarjo Minta Personel Perkuat Deteksi dan Pemetaan

Berita Terbaru

Lifestyle

Hati Yang Sakit

Jumat, 28 Agu 2026 - 07:56 WIB