BPBD Sidoarjo Selamatkan Jari Anak Kecil yang Terjebak di Lubang Pengunci Jendela

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 5 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jari tangan yang terjepit di lubang pengunci jendela.

Jari tangan yang terjepit di lubang pengunci jendela.

JATIMRAYA.COM – Call Center 112 Sidoarjo mendapat laporan adanya seorang anak yang jarinya terjepit di lubang kunci jendela di Desa Kepatihan RT 04 RW 05, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, pada Kamis (4/4/2024).

Kejadian bermula ketika Jovino (5 tahun) bermain di area jendela, tanpa disadari jarinya masuk ke lubang pengunci jendela dan tidak bisa dilepaskan.

Mengetahui hal tersebut, Ibu Afifah, orangtua korban langsung membawanya ke rumah sakit dengan kondisi kunci jendela masih berada di jari tengah Jovino. Namun saat tiba di rumah sakit, Ibu Afifah diarahkan untuk menghubungi damkar dikarenakan pihak rumah sakit tidak mempunyai alat untuk melepaskan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gerak cepat, Ibu Afifah akhirnya menghubungi 112 untuk kemudian laporan diteruskan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo. Regu 3 tim penyelamat (rescue) unit Krian BPBD Kabupaten Sidoarjo segera menuju ke lokasi kejadian dan melakukan penyelamatan dengan menggunakan gerinda cincin.

Petugas yang terlatih dengan baik segera bertindak cepat dan efisien hingga akhirnya kunci jendela bisa terlepas dari jari tengah Jovino.

Plt. Kepala BPBD Kabupaten Sidoarjo Dwijo Prawito berpesan agar masyarakat selalu waspada terhadap apapun kejadian yang berhubungan dengan nyawa diri sendiri maupun orang lain.

“Tetap waspada dan berhati-hati dimanapun anda berada, hubungi 112 apabila melihat/menemukan kejadian darurat di sekitar anda,” katanya.

Masyarakat diimbau untuk segera menghubungi nomor darurat tersebut ketika menghadapi keadaan darurat serupa, sehingga bantuan dapat diberikan dengan cepat dan tepat waktu.

“Saya juga mengingatkan kepada orang tua dan penjaga anak untuk selalu memastikan keamanan anak-anak di rumah. Keamanan anak adalah prioritas utama bagi orang tuanya,” tambah Dwijo. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

Menjelang Pelantikan PCNU Pamekasan, NU Didorong Adaptif di Era Digital
Jatim Open Woodball 2026 Resmi Dibuka di Sidoarjo, 400 Atlet Bertanding
Harga Terjangkau Sari Sari POP Siap Bidik Market Share Menengah Ke Bawah
Guru Besar UIN Madura: 1 Zulhijah 1447 Hijriah Jatuh pada 18 Mei 2026
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, BRI Jemursari Serahkan Bantuan TJSL ke SMAN 10 Surabaya
Siswa SMP Al Muslim Waru Turun ke Desa, Program Young Changemakers 2025/2026 Cetak Solusi Nyata
IBS PKMKK Pamekasan Lahirkan Generasi Penulis, 206 Buku Santri Ber-ISBN Terbit
GraduAction 2026 SMA Al Muslim: Kelulusan Tak Sekadar Seremoni, Siswa Turun ke Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:00 WIB

Menjelang Pelantikan PCNU Pamekasan, NU Didorong Adaptif di Era Digital

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:51 WIB

Jatim Open Woodball 2026 Resmi Dibuka di Sidoarjo, 400 Atlet Bertanding

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:52 WIB

Harga Terjangkau Sari Sari POP Siap Bidik Market Share Menengah Ke Bawah

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:34 WIB

Guru Besar UIN Madura: 1 Zulhijah 1447 Hijriah Jatuh pada 18 Mei 2026

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:21 WIB

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, BRI Jemursari Serahkan Bantuan TJSL ke SMAN 10 Surabaya

Berita Terbaru