Kandang Kambing Warga Sirapan Madiun Terbakar Dini Hari, Kerugian Rp25 Juta

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 27 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATIMRAYA.COM – Sebuah kandang kambing milik seorang warga di Desa Sirapan, Kecamatan/Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terbakar, Kamis dini hari (27/08/2026). Belum diketahui pasti penyebabnya, namun dugaan sementara dipicu terjadinya korsleting listrik di area kandang.

Warga dan sejumlah personel Taruna Tanggap Bencana (Tagana) setempat, yang pertama kali dimintai tolong pemadaman, berusaha memadamkannya. Namun upaya mereka tidak menampakkan hasil berarti, bahkan kobaran api semakin mengganas.

Tidak mudahnya api dipadamkan diduga karena adanya gas metana yang tersimpan diantara kotoran hewan. Sebagaimana diketahui, gas metana (CH4) yang mudah terbakar itu, terbentuk dari kotoran hewan yang mengalami proses dekomposisi anaerobik (pembusukan oleh bakteri).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ya, diperkirakan karena adanya campuran gas metana, sehingga api harus dipadamkan secara bertahap,” kata Bambang Tamtomo, personel Tagana kepada koresponden, menanggapi kendala saat proses pemadaman.

Beruntung armada Damkar Kabupaten Madiun segera merapat ke lokasi kebakaran, sehingga kobaran api tidak berlanjut merambat ke rumah induk yang dihuni Supardi, 47 tahun, yang kala itu tengah beristirahat. Petugas Damkar segera melakukan upaya menundukkan si jago merah.

Supardi menuturkan, saat api melumat kandang miliknya, dia tengah tertidur bersama dua anggota keluarga lainnya. Sekira pukul 01.30 dia terbangun lantaran mendengar suara mencurigakan, gemeretak kayu terbakar dan suara reruntuhan genting jatuh.

Dia segera menuju sumber suara yang berada di belakang rumahnya. Ternyata dia mendapati kandangnya sudah terlalap api. Dia segera melepas sejumlah hewan piaraannya, agar terbebas dari amukan api.

Melihat itu dia segera berteriak meminta bantuan tetangganya untuk bergotong royong memadamkan api. Sebagian warga lain menghubungi Tagana dan unit pemadam kebakaran.

“Waktu itu saya tidur di kamar rumah. Saya terbangun karena mendengar seperti ledakan kayu yang terbakar. Juga suara genting yang berjatuhan. Waktu saya ke belakang, ternyata api sudah berkobar,” aku Supardi.

Walhasil api berhasil dipadamkan petugas Damkar, Tagana, aparat desa dan warga setempat. Tidak ada korban jiwa, juga tidak terdapat fasilitas umum yang rusak. Hanya kerugian materiil berupa kerusakan kandang diperkirakan sekitar Rp. 25 juta. (as/fin)

Berita Terkait

DLH dan Kemenag Sumenep Bersinergi Jaga Kebersihan Lingkungan
Ketua dan Sekretaris PWI se-Madura Dorong Keterwakilan Pengurus di Jatim Agar Tak Dipandang Sebelah Mata
Sidoarjo Kembangkan Perpustakaan Digital untuk Perkuat Budaya Literasi
Subandi Salurkan Kursi Roda kepada Penyandang Disabilitas dan Penderita Stroke
Inovasi Pemkab Sidoarjo Meningkat, Subandi Soroti Stunting dan Pengangguran
Bupati Subandi Apresiasi Senada Fest Fatayat NU, Dorong Perempuan Berkarya untuk Sidoarjo
BRI Surabaya Kusuma Bangsa Perkuat Kedekatan dengan Nasabah di Harpelnas 2026
Syarikat Islam Gelar Kongres ke 42 di Surabaya

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:37 WIB

DLH dan Kemenag Sumenep Bersinergi Jaga Kebersihan Lingkungan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Sidoarjo Kembangkan Perpustakaan Digital untuk Perkuat Budaya Literasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Subandi Salurkan Kursi Roda kepada Penyandang Disabilitas dan Penderita Stroke

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Inovasi Pemkab Sidoarjo Meningkat, Subandi Soroti Stunting dan Pengangguran

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Bupati Subandi Apresiasi Senada Fest Fatayat NU, Dorong Perempuan Berkarya untuk Sidoarjo

Berita Terbaru

Info Jatim

DLH dan Kemenag Sumenep Bersinergi Jaga Kebersihan Lingkungan

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:37 WIB

Lifestyle

Tinta Takdir yang Kering, Hati yang Merdeka

Jumat, 23 Okt 2026 - 06:46 WIB