Cara Nabi SAW Menghadapi Penyakit Menular (Wabah)

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 14 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gatot Sundoro

Gatot Sundoro

Oleh: Gatot Sundoro

JATIMRAYA.COM – Wabah atau penyakit menular sudah dikenal sejak jaman Nabi Muhammad saw. Waktu itu wabah yang terkenal adalah penyakit pes dan lepra (kusta).

Sedangkan di jaman ini, penyakit menular yang amat ganas dikenal dengan nama COVID; Korban jiwa meninggal di negara kita tercatat secara resmi : 187.905 jiwa (2021), bahkan bisa melebihi angka itu bila di sensus. Angka dunia yang meninggal mendekati 7 juta jiwa.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di jaman Kalifah Umar bin Kattab. Waktu itu Umar pasukannya pergi ke Syam. Saat disana ia disambut dan diberitahu bahwa wabah penyakit telah mulai mewabah di Syam.

Umar pun memanggil kelompok ahli baik dari kalangan Muhajirin, Anshar dan tokoh Qurais yang telah memeluk Islam. Namun mereka berbeda pendapat.

Ada 2 pendapat :

  1. Tetap di Syam, tetap melaksanakan tugas agama dan tidak lari dari Qadar ALLOH.
  2. Pulang, menuju Qadar ALLOH yang lebih baik dan tidak menghadapkan pasukan lawan wabah.

Beberapa saat kemudian datanglah seorang sahabat Abdurrahman bin Auf, ia berkata:” Aku punya ilmu tentang masalah ini. Aku pernah mendengar Rasulullah saw berdabda:” Apabila kamu sekalian mendengar bahwa ada wabah penyakit sedang terjangkit di suatu daerah, maka janganlah kalian datang kesitu, dan apabila kalian ada didaerah yang telah terjangkit penyakit, maka kalian jangan keluar menuju daerah lain.”

Umar pun memuji nama ALLOH kemudian ia pulang bersama pasukannya.

Berita Terkait

USANITA Perkuat Akses Global Usahawan Malaysia Indonesia
Di Hadapan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Masih Wartawan
Menpora Dukung Penuh Program PBMI, Muaythai Indonesia Tancap Gas Menuju SEA Games Malaysia
Menhan-PWI Pusat Agendakan Khusus Retret 200 Wartawan
Dari “Kaleidiskop Media Massa 2025”, Perlu Intervensi Negara untuk Menjaga Eksistensi Media
H. Iwan Efendi Nakhodai DPC PDI Perjuangan Sampang Periode 2025-2030
Peduli Korban Bencana, Grup Merdeka Serahkan Donasi Rp977 Juta ke BAZNAS RI
PWI Pusat Terbitkan Tiga Surat Edaran untuk Anggota se-Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:47 WIB

USANITA Perkuat Akses Global Usahawan Malaysia Indonesia

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Di Hadapan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Masih Wartawan

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:09 WIB

Menpora Dukung Penuh Program PBMI, Muaythai Indonesia Tancap Gas Menuju SEA Games Malaysia

Rabu, 24 Desember 2025 - 17:49 WIB

Menhan-PWI Pusat Agendakan Khusus Retret 200 Wartawan

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:26 WIB

Dari “Kaleidiskop Media Massa 2025”, Perlu Intervensi Negara untuk Menjaga Eksistensi Media

Berita Terbaru