Hujat Joan Laporta, Fans Barcelona Inginkan Xavi

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 20 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelatih Barcelona Xavi Hernandez. (foto: x-@FCBarcelona)

Pelatih Barcelona Xavi Hernandez. (foto: x-@FCBarcelona)

Fans Barcelona menunjukkan kecintaann dan keinginannya agar Xavi Hernandez tetap menjadi bagian dari proyek klub.

Pelatih Blaugrana mendapat dukungan, kasih sayang, serta kehangatan yang yang sangat besar dari para suporter selama laga melawan Rayo Vallecano, khususnya di sepuluh menit terakhir.

Di awal pertandingan, para suporter memilih untuk fokus pada pertandingan liga daripada terlibat konflik internal klub.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penonton di Estadi Olimpic Lluis Companys meneriakkan, “Xavi Hernandez, ole, ole, Xavi Hernandez, ole, ole.” Suara itu terus menggema seakan mendorong manajemen untuk mengakhiri konfliknya dengan sang pelatih sekaligus legenda Barca itu.

Sepanjang pertandingan, hanya terdengar nyanyian dengan lirik: “Xavi, ya; Laporta, tidak; Barca, ya; Laporta, tidak,” dan “Laporta, mundur,” yang dengan cepat dibungkam oleh sebagian besar pendukung dengan peluit.

Suasana di dalam klub cukup mencekam. Hubungan klub dengan Xavi, dikabarkan telah rusak parah akibat perubahan terbaru dalam proyek klub. Hubungan antara manajemen dan pelatih saat ini sedang tegang.

Dikutip dari Marca, pihak klub membocorkan informasi bahwa Laporta sangat kesal dengan komentar Xavi pada Rabu, 15 Mei 2024 lalu, di mana sang pelatih mengklaim bahwa situasi ekonomi yang rapuh membuat mereka tidak bisa bersaing di pasar seperti tahun-tahun sebelumnya dengan klub-klub besar lainnya. Terutama dengan Real Madrid.

Pernyataan tersebut dimaknai Presiden sebagai rasa kurang percaya diri mantan gelandang tersebut terhadap tim.

Menurut orang-orang dekat Laporta, ia yakin Xavi tidak bisa memimpin skuat dengan pola pikir seperti itu dan serius mempertimbangkan untuk memecat pelatih yang baru kembali dkukuhkan posisinya tiga pekan lalu.

Segera Ada Pertemuan

Laporta yang tidak berangkat ke Almeria merasa tidak senang dengan ucapan Xavi. Namun, dia belum secara langsung menegur Xavi atau mengungkapkan kemarahan secara terbuka. Mereka diperkirakan akan segera bertemu, mungkin dalam beberapa jam mendatang.

Pernyataan Xavi tampaknya menjadi pukulan terakhir bagi Laporta, yang masih belum yakin dengan masa depan pelatih meski perannya baru-baru ini dikonfirmasi hingga tahun 2025.

Berita Terkait

USANITA Perkuat Akses Global Usahawan Malaysia Indonesia
Di Hadapan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Masih Wartawan
Menpora Dukung Penuh Program PBMI, Muaythai Indonesia Tancap Gas Menuju SEA Games Malaysia
Menhan-PWI Pusat Agendakan Khusus Retret 200 Wartawan
Dari “Kaleidiskop Media Massa 2025”, Perlu Intervensi Negara untuk Menjaga Eksistensi Media
H. Iwan Efendi Nakhodai DPC PDI Perjuangan Sampang Periode 2025-2030
Peduli Korban Bencana, Grup Merdeka Serahkan Donasi Rp977 Juta ke BAZNAS RI
PWI Pusat Terbitkan Tiga Surat Edaran untuk Anggota se-Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:47 WIB

USANITA Perkuat Akses Global Usahawan Malaysia Indonesia

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Di Hadapan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Masih Wartawan

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:09 WIB

Menpora Dukung Penuh Program PBMI, Muaythai Indonesia Tancap Gas Menuju SEA Games Malaysia

Rabu, 24 Desember 2025 - 17:49 WIB

Menhan-PWI Pusat Agendakan Khusus Retret 200 Wartawan

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:26 WIB

Dari “Kaleidiskop Media Massa 2025”, Perlu Intervensi Negara untuk Menjaga Eksistensi Media

Berita Terbaru