Jalan Terjal Hijrah

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 5 Oktober 2023 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anwar Hudijono, jurnalis tinggal di Sidoarjo.

Anwar Hudijono, jurnalis tinggal di Sidoarjo.

Oleh Anwar Hudijono

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

JATIMRAYA.COM, Seorang anak milenial cerita setiap kali memulai hijrah, masalah selalu timbul. Mulai kehilangan proyek, dibohongi orang.

Apakah saya harus membatalkan niat saya untuk hijrah? Begitu ungkapan di akhir curhatnya.

Seorang ibu usia 50 an punya masalah serupa. Tatkala start hijrah cobaan dan masalah datang bertubi-tubi. Mulai disingkirkan komunitas sampai bangkrut dan sakit.

Banyak sekali kisah hijrah demikian. Sehingga terkesan hijrah itu seperti menapak jalan ekstra terjal licin berliku-liku rumit penuh risiko.Selalu dibarengi masalah bertubi-tubi. Hijrah dan ujian seperti dua sisi pada sekeping mata uang.

Kisah hijrah di zaman now hampir selalu bisa dipahami dalam perspektif Quran surah Ali Imran 133 – 136 dan 142.

Startnya niat untuk segera berislam lebih baik. Meninggalkan maksiat dan mungkarat dan mulai taat syariat serta banyak mengamalkan ibadah sunah.

“Dan bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa,” (QS. Ali ‘Imran 3:133)

Dari situ lantas mempedomani ayat 134 dan 135.

“(yaitu) orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan.” (QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 134)

“Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri, (segera) mengingat Allah, lalu memohon ampunan atas dosa-dosanya, dan siapa (lagi) yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan dosa itu, sedang mereka mengetahui” (QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 135)

Lantas teguh konsisten berusaha menggapai tujuan finis hijrah yaitu:

“Balasan bagi mereka ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Dan (itulah) sebaik-baik pahala bagi orang-orang yang beramal.” (QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 136)

Nah, ternyata untuk sampai finis itu banyak ujian. Miriplah untuk tamat setiap jenjang pendidikan sekolah barus pakai ujian. Beratnya ujian sepadan dengan jenjangnya.

Peluang bagi aktivis pers pelajar, pers mahasiswa, dan muda/mudi untuk dilatih menulis berita secara online, dan praktek liputan langsung menjadi jurnalis muda di media ini. Kirim CV dan karya tulis, ke WA Center: 087815557788.

Yang namanya ujian itu mesti sulit. Ujian yang mudah itu tidak meyakinkan. Ujian gampang itu lucu.Hal itu ditegaskan di ayat 142.

“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antara kamu, dan belum nyata orang-orang yang sabar.” (QS. Ali ‘Imran 3: Ayat 142)

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Tahapani ini wajib dilalui setiap insan hijrah. Hal itu terjadi sejak hijrah dalam konteks pindah dari Mekah ke Medinah, sampai istilah hijrah dalam arti kuitatif dari Islam yang kurang atau tipid-tipis menjadi muslim kaffah.

Contoh Syuaib Ar Rumi. Demi hijrah dia tinggalkan anak istri harta saudara semuanya. Tatkala Rasulullah tahu, Beliau dawuh ,”beruntunglah Syuaib. Beruntunglah Syuaib.”

Investor yang serius bisa mendapatkan 100% kepemilikan media online dengan nama domain super cantik ini. Silahkan ajukan penawaran harganya secara langsung kepada owner media ini lewat WhatsApp: 08557777888.

Demikian pula sahabat yang hijrah banyak rintangan. Ada yang dicegat, dikriminalisasi, dirampas hartanya, kelaparan, penuh penderitaan.

Oleh karena itu, hijrah bernilai jihad fi sabilillah.

“Dan barang siap berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka akan mendapatkan di Bumi ini tempat hijrah yang luas dan (rezeki) yang banyak. Barang siapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah karena Allah dan Rasul-Nya, kemudian kematian menimpanya (sebelum sampai ke tempat yang dituju), maka sungguh, pahalanya telah ditetapkan di sisi Allah. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS. An-Nisa’ 4: Ayat 100)

Pada akhirnya perjalanan hijrah akan ditentukan yang punya hajat. Apakah ibarat sepur langsir maju mundur, atau angkot maju jalan lantas ngeteagi atau ibarat kapal sekali layar terkembang pantang biduk surut ke pantai. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

Keistimewaan Puasa Asyura
Meritokrasi Membuahkan Spanyol yang Hebat
Menjadi Pemimpin yang Baik
Kematian Afif Maulana, Prof. Adrianus Meliala: Pihak Keluarga Tidak Terima Karena Kematian Korban Dianggap Tidak Wajar
Teluk Hijau Banyuwangi Berikan Keindahan Alam Hingga flora dan fauna yang unik
Istana Bukit Serene Simbol Kekuatan Sejarah dan Keindahan Arsitektur di Johor Bahru
Pantai Pulau Merah Salah Satu Destinasi Wisata favorit Bagi Para Penggemar Selancar
Taman Nasional Baluran Tawarkan Pemandangan Savana yang Mirip dengan Afrika
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 24 Juli 2024 - 10:57 WIB

Tindak Pidana Perdagangan Orang, 50 WNI Dikirim ke Australia untuk Dijadikan Pekerja Seks Komersial

Rabu, 24 Juli 2024 - 09:06 WIB

18 Kabupaten dan Kota di Jawa Timur, NTT dan NTB Alami Kekeringan, Kurang Hujan dengan Kategori Ekstrem

Jumat, 19 Juli 2024 - 10:41 WIB

Menko PMK Muhadjir Effendy: Keutuhan Bangsa Negara Sangat Ditentukan Ibu dan Anak

Rabu, 17 Juli 2024 - 10:17 WIB

Kejaksaan Agung Periksa 3 Orang Saksi Termasuk Ditjen Bea Cukai dalam Kasus Importasi Gula PT SMIP

Senin, 15 Juli 2024 - 20:31 WIB

Di Forum Muhammadiyah, LaNyalla Sampaikan Pentingnya Tekad Bersama Hadapi Tantangan ke Depan yang Lebih Berat

Senin, 15 Juli 2024 - 13:07 WIB

Menko Muhadjir Berikan Apresiasi Terhadap Keberhasilan Pasar Yosomulyo Pelangi

Senin, 15 Juli 2024 - 09:00 WIB

Ada Insiden Penembakan Donald Trump, Begini Respons Istana Jakarta Terkait Pengamanan Presiden Jokowi

Kamis, 11 Juli 2024 - 12:05 WIB

Kemenko PMK Prof Warsito Tekankan Pemerintah Daerah dan Stakeholders Perkuat Peran Fungsi Museum

Berita Terbaru