Kasus Penyadapan Prabowo Jadi Sorotan, Airlangga: Pengaruhi Sentimen Investor

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 7 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATIMRAYA.COM – Kasus penyadapan terhadap Presiden Prabowo dan sejumlah pejabat dan tokoh publik lainnya, diakui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berpengaruh terhadap psikologis investor.

Seperti dilaporkan Kompas.com, Airlangga sangat menyayangkan kasus yang melibatkan mantan Kepala Staf Kepresidenan sekaligus eks Kapolri, Listyo Sigit Prabowo. “Tentu sangat disayangkan, ya, terhadap penyadapan.”

“Akibatnya adalah bukan dari segi fundamental, tapi dari sentimental. Karena ekonomi kan faktor psikologis itu juga memengaruhi,” kata Airlangga di Jakarta pada Jumat kemarin menyoroti dampak ekonomi dari kasus tersebut.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirinya juga mengapresiasi gerak cepat Kepolisian dalam mengungkap kasus yang sempat menjadi perhatian masyarakat tersebut. Menurutnya hal itu dapat meredam resiko negatif terhadap situasi dan kondisi ekonomi Indonesia.

Airlangga menegaskan bahwa pemerintah akan tetap fokus menjaga fundamental ekonomi nasional di tengah dinamika sosial politik saat ini. “Yang penting kita jaga fundamental saja,” pungkasnya.

Sebegaimana diberitakan sebelumnya, pada Selasa (3/11/2026) malam, Bareskrim Polri mengumumkan penetapan tersangka kepada mantan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, bersama dua jenderal lainnya, atas dugaan kasus penyadapan illegal terhadap Presiden Prabowo Subianto, dan lainnya, yang dilakukan sepanjang tahun 2025 hingga 2026.

“Berdasarkan hasil penyelidikan, penyidik telah menetapkan terhadap 3 orang tersangka dengan inisial LSP, ASN, dan EH” kata Kabareskrim Polri Komjen Pol Asep Safrudin. (RM)

Berita Terkait

BP Tapera Kejar Target 350.000 Rumah Subsidi, Realisasi Baru 200.698 Unit
BI Catat Cadangan Devisa RI Oktober 2026 Capai US$146,8 Miliar
Insentif PPh 21 DTP 2027 Bakal Berlaku untuk Semua Karyawan Bergaji di Bawah Rp10 Juta
Pertamina Gelar Pekan Kopi di SMEXPO 2026, Dorong UMKM Kopi Tembus Pasar Lebih Luas
BPS Catat Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,47 Persen pada Kuartal III 2026
Menteri UMKM Bakal Audit Besar-besaran Program KUR, Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran
BSI Perkuat Ekonomi Masyarakat, Pamerkan Kopi hingga Madu Hasil Rehabilitasi DAS
Tak Hanya MBR, Pemerintah Bidik Masyarakat Berpenghasilan Tanggung Lewat Program KPR

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 10:58 WIB

Kasus Penyadapan Prabowo Jadi Sorotan, Airlangga: Pengaruhi Sentimen Investor

Sabtu, 7 November 2026 - 10:48 WIB

BP Tapera Kejar Target 350.000 Rumah Subsidi, Realisasi Baru 200.698 Unit

Jumat, 6 November 2026 - 16:22 WIB

BI Catat Cadangan Devisa RI Oktober 2026 Capai US$146,8 Miliar

Jumat, 6 November 2026 - 14:45 WIB

Insentif PPh 21 DTP 2027 Bakal Berlaku untuk Semua Karyawan Bergaji di Bawah Rp10 Juta

Jumat, 6 November 2026 - 11:10 WIB

Pertamina Gelar Pekan Kopi di SMEXPO 2026, Dorong UMKM Kopi Tembus Pasar Lebih Luas

Berita Terbaru

Lifestyle

Trisakti dan Keberanian Mengoreksi Kawan

Sabtu, 7 Nov 2026 - 10:05 WIB