Kejari Sidoarjo Periksa Sejumlah Pihak Terkait Dugaan Korupsi TKD Damarsi

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 2 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JATIMRAYA.COM – Gerak cepat,Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo menunjukkan kinerja profesionalnya dengan melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) terkait kasus dugaan korupsi dalam tata kelola Tanah Kas Desa (TKD) Damarsi, Kecamatan Buduran.

Mulai dari saksi pelapor, Kepala Desa (Kades) Miftahul Anwarudin, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Damarsi, Karmidi hingga dari pihak developere atau pengembang pun sudah dimintai keterangan.

Kejari Sidoarjo sudah pernah turun ke lokasi TKD Damarsi di blok lor omah yang telah berubah menjadi rumah kost komersil milik pengembang atau pihak ketiga itu.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alsuwari, salah satu warga Desa Damarsi mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan komunikasi dengan penyidik Kejari Sidoarjo untuk mendapatkan informasi terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.

Dikatakan oleh Alsuwari bahwa pihak Kejari Sidoarjo sudah mengagendakan pemanggilan terhadap Muhammad Faroid selaku Sekretaris Desa (Sekdes) Damarsi dan Rois salah satu ahli waris Almarhum Ali Fikri yang diduga menerima sejumlah uang dari Kades Miftahul Anwarudin.

”Dari informasi yang saya terima, Kejari Sidoarjo akan segera menjadwalkan pemanggilan terhadap Muhammad Faroid dan Rois dalam waktu dekat ini,” kata Alsuwari kepada awak media, Rabu (1/4).

Ia bersama warga lainnya mengapresiasi kinerja Kejari Sidoarjo yang secara pro aktif memberitahukan setiap perkembangan kasus dugaan korupsi dalam tata kelola TKD Damarsi tersebut.

Namun demikian, ia tetap meminta kepada pihak Kejari Sidoarjo agar menangani kasus dugaan korupsi dalam tata kelola TKD Damarsi ini secara serius dan transparan. Karena, oknum Kades Damarsi ini dianggap sebagai ’orang kuat’ yang tak tersentuh hukum di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini.

”Kami berharap besar kepada Kejari Sidoarjo untuk siapapun yang terlibat dalam berubahnya TKD Damarsi. Karena warga sudah geram dan akan melakukan demo besar-besaran dan berjilid-jilid, jika kasus ini tidak segera selesai,” tutupnya. (Rin)

Berita Terkait

Wakil Ketua DPRD Pamekasan: Mahasiswa Harus Kuasai AI dan Nalar Kritis di Era Industri 5.0
Mahasiswa UIN Madura Sukses Pentaskan Drama “HAH” Karya Putu Wijaya
Peringati HUT ke-14, Kabar Madura Dapat Dukungan Tokoh Agama dan Akademisi Madura
Pemuda Diduga ODGJ Ditemukan Tewas Mengambang di Pintu Air Kanal Magetan
Pria 33 Tahun di Madiun Ditemukan Meninggal Dunia Tergantung di Pohon
Ribuan Masyarakat Ikuti HUT ke-14 Kabar Madura, Achsanul Qosasi: Semoga Kita Jadi Orang Pojur!
Pemkab Sidoarjo Genjot Revitalisasi TPS 3R untuk Kurangi Beban TPA Griyo Mulyo
BRI Sumenep: Proses Lelang Agunan Nasabah Bermasalah Telah Sesuai Ketentuan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:03 WIB

Wakil Ketua DPRD Pamekasan: Mahasiswa Harus Kuasai AI dan Nalar Kritis di Era Industri 5.0

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:26 WIB

Mahasiswa UIN Madura Sukses Pentaskan Drama “HAH” Karya Putu Wijaya

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:16 WIB

Peringati HUT ke-14, Kabar Madura Dapat Dukungan Tokoh Agama dan Akademisi Madura

Kamis, 11 Juni 2026 - 06:24 WIB

Pemuda Diduga ODGJ Ditemukan Tewas Mengambang di Pintu Air Kanal Magetan

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:20 WIB

Pria 33 Tahun di Madiun Ditemukan Meninggal Dunia Tergantung di Pohon

Berita Terbaru

Lifestyle

Seni Memecah Fokus: Kontra-Intelijen di Balik Gerakan Massa

Sabtu, 20 Jun 2026 - 17:11 WIB

Lifestyle

Menafsirkan Ayat-ayat Al-Qur’an

Jumat, 19 Jun 2026 - 07:12 WIB