Kemuliaan dan Karamah untuk Sarah, Istri Nabi Ibrahim

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 22 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gatot Sundoro

Gatot Sundoro

Oleh: Gatot Sundoro 

JATIMRAYA.COM – Suatu ketika Nabi Ibrahim pergi ke wilayah seorang raja yang sangat kejam. Raja ini suka terhadap wanita cantik; tidak peduli meskipun wanita itu sudah punya suami. Kecantikan Sarah, istri Nabi Ibrahim dilihat oleh seorang punggawa kerajaan, kemudian ia melapor kepada rajanya. Sang raja kemudian memerintahkan membawa Sarah dan Nabi Ibrahim kehadapannya.

Sebelum bertemu raja, Nabi Ibrahim berpesan kepada Sarah agar ia adalah saudaranya, sebab kalau menjawab suaminya, Sarah akan dirampas dan Nabi Ibrahim dibunuh raja.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Itulah dusta Nabi Ibrahim yang ke tiga sepanjang hidupnya.

Sebelum masuk istana, Sarah pun berdoa minta perlindungan kepada ALLOH SWT sambil menangis :” Ya ALLOH, jika ENGKAU mengetahui bahwa aku beriman kepada-MU dan Rasul-MU, jagalah kehormatanku, jangan jadikan raja kafir itu berkuasa atas diriku.”

Ketika Sarah dan Nabi Ibrahim masuk istana raja; sang raja yang melihat kecantikan Sarah, langsung segera ingin menjamahnya, namun tangan raja langsung lumpuh. Raja kemudian berkata kepada Sarah:” Berdoalah kepada Tuhanmu, agar DIA membebaskan tanganku, dan aku berjanji tidak akan berbuat keji kepadamu.”

Sarah pun berdoa, begitu tangan raja sembuh, raja ingin menjamah Sarah lagi. Hal itu diulang sampai tiga kali. Akhirnya raja berkata kepada punggawanya:” Perempuan yang kau bawa kepadaku ini adalah setan, bukan manusia. Keluarkan dia dari wilayahku dan berikan Hajar kepadanya sebagai pelayannya.” (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

USANITA Perkuat Akses Global Usahawan Malaysia Indonesia
Di Hadapan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Masih Wartawan
Menpora Dukung Penuh Program PBMI, Muaythai Indonesia Tancap Gas Menuju SEA Games Malaysia
Menhan-PWI Pusat Agendakan Khusus Retret 200 Wartawan
Dari “Kaleidiskop Media Massa 2025”, Perlu Intervensi Negara untuk Menjaga Eksistensi Media
H. Iwan Efendi Nakhodai DPC PDI Perjuangan Sampang Periode 2025-2030
Peduli Korban Bencana, Grup Merdeka Serahkan Donasi Rp977 Juta ke BAZNAS RI
PWI Pusat Terbitkan Tiga Surat Edaran untuk Anggota se-Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:47 WIB

USANITA Perkuat Akses Global Usahawan Malaysia Indonesia

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:50 WIB

Di Hadapan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Masih Wartawan

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:09 WIB

Menpora Dukung Penuh Program PBMI, Muaythai Indonesia Tancap Gas Menuju SEA Games Malaysia

Rabu, 24 Desember 2025 - 17:49 WIB

Menhan-PWI Pusat Agendakan Khusus Retret 200 Wartawan

Rabu, 24 Desember 2025 - 08:26 WIB

Dari “Kaleidiskop Media Massa 2025”, Perlu Intervensi Negara untuk Menjaga Eksistensi Media

Berita Terbaru