LPKAN Siap Bantu Pemerintah Bersihkan Judi Online

Avatar photo

- Pewarta

Minggu, 30 Juni 2024 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Judi online bukan hanya masalah sosial, tetapi juga merupakan bentuk serangan siber yang dapat merusak integritas sebuah bangsa. Melalui platform digital yang canggih.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Para pelaku kejahatan siber dapat mengakses data pribadi dan keuangan pengguna tanpa disadari, serta memfasilitasi pencucian uang dan pendanaan aktivitas ilegal lainnya termasuk politik.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara (LPKAN) Indonesia, R Mohammad Ali beserta jajaran saat ditemui media di Surabaya, Minggu 30 Juni 2024, menyatakan siap membantu pemerintah dalam hal ini pihak Menkominfo Budi Arie menuju Indonesia bersihkan judi online.

“Keberadaan judi online telah menciptakan perputaran uang yang sangat besar di Indonesia. Pada tahun 2023, perputaran uang dari judi online mencapai Rp327 triliun, dan pada kuartal pertama tahun 2024 saja sudah mencapai Rp100 triliun. Hal ini menunjukkan peningkatan yang signifikan sejak tahun 2017, di mana perputaran uang hanya sebesar Rp2 triliun,” ujarnya.

Kasus Tragis

Kasus-kasus tragis akibat judi online telah mencuat, termasuk bunuh diri, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), pembunuhan, dan penggelapan.

“Misalnya, seorang oknum anggota TNI bunuh diri karena terlilit utang judi online, sementara seorang karyawan di Banten membobol brankas bank senilai Rp6,1 miliar untuk judi online. Kasus kekerasan dalam rumah tangga juga terjadi, seperti kasus seorang polisi wanita yang membakar suaminya karena kecanduan judi online,” tambahnya.

Lanjut, M. Ali menjelaskan, penggelapan juga marak, seperti kasus karyawan yang menggadaikan aset perusahaan untuk membiayai judi online. Kasus-kasus ini menyoroti betapa berbahayanya dampak judi online terhadap kehidupan individu dan masyarakat luas.

Aktivitas judi online juga dapat menjerumuskan individu ke dalam jeratan utang dan masalah kesehatan mental. Dengan sekitar 3,2 juta orang di Indonesia terlibat dalam judi online, mayoritas dari mereka bermain dengan nominal di bawah Rp100 ribu, yang mencakup ibu rumah tangga, pelajar, dan pegawai golongan rendah.

“Keterlibatan dalam judi ini sering kali disertai dengan kecanduan yang merusak produktivitas dan stabilitas ekonomi keluarga.” tambahnya.

Judi Online adalah ancaman nyata bagi visi Indonesia Emas 2045. Manipulasi judi online merusak mimpi dan harapan Indonesia menjadi negara maju. Judi online tidak hanya merusak ekonomi rakyat tapi juga daya tahan kita sebagai bangsa.

“Judi online juga membawa risiko terjebak dalam pinjaman online ilegal. Para pelaku judi yang terjebak utang sering kali mencari jalan pintas dengan meminjam uang dari penyedia pinjaman online ilegal yang menawarkan bunga tinggi dan syarat yang memberatkan, hal ini memperparah situasi ekonomi mereka dan dapat berujung pada masalah hukum dan sosial yang lebih serius,” ucap M. Ali.

Selain itu, platform judi online tidak memiliki sistem keamanan yang memadai, sehingga data pribadi dan finansial pengguna dapat dengan mudah dicuri dan disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

“Kebocoran data ini tidak hanya merugikan individu tetapi juga dapat mengancam keamanan nasional jika data tersebut jatuh ke tangan yang salah,” tandas M. Ali.

Berita Terkait

Debat Capres soal Parpol, Prabowo Subianto Sentil Anies Baswedan Soal Oposisi: Mas Anies, Mas Anies…
Ketua umum PIJP Pamekasan: Para Anggota Yang Baru Kedepan Bisa Bantu Tingkatkan Program Kerja PIJP
Hanya Beri Fasilitas Ruang Pemeriksaan, Mabes Polri Tak Perlakukan Khusus Ketua KPK Firli Bahuri
Bikin Portal Berita Pers Daerah, Ekspres Media Network Buka Peluang Kerja Sama dengan Tim Wartawan Lokal
Hadiri Apel Hari Santri 2023 Dipimpin Presiden Jokowi, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto Sarungan
Menteri Erick Thohir Dampingi Presiden Jokowi ke China, Salah Satunya Bahas Kereta Cepat Sampai Surabaya
Kita Tidak Mau Perang, Prabowo Subianto: Agar Tak Diperlakukan Seenaknya, Negara Harus Kuat
Calon Presiden Prabowo Subianto Juara di Provinsi Terbesar Jawa Barat, Jawa Timur, dan Banten Versi LSI Denny JA
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Minggu, 21 Juli 2024 - 20:31 WIB

Pemdes Trompoasri Gelar Ruwatan Desa dengan Santuni Anak Yatim dan Dhuafa

Sabtu, 20 Juli 2024 - 21:48 WIB

Sebuah Bangunan Calon Hotel dan Mall ‘Luwes’ di Madiun Terbakar

Sabtu, 20 Juli 2024 - 09:11 WIB

Plt Bupati Subandi Bagikan 10 Juta Bendera Merah Putih untuk Merayakan HUT RI ke -79

Jumat, 19 Juli 2024 - 20:33 WIB

Majukan Pendidikan Usia Dini, Plt Ketua TP PKK Sidoarjo Lakukan Kunjungan ke TK Pembina Negeri Sedati dan TK PAUD Pulungan

Jumat, 19 Juli 2024 - 17:42 WIB

Satpolairud Polresta Sidoarjo dan Lantamal V Surabaya Wujudkan Kondusifitas Kamtibmas di Kawasan Pesisir

Jumat, 19 Juli 2024 - 10:28 WIB

Warga Ponorogo Temukan Sesosok Mayat dalam Kondisi Membusuk di Desa Karangjoho

Kamis, 18 Juli 2024 - 19:22 WIB

Kejaksaan Negeri Sidoarjo Berikan Santunan Anak Yatim dan Do’a Bersama dalam Peringatan HBA ke-64

Kamis, 18 Juli 2024 - 16:25 WIB

Santri dan Siswa Sekolah Antusias Ikuti ‘Ngaji Jurnalistik Santri’ 2024 yang di Gelar PWI Sidoarjo

Berita Terbaru