Menuntut Ilmu di Jalan Alloh SWT

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 14 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Gatot Sundoro

JATIMRAYA .COM – Islam mewajibkan setiap muslim untuk menuntut ilmu yang berlangsung seumur hidup. Tidak diketahui batasan waktu dalam mencarinya.
Rasulullah saw mengajarkan, ” Menuntut ilmu itu hukumnya wajib bagi setiap muslim (HR. Thabrani). Dalam hadits lain,
Rasulullah saw juga menekankan hal yang sama,” Tuntutlah ilmu dari masa buaian sampai menjelang masuk liang kubur.” (HR. Bukhari)
Menuntut ilmu juga tidak dibatasi oleh tempat. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Huda, Rasulullah saw juga memerintahkan untuk menuntut ilmu sampai ke negeri Cina.
Ketika Rasulullah saw menyuruh menuntut ilmu sampai ke Cina; tentu saja bukan ilmu tafsir ataupun ilmu sholat dan zakat; karena Cina pada jaman Nabi saw, 14 abad silam, adalah negara yang sudah maju di bidang ilmu pengetahuan, tehnologi, industri dan perdagangan. Ini merupakan indikasi yang nyata bahwa Islam tidak melulu hanya di wajibkan belajar agama saja. Namun sangat menghargai ilmu pengetahuan.
Begitu istimewanya orang yang menuntut ilmu, sehingga sampai diperbolehkan oleh Rasulullah saw iri (hasad) terhadap mereka.
Oleh karena itu, kedudukan orang yang mencari ilmu sangat luhur, sampai sampai ALLOH menjanjikan posisi yang sangat tinggi kepada orang yang menuntut ilmu.”…. ALLOH mengangkat derajat orang orang yang beriman dan orang yang berilmu beberapa derajat….” (QS. Al Mujadilah:11)

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Karhutla, Krisis Spiritual, dan Amanah Kekhalifahan: Ketika Hutan Dibakar atas Nama Kemajuan
Pisau Kebenaran dan Bungkus Moral Kekuasaan
Menyikapi Anatomi Operasional Shadow State
Menko Sugiono dan Tembakau
Antrean di Ujung Barel: Ilusi Harga Pompa dan Ujian Kedaulatan Energi
Menembus Labirin Dark Economy: Mengapa Pembersihan Bisnis Haram dan Kejahatan Kerah Putih Begitu Rumit?
Keheningan Kekuasaan dan Debu Legitimasi
Mencari Malapetaka di Balik Wacana Payroll Kopdes

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Karhutla, Krisis Spiritual, dan Amanah Kekhalifahan: Ketika Hutan Dibakar atas Nama Kemajuan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Pisau Kebenaran dan Bungkus Moral Kekuasaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Menyikapi Anatomi Operasional Shadow State

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Menko Sugiono dan Tembakau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Antrean di Ujung Barel: Ilusi Harga Pompa dan Ujian Kedaulatan Energi

Berita Terbaru