Oleh: Gatot Sundoro
JATIMRAYA.COM – Dikisahkan bahwa Nabi saw pernah disihir oleh seorang pria yang namanya adalah : Labid bin Al Asham, seseorang dari suku Zuraig; sekutu Yahudi, seorang munafik sejati.
Sihir itu membuat Nabi saw sakit, sehingga rambut dikepalanya rontok.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Aisyah ra menuturkan:” Rasulullah saw terkena sihir, sehingga ia merasa seakan akan berkumpul dengan istrinya, padahal beliau tidak melakukannya.”
Labid menyihir Rasulullah saw melalui sisir beliau. Nabi saw sakit kena sihir itu berlangsung enam bulan dan mencapai tingkatan yang parah. Akhirnya dua malaikat mendatangi Nabi saw melalui mimpinya dan memberitahu lokasinya, yaitu di sumur Dzarwan, tempat sisir itu dibuang.
Kemudian Nabi saw terbangun, diutuslah beberapa sahabat untuk mengeluarkan barang yang ada dalam sumur itu. Para sahabat menemukan garu yang diikat dengan sebelas simpul yang dimasukkan kedalam sumur.
Lalu malaikat Jibril datang me ruqyah Nabi saw dan membacakan surat Al Falaq dan An Nas, setiap dibacakan surat itu lepaslah simpul itu satu demi satu; Setelah itu Nabi saw pun sembuh.
Para sahabat kemudian bertanya kepada Rasulullah saw :” Wahai Rasulullah, ijinkan kami membunuh orang jahat itu.” Beliau bersabda:” ALLOH telah menyembuhkan aku, dan aku benci memprovokasi kejahatan terhadap siapapun.” (HR. Bukhari)
(Andy Setiawan)***













