Pembangunan Jembatan Bailey di Kedungpeluk Terus DiKebut

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 5 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rangka jembatan bailey dirakit oleh belasan pekerja.

Rangka jembatan bailey dirakit oleh belasan pekerja.

JATIMRAYA.COM – Pembangunan jembatan Bailey terus berlangsung di area bekas Jembatan Kedungpeluk yang ambruk pada Selasa (16/7/2024) silam. Mulai Sabtu (3/8/2024), rangka jembatan bailey dirakit oleh belasan pekerja.

Di sisi utara dam Kedungpeluk, terlihat belasan pekerja sedang merakit rangka jembatan. Mereka bekerja di tengah sengatan panas matahari yang terik. Beberapa kali terlihat mereka minum bergantian.

Seorang pekerja, Agus mengaku sudah mengerjakan rangka jembatan itu sejak pukul 07.00. Hingga siang, panjang rangkaian konstruksi jembatan Bailey sudah tersusun sekitar 10 meter. Posisinya membentang antara barat dan timur.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

”Panjang jembatan ini 24 meter. Lebar lantai bordes sekitar 3,8 meter,” ungkap Agus.

Rangkaian jembatan diturunkan dari atas truk dengan crane kecil. Setelah itu, rangka baja dirakit di atas tanah. Pekerja lain tanpa sibuk mengunci mur dan baut. Ukurannya besar-besar. Ada juga yang terlihat sedang memasang dongkrak supaya permukaan konstruksi jembatan bisa sejajar. Tidak miring.

Menurut rencana, setelah rangkaian baja untuk jembatan bailey selesai, posisinya akan digeser. Sedikit demi sedikit ditempatkan pada posisi yang pas untuk penyeberangan. Lokasinya ada di sebelah utara Dam Kedungpeluk. Kendaraan yang melewati jembatan diharapkan tidak sulit mengambil tikungan. Lebih-lebih saat berpapasan.

Warga Kedungpeluk menyaksikan para pekerja menyelesaikan tugasnya hingga sore hari. Mereka terlihat senang. Ada pula pekerja proyek yang merekam tahap demi tahap pemasangan jembatan tersebut.

Kepala Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (BM SDA) Kabupaten Sidoarjo Dwi Eko Saptono menjelaskan, progres pembangunan instalasi jembatan sementara, yaitu jembatan Bailey di Desa Kedungpeluk, telah dimulai pada Sabtu (3/8/2024). Pemasangan ditarget selesai sekitar 6 hari.

Menurut Dwi Eko, saat ini, material jembatan Bailey sudah terkirim lebih dari 75 persen. Masing-masing terdiri atas lantai jembatan  dan gelagar (besi WF) yang sudah lengkap. Selain itu,  panel-panel telah tiba 80 persen. Adapun material pembebanan masih dalam proses pengiriman menuju lokasi.

“Untuk pekerja pelaksana jembatan sudah berada di lokasi lengkap,” katanya.

Dwi Eko menambahkan, kemampuan jembatan Bailey mencapai 20 sampai 30 ton. Lebar jembatan sekitar 4 meter dan panjang 24 meter.

“Mampu menopang gantar kendaraan yang beratnya 20 sampai 30 ton, seperti truk, kendaraan keluarga, maupun roda dua,” pungkasnya. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

DLH dan Kemenag Sumenep Bersinergi Jaga Kebersihan Lingkungan
Ketua dan Sekretaris PWI se-Madura Dorong Keterwakilan Pengurus di Jatim Agar Tak Dipandang Sebelah Mata
Sidoarjo Kembangkan Perpustakaan Digital untuk Perkuat Budaya Literasi
Subandi Salurkan Kursi Roda kepada Penyandang Disabilitas dan Penderita Stroke
Inovasi Pemkab Sidoarjo Meningkat, Subandi Soroti Stunting dan Pengangguran
Bupati Subandi Apresiasi Senada Fest Fatayat NU, Dorong Perempuan Berkarya untuk Sidoarjo
BRI Surabaya Kusuma Bangsa Perkuat Kedekatan dengan Nasabah di Harpelnas 2026
Syarikat Islam Gelar Kongres ke 42 di Surabaya

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:37 WIB

DLH dan Kemenag Sumenep Bersinergi Jaga Kebersihan Lingkungan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:36 WIB

Ketua dan Sekretaris PWI se-Madura Dorong Keterwakilan Pengurus di Jatim Agar Tak Dipandang Sebelah Mata

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Sidoarjo Kembangkan Perpustakaan Digital untuk Perkuat Budaya Literasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Subandi Salurkan Kursi Roda kepada Penyandang Disabilitas dan Penderita Stroke

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Inovasi Pemkab Sidoarjo Meningkat, Subandi Soroti Stunting dan Pengangguran

Berita Terbaru

Lifestyle

Kok Haji Isam?

Sabtu, 24 Okt 2026 - 17:18 WIB

Lifestyle

Nyali Prabowo di Antara Dikte Pasar dan Cengkeraman Oligarki

Sabtu, 24 Okt 2026 - 08:03 WIB