Perang Badar, Binasakan Abu Lahab

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 18 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gatot Sundoro.

Gatot Sundoro.

Oleh: Gatot Sundro

JATIMRAYA.COM – Dalam perang Badar, Abu Lahab binasa dengan sekujur tubuh membusuk dan menjijikkan, sehingga teman temanya tidak ada yang mau memakamkannya.

Rasulullah saw juga mengingatkan kerabatnya dalam sabdanya:” Wahai bangsa Quraisy, tebuslah diri kalian sendiri, karena aku tidak bisa menyelamatlan kalian dari siksa ALLOH sedikitpun. Wahai bani Abdi Manaf, Wahai Abbas bin Abdil Muthalib, Wahai Shafiyah bibiku; aku tidak bisa menyelamatkan kalian dari siksa ALLOH sedikitpun. Wahai Fatimah binti Muhammad, mintalah kepadaku semua hartaku, namun ingat aku tidak dapat menyelamatkanmu dari siksa ALLOH sedikitpun.”

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rasulullah SAW yang mengingatkan kerabatnya akan siksa api neraka.

Sebelum Abdul Muthalib (kakek Nabi saw) wafat,  ia adalah pemimpin bani Hasyim; Kemudian kepemimpinan bani Hasyim dipegang oleh Abu Thalib, yang merupakan paman  dari Nabi Muhammad saw.

Meskipun Abu Thalib tidak bisa meninggalkan agama lamanya (Jahiliyah) namun ia bersumpah:” Demi ALLOH, saya akan melindungi Muhammad.”

Setelah yakin dengan perlindungan pamannya, maka Nabi saw berdakwa secara terbuka kepada penduduk Mekah. Pernah Nabi saw mendaki bukit Shafa dan berseru:” Ya shabahah.

Para tokoh Quraisy berkumpul dan bertanya:” Ada apa? Siapa ini?” Selanjutnya Nabi saw bersabda:” Bagaimana pendapatmu jika aku memberitahu bahwa akan datang pasukan berkuda dari bukit itu menyerbu kalian?”

Mereka menjawab:” Kami belum pernah mendengar engkau berdusta.” Selanjutnya Nabi saw bersabda:” Sesungguhnya aku memberitahu ancaman adanya siksa yang pedih dari ALLOH.”

Abu Lahab (salah seorang paman Nabi saw yang merupakan penentang paling keras) berteriak:” Celaka kamu Mauhammad! Kamu mengumpulkan kami hanya untuk ini?”

Atas kejadian ini ALLOH menurunkan firman:” Tabbat yadaa abii lahabin watabb.” (Binasalah Abu Lahab dan sesungguhnya ia akan binasa) QS. Al- Lahab. (Diriwayatkan oleh Ibnu Abbas)

Seruan itu merupakan seruan peringatan yang lazim digunakan untuk mengabarkan adanya serangan musuh atau terjadinya peristiwa besar.

Berita Terkait

Karhutla, Krisis Spiritual, dan Amanah Kekhalifahan: Ketika Hutan Dibakar atas Nama Kemajuan
Pisau Kebenaran dan Bungkus Moral Kekuasaan
Menyikapi Anatomi Operasional Shadow State
Menko Sugiono dan Tembakau
Antrean di Ujung Barel: Ilusi Harga Pompa dan Ujian Kedaulatan Energi
Menembus Labirin Dark Economy: Mengapa Pembersihan Bisnis Haram dan Kejahatan Kerah Putih Begitu Rumit?
Keheningan Kekuasaan dan Debu Legitimasi
Mencari Malapetaka di Balik Wacana Payroll Kopdes

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Karhutla, Krisis Spiritual, dan Amanah Kekhalifahan: Ketika Hutan Dibakar atas Nama Kemajuan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Pisau Kebenaran dan Bungkus Moral Kekuasaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Menyikapi Anatomi Operasional Shadow State

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Menko Sugiono dan Tembakau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Antrean di Ujung Barel: Ilusi Harga Pompa dan Ujian Kedaulatan Energi

Berita Terbaru