JATIMRAYA.COM – Menteri Pertahanan RI (Menhan) Prabowo Subianto menekankan kepada generasi muda Indonesia agar tidak takut untuk mempunyai mimpi atau cita-cita untuk masa depan.
“Yang pertama, you have to dream. Anda harus punya impian, Anda harus punya cita-cita, dari impian ini, kemudian Anda harus gali kehendak, kehendak dari hati,” ujar Prabowo.
Prabowo menyampaikan mimpi itu harus berasal dari hati dan perlu terus belajar tanpa henti untuk menggapai mimpi itu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dan inilah yang disebut di banyak negara oleh ahli-ahli psikologi, ini disebut The Secret, rahasia, setiap orang harus punya kehendak, kehendak menuju impiannya,” jelas Prabowo.
“Mau jadi apapun Anda bisa. Ini pengalaman psikologi di seluruh dunia. Kalau Anda mau, Anda bisa,” ujarnya.
Baca artikel menarik lainnya, di sini: Gerindra Tanggapi Pertemuan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani
Selain itu, Prabowo Subianto juga membagikan pengalamannya saat masih menjadi murid.
Baca Juga:
Viral Dugaan Arena Judi Sabung Ayam, Polsek Waru Langsung Bongkar Lokasi
Paradoks Sarjana Menganggur: Ketika Kelimpahan Tenaga Kerja Terdidik Menjadi Beban, Bukan Berkah
Prabowo sempat membagikan cerita di hadapan para murid dan guru Indonesia tentang guru favoritnya.
Prabowo mengatakan guru terbaik baginya adalah guru yang paling cerewet dan paling banyak memberikan pekerjaan rumah (PR) kepadanya.
Prabowo mengatakan dirinya juga pernah dimarahi guru ketika menjadi murid.
“Dan ternyata ketika keluar dari sekolah saya baru sadar justru guru-guru saya yang paling cerewet kasih PR itu sebetulnya yang menjadikan kita berhasil,” kata Prabowo.
Baca Juga:
Blokees Gelar Debut Lebih dari 90 Produk Baru di Ajang Wonder Festival Shanghai 2026
Akses dari Tol HK ke Jabon Sempit, Bupati Subandi Dorong Pelebaran Jalan
“Jadi, bentuk peduli dan mendorong ke potensi kita yang paling baik.”
“Dan dalam perjalanan hidup saya, guru pemimpin atasan yang paling keras mengajar kita, itu pengalaman saya,” sambungnya.
Selain itu, Prabowo juga menceritakan masa kecilnya yang merasakan zaman setelah kemerdekaan RI kepada para hadirin dan narasumber yang rata-rata generasi muda.
“Yang ingin saya gambarkan adalah saya lahir tahun 1951. Kita baru satu tahun merdeka.”
“Saat saya mulai besar, suasana dikeliking saya masih suasana perjuangan heroisme,” kata Prabowo.
Prabowo mengaku ketika itu sering dibawa oleh kakeknya mengunjungi Taman Makam Pahlawan.
Baca Juga:
Flyover Gedangan Bakal 6 Lajur, Antisipasi Macet 30 Tahun ke Depan
Perkuat Digitalisasi Organisasi, PWI Pusat Resmi Launching Website pwi.or.id
Sukses Pukau Penonton, Gita Loka Giga Gemilang SDN Bugih 3 Jadi Semarakkan Festival Drumband
Prabowo Subianto ditunjukan makam pamannya yang sudah gugur memperjuangkan kemerdekaan RI.
“Sehingga dalam langkah demi langkah, bangsa saya harus kuat, harus makmur, harus sederajat dengan bangsa yang menjajah kita,” katanya.
“Makanya saya akhirnya dalam perjalanan hidup saya, pentingnya sejarah dan bagaimana kita mengajarkan sejarah kepada generasi penerus,” tutup Prabowo Subianto.
Hal itu disampaikan Prabowo ketika menjadi pembicara diskusi dalam acara Belajaraya yang diselenggarakan oleh Komunitas Semua Murid Semua Guru di Pos Bloc, Jakarta Pusat, Sabtu, 29 Juli 2023.***
















