Puasa Ramadhan Menjadi Penghapus Dosa-dosa

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 7 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gatot Sundoro.

Gatot Sundoro.

Oleh: Gatot Sundoro 

JATIMRAYA.COM – Puasa yang dalam bahasa Arab disebutkan dengan kata ‘ash shiyam’ secara harfiah berarti menahan.

Dalam dimensi syari’iyah adalah menahan secara khusus, yaitu menahan makan, minum, bersetubuh dan lainya yang telah diatur dalam agama di siang hari.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait dengan menahan ini juga adalah menahan omongan yang tidak bermanfaat, jorok dan berbagai ucapan haram lainnya.

Setiap manusia dalam kehidupan di dunia ini pasti pernah melakukan perbuatan dosa, baik dosa kecil maupun dosa besar.

Namun demikian ALLOH SWT masih sayang sama hamba-NYA yang selalu mengampuni dosa dosa manusia dengan ibadah ibadah tertentu, diantaranya dengan puasa ramadhan.

Sebagaimana Rasulullah saw pernah bersabda:” Siapa berpuasa ramadhan dengan keimanan dan mengharap pahala, diampuni dosa dosanya yang telah lalu…….” (HR. Bukhari dan Muslim)

Namun demikian, pendapat mayoritas ulama bahwa ampunan dosa tersebut hanya berlaku pada dosa dosa kecil saja; sedangkan dosa dosa besar diancam dengan suatu hukuman khusus, baik itu hukuman di dunia ataupun ancaman hukuman di akhirat.

Misalnya dosa besar : berzina, korupsi/mencuri, makan riba ataupun pelaku pembunuhan dihukum secara khusus.

Oleh karena itu, jangan mengira dengan puasa ramadhan semua dosa diampuni, sehingga tidak ada rasa takut sedikitpun kepada ALLOH SWT saat malakukan dosa besar. Atau berharap bisa melakukan dosa besar di sebelas bulan, lalu pada bulan ramadhan dosa akan terhapus.

Wallahu ‘alam.

Berita Terkait

Karhutla, Krisis Spiritual, dan Amanah Kekhalifahan: Ketika Hutan Dibakar atas Nama Kemajuan
Pisau Kebenaran dan Bungkus Moral Kekuasaan
Menyikapi Anatomi Operasional Shadow State
Menko Sugiono dan Tembakau
Antrean di Ujung Barel: Ilusi Harga Pompa dan Ujian Kedaulatan Energi
Menembus Labirin Dark Economy: Mengapa Pembersihan Bisnis Haram dan Kejahatan Kerah Putih Begitu Rumit?
Keheningan Kekuasaan dan Debu Legitimasi
Mencari Malapetaka di Balik Wacana Payroll Kopdes

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Karhutla, Krisis Spiritual, dan Amanah Kekhalifahan: Ketika Hutan Dibakar atas Nama Kemajuan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Pisau Kebenaran dan Bungkus Moral Kekuasaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Menyikapi Anatomi Operasional Shadow State

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Menko Sugiono dan Tembakau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Antrean di Ujung Barel: Ilusi Harga Pompa dan Ujian Kedaulatan Energi

Berita Terbaru