Sebuah Gudang Kayu di Wilayah Magetan, Jawa Timur Hangus Terbakar, Gara-gara Anak Kecil Main Api

Avatar photo

- Pewarta

Senin, 28 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gudang Kayu di Wilayah Magetan hangus terbakar. (Dok. FIN)

Gudang Kayu di Wilayah Magetan hangus terbakar. (Dok. FIN)

JATIMRAYA.COM – Sebuah gudang kayu di wilayah Magetan, Jawa Timur, terbakar dan sekejap rata dengan tanah menyisakan arang.

Sumber api diduga berasal dari cucu pemilik gudang, yang bermain korek api di areal gudang tersebut, Jumat sore (25/8/2023).

Sebelum datangnya bantuan 3 unit armada kebakaran dari Lanud Iswahyudi dan Pemkab Magetan, warga di lokasi kebakaran, Desa Kuwonharjo, Kecamatan Takeran, berjibaku berusaha memadamkan apinya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mereka bergotong royong berusaha menyiramkan air ke kobaran api yang melahap gudang milik Sarmin, menggunakan peralatan sekenanya berupa timba, ember, gayung serta peralatan rumah tangga lainnya.

Upaya puluhan warga yang berusaha memadamkan api tidak berbuah. Lantaran, material yang terbakar berupa tumpukan kayu kering yang mudah terbakar.

Baca artikel lainnya di sini: Kebakaran Lahan di Lereng Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat Meluas hingga 151 Hektar

Selain itu, kondisi cuaca di sekitar lokasi kejadian dalam keadaan panas cerah. Serta ditopang angin, yang secara alami bekerja sebagai ‘peniup’ hingga lidah api berkibar-kibar liar.

“Informasinya, cucu pemilik gudang yang masih kecil gitu, bermain korek api di areal gudang itu.”

‘Entah bagaimana, percik api menyulut kayu kering yang lembut. Lalu api itu cepat membesar,” kata Hasan di lokasi kejadian kepada jurnalis.

Beruntung si jago merah tidak sempat merambat dan menjilat bangunan disisi kanan kirinya.

Itu lantaran unit Pemadam Kebakaran segera datang, dan beraksi mengatasi amukan api.

“Iya, alhamdulillah api sudah berhasil kami padamkan,” kata Jarot, petugas Damkar Kabupaten, Magetan, menjelaskan kepada jurnalis.

“Bahkan terus melakukan pembasahan, untuk memastikan tidak ada potensi percik api berkobar kembal.”

Tidak tercatat adanya laporan korban jiwa maupun luka dalam insiden kebakaran itu. Namun, kerugian materiil yang diderita korban diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Aparat keamanan setempat menghimbau, saat ini masih berlangsung musim kemarau. Masyarakat diminta mewaspadai segala kemungkinan, yang dapat menimbulkan potensi kebakaran. (FIN).***

Berita Terkait

Puncak HPN 2026 di Surabaya, Gus Irfan Raih PWI Jatim Award atas Transformasi Haji
Rakernas PERBAMIDA 2026 Dorong Peran BPR/BPRS Perkuat UMKM dan Ekonomi Nasional
Santri Al Amanah Krian Dapat Edukasi Safety Riding dari Polresta Sidoarjo
24 Tokoh Terima Penghargaan HPN 2026, PWI Jatim Dorong Jurnalisme Berkualitas
Pemkab Sidoarjo Optimistis Sensus Ekonomi 2026 Dorong Pertumbuhan Daerah
SMKN 1 Jenangan Ponorogo Borong 4 Emas di LKS Jatim 2026
Bedah Buku “Langkah Sunyi Menuju Puncak”, Akhmad Munir Beberkan Perjalanan Karier
BRI Gelar Youth Champions League 2026 di Surabaya, Bidik Bibit Pesepak Bola Muda Berprestasi

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 19:58 WIB

Puncak HPN 2026 di Surabaya, Gus Irfan Raih PWI Jatim Award atas Transformasi Haji

Jumat, 17 April 2026 - 15:37 WIB

Rakernas PERBAMIDA 2026 Dorong Peran BPR/BPRS Perkuat UMKM dan Ekonomi Nasional

Jumat, 17 April 2026 - 15:29 WIB

Santri Al Amanah Krian Dapat Edukasi Safety Riding dari Polresta Sidoarjo

Jumat, 17 April 2026 - 08:52 WIB

24 Tokoh Terima Penghargaan HPN 2026, PWI Jatim Dorong Jurnalisme Berkualitas

Jumat, 17 April 2026 - 07:02 WIB

Pemkab Sidoarjo Optimistis Sensus Ekonomi 2026 Dorong Pertumbuhan Daerah

Berita Terbaru