Pemkab dan BPS Sidoarjo Dampingi Tiga Desa untuk Pembentukan Desa Cantik

Avatar photo

- Pewarta

Rabu, 24 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Sidoarjo Sosialisasi dan Pencanangan Desa Cantik Tahun 2024 di Ruang Rapat Delta Wicaksana pada Selasa (23/7).

Sekda Sidoarjo Sosialisasi dan Pencanangan Desa Cantik Tahun 2024 di Ruang Rapat Delta Wicaksana pada Selasa (23/7).

JATIMRAYA.COM – Tiga desa di Kecamatan Wonoayu dan Tulangan terpilih menjadi Desa Cantik. Bukan semata-mata karena keindahan alam atau kebersihan lingkunganya. Tiga desa itu dipilih menjadi Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) karena kekayaan informasinya.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidoarjo mendampingi tiga desa secara masif. Masing-masing adalah Desa Simoangin-angin dan Desa Simo Ketawang, di Kecamatan Wonoayu. Satu desa lagi ialah Desa Grogol, Kecamatan Tulangan. Tiga desa tersebut menjadi desa lokas fokus (lokus) untuk pembentukan Desa Cantik.

Sekretaris Daerah Kab. Sidoarjo Dr. Fenny Apridawati SKM MKes menyambut baik Program Desa Cantik. Sekda Fenny Apridawati mengapresiasi kepada BPS Sidoarjo atas pendampingan yang diberikan untuk tiga desa itu.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

”Saya berharap program ini dapat meningkatkan kualitas data statistik di desa-desa di Kabupaten Sidoarjo,” kata Fenny Apridawati saat Sosialisasi dan Pencanangan Desa Cantik Tahun 2024 di Ruang Rapat Delta Wicaksana pada Selasa (23/7).

Fenny Apridawati meminta pemerintah desa-desa lokus untuk memanfaatkan pendampingan dari BPS Sidoarjo dengan sebaik-baiknya. Gunakan kesempatan ini untuk belajar dan meningkatkan kapasitas desa dalam pengelolaan data statistik.

Kepala BPS Sidoarjo Mohamad Ismail S.Si, M.Ec.Dev menjelaskan, data statistik merupakan aset penting bagi desa dalam perencanaan pembangunan. Dengan mengelola dan memanfaatkan data statistik secara baik, desa dapat merumuskan kebijakan yang tepat sasaran dan berbasis data.

“Melalui Program Desa Cantik ini, kami ingin membantu desa untuk menjadi desa yang cerdas dan mandiri dalam pengelolaan data statistik,” terang Ismail.

Pendampingan BPS Sidoarjo kepada desa lokus meliputi pelatihan, bimbingan teknis, dan fasilitasi akses data statistik. Selain itu, BPS Provinsi Jawa Timur juga sudah menyiapkan aplikasi Singasari yang dapat digunakan oleh desa untuk menghimpun data statistik.

”Kami akan mendampingi tiga desa lokus dan memfasilitasi penggunaan aplikasi Singasari. Kami berharap di Kabupaten Sidoarjo semua desa menjadi Desa Cantik,” ungkap Ismail. (Andy Setiawan)***

Berita Terkait

BRI Sumenep: Proses Lelang Agunan Nasabah Bermasalah Telah Sesuai Ketentuan
TK Cahaya Kita Sidoarjo Lepas 26 Siswa Angkatan ke-24, Wali Murid Haru Saksikan Pentas Seni
Tak Cukup Tarif Cukai, Achsanul Qosasi Minta KEK Tembakau Madura Segera Direalisasikan
Surat Terbuka
Balon Udara Raksasa Jatuh di Kebun Tebu Magetan, Bocah-Bocah Heroik Padamkan Api
Queen Dawet: Ketika Mimpi Besar Dimulai dari Dapur Rumahan
Cooking Class Seru di IBS PKMKK Pamekasan, Santri Asah Life Skill dan Kreativitas
Pendidikan Islam di Pamekasan Makin Kuat, MTs Kyai Mudrikah Resmi Beroperasi

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:33 WIB

BRI Sumenep: Proses Lelang Agunan Nasabah Bermasalah Telah Sesuai Ketentuan

Jumat, 5 Juni 2026 - 06:46 WIB

TK Cahaya Kita Sidoarjo Lepas 26 Siswa Angkatan ke-24, Wali Murid Haru Saksikan Pentas Seni

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:49 WIB

Tak Cukup Tarif Cukai, Achsanul Qosasi Minta KEK Tembakau Madura Segera Direalisasikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:53 WIB

Surat Terbuka

Senin, 1 Juni 2026 - 07:53 WIB

Balon Udara Raksasa Jatuh di Kebun Tebu Magetan, Bocah-Bocah Heroik Padamkan Api

Berita Terbaru

Lifestyle

Berhala Bernama Uang: Ketika Angka Mendikte Jiwa

Minggu, 7 Jun 2026 - 00:11 WIB

Lifestyle

Top Predator’ di Rimba Kekuasaan Modern

Minggu, 7 Jun 2026 - 00:06 WIB