Syafaat Nabi SAW

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 10 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Gatot Sundoro

JATIMRAYA.COM – Setiap umat muslim pasti mendambakan mendapatkan syafaat dari Rasulullah saw. Namun tidak semua orang pantas menerimanya. Syarat untuk mendapatkan syafaat dari Nabi saw, yaitu umatnya yang tidak menyekutukan ALLOH SWT hingga akhir hayatnya.

Dalam suatu hadits Rasulullah saw bersabda:” Setiap Nabi mumpunyai doa yang mustajabah, maka setiap Nabi kalau berdoa akan selalu dikabulkan oleh ALLOH SWT, sedangkan aku menyimpannya, doaku akan kupanjatkan kepada ALLOH SWT di hari kiamat nanti untuk kuberikan kepada umatku yang tidak menyekutukan ALLOH SWT hingga akhir hayatnya (HR. Muslim).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apabila hari kiamat tiba, bergoncanglah manusia satu dengan yang lainnya, lalu mereka mendatangi Nabi Adam dan berkata:” Engkau diciptakan ALLOH dengan tangan-NYA, ditiupkan ruh kepadamu dan para malaikat bersujud kepadamu atas perintah-NYA, maka mintalah syafaat kepada ALLOH untuk kami.”

Nabi Adam menjawab:” Aku tidak mempunyai kedudukan memberikan syafaat, lalu Nabi Adam menyebutkan dosa yang pernah ia lakukan. Kemudia berkata:” Pergilah ke Nabi Nuh, Rasul pertama yang diutus oleh ALLOH.”

Maka mereka lalu mendatangi Nabi Nuh, dan Nabi Nuh pun berkata:” Aku tidak berhak memberikan syafaat, lalu Nabi Nuh menyebutkan dosa yang pernah ia lakukan, pergilah ke Nabi Ibrahim yang dijadikan Khalilullah (kekasih ALLOH). Mereka mendatangi Nabi Ibrahim, Ia pun menjawab:” Aku tidak berhak memberikan syafaat, lalu Nabi Ibrahim menyebutkan dosa yang pernah dilakukan, pergilah ke Nabi Musa yang menjadi Kalimullah (ALLOH berbicara langsung kepadanya).

Maka mereka mendatangi Nabi Musa, Nabi Musa menjawab:” Aku tidak berhak memberi syafaat, lalu Nabi Musa menyebutkan dosa yang pernah ia lakukan, pergilah ke Nabi Isa. Nabi Isa menjawab:” Aku tidak berhak memberi syafaat, pergilah ke Nabi Muhammad yang telah diampuni dosanya yang telah lalu dan yang akan datang.”

Mereka lalu pergi mendatangi aku (Nabi Muhammad), maka aku mohon izin kepada TUHANKU dan apabila aku melihat-NYA, langsung aku bersujud dan dibiarkan oleh ALLOH sekehendak-NYA, lalu diperintah :” Angkatlah kepalamu mintalah pasti akan diberi syafaat.”

Maka aku angkat kepalaku, aku memuji-NYA dengan pujian yang diajarkan kepadaku dan aku diijinkan memberi syafaat kepada orang tertentu, aku keluarkan mereka dari Neraka dan masuk kedalam Surga, kuulangi lagi bersujud kedua, ketiga dan keempat sehingga tidak tersisa didalam Neraka, kecuali orang yang terhalangi oleh Al Qur’an.”

(Diriwayatkan oleh Anas bin Malik)

Berita Terkait

Petrokimia Gresik Raih Dua Penghargaan di Anugerah BUMN 2026, Dirut Daconi Khotob Sabet Best CEO
PCM Grand Wisata Bekasi Resmi Terbentuk, Muhammadiyah Perkuat Dakwah dan Pemberdayaan Warga
Akhmad Munir: Keberhasilan HPN 2026 Banten Tak Lepas dari Peran Mitra PWI
SariKue Luncurkan Logo Baru, Simbol Inovasi Rasa dan Kualitas
Rehabilitasi DAS GSM Capai 83 Persen, Diserahkan ke Kementerian Kehutanan
PWI Pusat Nobatkan Sri Sultan HB X sebagai Anggota Kehormatan Pertama di DIY
USANITA Perkuat Akses Global Usahawan Malaysia Indonesia
Di Hadapan PWI, Ahmad Muzani: Hati Saya Masih Wartawan

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 17:21 WIB

Petrokimia Gresik Raih Dua Penghargaan di Anugerah BUMN 2026, Dirut Daconi Khotob Sabet Best CEO

Senin, 9 Maret 2026 - 12:28 WIB

PCM Grand Wisata Bekasi Resmi Terbentuk, Muhammadiyah Perkuat Dakwah dan Pemberdayaan Warga

Kamis, 12 Februari 2026 - 07:46 WIB

Akhmad Munir: Keberhasilan HPN 2026 Banten Tak Lepas dari Peran Mitra PWI

Sabtu, 24 Januari 2026 - 08:48 WIB

SariKue Luncurkan Logo Baru, Simbol Inovasi Rasa dan Kualitas

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:44 WIB

Rehabilitasi DAS GSM Capai 83 Persen, Diserahkan ke Kementerian Kehutanan

Berita Terbaru

Lifestyle

Stabilitas Diatas Ambang Keraguan

Minggu, 15 Mar 2026 - 12:35 WIB

Lifestyle

Antara Parsel dan Harga Diri Bangsa

Minggu, 15 Mar 2026 - 12:25 WIB